Yang Lebih Baik

Yