
disaat-saat mereka ingin pulang, sanju mengajak mereka bertiga ke bar untuk minum, karna sanju merasa kesal pada pak meneger yang tadi harus dia bantu, dia kesal dan membuatnya ingin minum alkohol.
"ray, ver, rakbir, gimana kalau kita ke bar 123? " tanya sanju
"aku ngak bisa san,ibuku melarang ku" ucap Rayna
"Ray, ayolah, kamu hanya melihat saja, gimana? "tanya sanju
" ayolah ray, sekali ini saja, sanju lagi banyak masalah, jadi dia mau ngilangin masalah nya "ucap ver yang setuju usulan sanju
" yaudah deh"ucap Rayna dan mereka pun pergi menuju bar 123
......................
ditempat deep, deep juga ingin pergi ke bar 123 untuk menemui temannya sekaligus ingin menghilangkan beban tentang keinginan ibunya yang ibunya ingin dia menikah, sesampainya dia disana, dia disambut oleh temanya
__ADS_1
"hai bro, gimana kabar lo? " tanya anas
"gue baik kok, lho memang ngak berubah ya bro bawa gadis ke bar" ucap deep
"ya iya dong bro, gue kan belum punya istri, jadi wajar kan? " ucap anzas
"oh iya lo lihat deh itu gadis india, dia memang sama kayak kita, tapi dia lucu banget, masa dikota ini dia masih pake itu pakaian, dia memang cantik bahkan pas gue ngeliat dia tadi hampir ngak berkedip" ucap anzas menunjuk pada Rayna
"dia adiknya revan, kakaknya pengen gue menikah sama dia, gue bingung gimana caranya gue ngajak dia menikah" ucap deep
"deep... deep, jujur banget, jujur kalo lo diposisi gue, gue bakal mau banget" ucap anzas
"lo yakin, kakaknya udah tau? " tanya anzas
"ngak tau sih, tapi yang gue lihat dia ngak bakal jatuh cinta sama gue kok" ucap deep sambil meminum alkoholnya
__ADS_1
semua orang disitu pun menari dan saling berdansa dengan pasangan masing-masing, berbeda dengan Rayna dia hanya duduk dan menunggu teman-temanya, Tiba-tiba datang lah seorang laki-laki menemuinya
"hallo cantik, kenapa kamu disini sendiri? " tanya pria itu hampir memegang tangan Rayna
"maaf tuan" ucap Rayna yang mau pergi, akan tetapi belum dia pergi pria itu sudah memegang kembali tangannya, tapi sebelum dia memegang tangan Rayna, Tiba-tiba deep datang
"Tuan deep" ucap pria itu yang mengenal siapa pria yang sedang memegang tangannya sekarang dan sebelum dia dipukuli dan sebelum prusahaan nya bangkrut dia pun menghentikan aksinya
"kamu lihat wajahnya, jika kamu berani menyentuhnya dengan tangan kotormu, maka prusahaan mu akan aku remukan" ucap deep
"pak deep, trimakasih" ucap Rayna
"kamu disini, jika tidak menyukai suasana nya jangan kesini, banyak orang tidak baik disini, mari biar ku antarkan" ucap deep
"trimakasih pak, tapi teman-teman saya gimana pak? " tanya Rayna
__ADS_1
"saya akan suruh anak buah saya buat ngantar mereka, kalian bawa mobil kan? " tanya deep dan di iyakan oleh Rayna
"jadi, tidak masalah kan" ucap deep dan Rayna pun mengikuti deep dan sampailah mereka di garasi yang sudah disediakan oleh toko bar itu, Rayna pun naik ke dalam mobil deep yang mewah itu, didalam mobil itu mereka hanya diam tanpa bicara, karna deep tidak tau rumah nya Rayna, dia pun langsung bertanya tapi sebelum dia bertanya ada pangilan dari anzas