
mereka bertiga pun menjalankan perkataan diana, Rayna, sanju, ver dan rakbir pun berpisah, Rayna yang di perintahkan diruangan CEO pun menuju ke lantai 35 mengunakan lift khusus karyawan, sesampainya dia disana dia langsung mengetuk pintu sekretaris
tok... tok... tok
"masuk" ucap sekretaris shani dan Rayna pun masuk kedalam
"kak, saya diperintahkan untuk mencatat poin-poin penting dan membantu di ruangan lantai 35,tapi disini hanya ada ruangan sekretaris dan CEO, jadi saya memutuskan untuk mencatat yang kakak kerjakan"ucap Rayna, mendengar hal itu shani mengerti dan hampir ingin tertawa tapi dia menahan nya
"Ray, begini kamu lebih baik, keruangan CEO oky, baru kesini, itu lebih bagus, bolehkah aku memangil mu adik? " tanya shani
"tentu kakak" ucap Rayna
"baiklah adikku, mungkin kamu akan lebih mendapatkan banyak poin-poin, karna biasanya jika diana memilih mu disini, maka kamu akan terus disini, sedangkan teman-temanmu akan dipindahkan dimacam-macam ruangan, mengerti? " tanya shani
"tapi kak, diana bilang... " ucap Rayna namun dipotong shani
"aku tau diana seperti apa, dia ingin menjaga perasaan, oky" ucap shani
"tapi kak, aku.. di ruangan CEO itu yang galak, dingin itu kak? " tanya Rayna
__ADS_1
"ngak boleh gitu ray, pergilah ntar kamu ketingalan, pasti pak CEO nungguin kamu" ucap shani
🌈 Di ruangan CEO🌈
dengan mengumpulkan keberanian Rayna masuk, dia pun mengetuk dengan perlahan sambil menyemangati dirinya sendiri
tok... tok... tok
"masuk" ucap deep mendapatkan sahutan itu Rayna pun masuk
"kamu tau dari tadi saya nungguin kamu? darimana aja? " tanya deep
"baiklah, jika kamu terlambat lagi, ingat kamu ngak bakal lulus, oky, baiklah kamu kesini" ucap deep menyuruh Rayna mendekat padanya, mendengar hal itu Rayna pun mendekat walaupun ada keraguan didalam hatinya
"iya Pak" ucap Rayna
"baiklah, ini berkas-berkas kamu pelajari terlebih dahulu dan saya mau dalam satu jam kamu sudah memahami nya, jika tidak kamu tidak boleh kembali" ucap deep
"baiklah pak" ucap Rayna sambil mengambil map yang diberikan deep untuk dipelajari olehnya, Rayna memang mahasiswa yang pintar itu sebabnya dia mendapatkan peringkat pertama selalu didalam kelasnya bahkan peringkat umum, tidak beberapa lama Rayna pun mendatangi deep
__ADS_1
"pak, saya sudah menghafalnya" ucap Rayna
"kamu yakin? " tanya deep meyakinkan
"iya Pak" ucap Rayna
waw ternyata adiknya ini sama seperti kakaknya, cerdas dan mudah memahami batin deep
"baiklah, ini ada berkas tidak terlalu banyak, jadi dalam 4 jam kamu sudah siap kan ini" ucap deep
"oky pak" ucap Rayna yang ingin pergi, tapi tiba-tiba deep memanggilnya
"tunggu kamu mau kemana? " tanya deep
"pak, saya akan mengerjakan ini" ucap Rayna sambil menunjukkan berkas yang tadi diberikan oleh deep
"kamu ngerjakan nya disini, saya mau lihat kemampuan kamu" ucap deep
"baiklah pak" ucap Rayna pasrah karna disini dia hanyalah seorang mahasiswa jadi demi tidak mempermalukan nama kedua orang tuanya dia pun menurut saja
__ADS_1
Rayna pun mengerjakan berkas itu dengan sangat teliti, sampai dia tidak merasa kelelahan sedikit pun, pukul 06:00 dia sudah menyiapkan itu, karna yang di bilang deep sedikit ternyata banyak sekali, selesai dia mengerjakan nya dia pun menyerahkan itu pada deep lalu dia pulang dengan teman-temannya