
Tahun 2011 wilayah Panmas Village merupakan wilayah teraman setelah Palabea dipulau Borneo,Hampir sekitar 10 ribu Orang hidup diwilayah tersebut dan sekitarnya,sebelumnya wilayah itu memang tidak pernah bersekutu dengan pemerintahan mereka mengikuti sistem kepulauan mereka sendiri dengan pimpinan pulau asli Borneo sejak awal.
Mereka tidak setuju dengan adanya peraturan yang mengharuskan anak anak yang berumur 12-15 tahun melakukan wajib militer bagi para warga Panmas Village itu sama saja mengirim tunas ke lubang Neraka,mereka orang orang yang sangat jarang melakukan ekspedisi atau pengintaian ke luar shelter kecuali mengamankan wilayah mereka sendiri
Pada 15 Januari Tahun 2012 setelah Peristiwa Hell Soldier mereka sangat kecewa atas apa yang telah menimpa umat manusia yang diakibatkan oleh tipu muslihat pemerintah untuk mengurangi Populasi Penduduk Pulau,Diketahui pihak dari wilayah Panmas mengirimkan 3000 Prajurti bantuan kepada Palabea,Namun tak ada satupun dari Prajurit itupun kembali.
Kekecewaan merekan pun semakin berkecamuk saat itu, karena pemerintah yang membuang semua penyebab kekalahan ke Pimpinan dan warga Panmas Village,mereka yang geram menyerang Pos Pos pengintaian Zona oren disekitar Palabea Shelter.
Hingga 30 Januari 2012 Pemerintahan kala itu mengirimkan Tentara untuk membumi hanguskan warga Panmas Village hingga Perang sipil pun terjadi,tidak ada yang tau pasti berapa korban yang tewas dipihak Panmas Village, namun berdasarkan data warga dan jumlah mayat tidak sesuai,bahkan mayat pimpinan mereka tidak ditemukan dan dikonfirmasi sisa sisa penduduk yang menghilang masih hidup.
...****************...
"Kapten aku menemukan jalan masuk menuju shelter,itu adalah pembuangan air yang berada didekat bendungan" ucap Erlina yang baru saja mengintai
"Apa jalan itu aman untuk dilalui" ucap Virz
"Ya seharusnya jalan itu aman,karena hanya ada 1 penjaga disana" ucap Erlina
"Baiklah mulai dari sini kita akan berhati hati,Taco aku ingin kau membuat sebuah bom bersuara kecil namun dengan kerusakan yang besar apa kau bisa??" ucap Virz
"Serahkan padaku" ucap Taco
"Baiklah kalau begitu,aku ingin kau membuatnya dan setiba kita sampai didalam dan berhasil merebut beberapa persediaan dan 1 kendaraan kita akan membuat pengalihan dengan Bom itu" Ucap Virz
"Baik Pak" ucap Taco
Bagaikan singa yang ingin menerkam mangsanya Virz perlahan mendekat dan menggorok leher Penjaga yang sedang merokok itu,dimalam itu Prajurit prajurit terlatih ini menunjukan taring mereka,Bertarung dengan kekuatan yang telah dipelajari mereka dan mereka berhasil masuk kedalam Shelter musuh.
"Siapa disana!!" ucap Musuh 1
"Apa ada sesuatu?" ucap Musuh 2
"Aku sepertinya aku melihat bayangan di dalam sana" ucap Musuh 1
"Mana mungkin,kau ini terlalu banyak minum" ucap Musuh 2
"Kalau begitu ayo ikut aku memeriksanya" ucap Musuh 1
"Baiklah" ucap Musuh 2
Disaat Musuh mendekat kearah bayangan yang dilihat tadi dan dengan cepat mereka ditusuk dengan cepat oleh Virz dan Rio,lalu mereka pergi dengan cepat meninggalkan mayat musuh itu
__ADS_1
*PIIIIIIIIIT.....PIITTTT...*
Terdengar suara peluit bersiul dari arah mayat yang mereka tinggalkan,benar saja salah satu musuh itu meniupkan peluit sebelum ia mati dan memberikan sinyal kepada yang lain.
"Bodoh kita terlalu buru buru dan tidak memerhatikannya" ucap Valdo
"Kesialan akan menuju ke kita sekarang persiap kan diri kalian" ucap Virz
Suara peluit itu sudah terdengar di beberapa unit musuh ,Virz dan yang lainnya mulai bersembunyi dengan hati hati.Terlihat musuh yang berlari menuju kearah suara peluit itu
"Mereka semua telah Mati!! Ada Tikus yang masuk ke wilayah kita Laporkan kepada Presdir" ucap salah satu musuh
"Cepat lakukan pengamanan tiap Area" ucap musuh lain
"Kapten cepat atau lambat kita pasti akan ditemukan" ucap Erlina berbisik
"Baiklah kita akan membagi 2 kelompok kali ini Rio,Erlina dan Valdo segeralah mencari kendaraan kita akan bertemu di gerbang depan,aku dan Taco akan mencari persedian.cari caralah untuk Hidup mengerti!" ucap Virz dengan tegas lalu mereka berpencar
"Taco apa kau sudah membuat bomnya??" ucap Virz
"sudah kap" jawab Taco lalu memberikan Bom itu
"Baiklah kita akan membuang Bom ini ke titik titik yang membuat mereka teralihkan" ucap Virz
"sepertinya mereka sudah mulai bertarung ini kesempatan kita" ucap Virz
"Aku sudah mengkofirmasi bahwa penyusup ini adalah Anjing Militer yang siang tadi kita kejar Pak" ucap seseorang yang berbicara di Ht
Virz dan Taco yang sedang mengendap ngendap berhenti sejenak mendengarkan percakapan itu
"Habisi mereka tanpa ampun ,oh ya aku ingin kalian membawa salah satu dari mereka Hidup hidup" ucap Seseorang yang lain di Ht
"Baik pak,Dimengerti!" ucap musuh tersebut
"Hei Taco,kita akan menghabisi orang itu dan mengintrogasinya sejenak" ucap Virz
"Ya aku mengerti kapten" ucap Virz
"Kau lempar pisau ini ke kaki kirinya dan aku kaki sebelahnya" ucap Virz
"Baik" ucap Taco
__ADS_1
Disaat musuh mematikan Ht dan bergegas mengambil senjati Virz dan Taco melempar pisau itu tepat di belakang Tumit musuh,Erengan kesakitan dikeluarkan oleh musuh itu lalu Virz menuju musuh itu mengikat mulutnya,Virz lalu menyeretnya menuju sebuah tong yang berisikan Air didekat sebuah bangunan.
"Katakan dimana Pimpinan kalian atau kau akan mati" ucap Virz
Musuh itu terlihat panik dan ketakutan melihat Virz
"Katakan lah" ucap Virz
Musuh yang tak menjawab menjadi bulan bulanan ,Virz membenamkan kepala musuh itu kedalam Tong yang berisikan Air dan kembali bertanya Namun lagi lagi musuh tak menjawab yang akhirnya membuat Virz memotong kedua Teringa orang itu.
*****GRaaaaaaaaaa***** (teriakan musuh itu)
"Kalian sungguh keras kepala ,katakan dengan Cepat" Virz kembali bertanya sambil menjambak kepala musuh itu lalu memukul hidungnya bertubi tubi
"G...ung...tih" ucap musuh itu terpatah patah
"Katakan dengan jelas aku tak mendengarnya" ucap Virz dengan bentakan
"GEDUNG PUTIIIH DI TENGAHHH" Teriak musuh itu
"Bagus,seharusnya kau tak perlu kehilangan dua telingamu hanya untuk sebuah pertanyaan" ucap Virz
"Bu....nuh....aku" ucap Musuh yang menderita
Virz menatap dengan rendah musuh itu lalu mengeluarkan pistol,Virz menembak musuh itu tepat dikepala,lalu meninggalkannya
"Gedung putih ditengah kita harus kesana segera" ucap Virz
"Baik pak!" ucap Taco
"Dua orang terlihat Tembak mereka" ucap musuh yang berada di belakang mereka
"Awas Kap" Teriak Taco
Ratusan peluru menghujani perjalanan mereka menuju gedung putih terlihat musuh musuh mulai berdatangan,Virz dan Taco membalas tembakan itu dan berhasil membumuh beberapa orang
"Tac,ada sebuah bangunan disana kita akan masuk keana lemparkan bom asap ke sini dan depan sana apa kau bisa!?" Teriak Virz
"Baik pak" ucap Taco
Bom asap pun dilemparkan dan mereka pun berlari menuju bangunan itu mereka pun berhasil melarikan diri dari kepungan musuh
__ADS_1
Kali ini Perlindungan dan keberuntungan terus berpihak kepada Virz dan anggotanya mereka terus bergerak maju demi keberhasilan misi mereka.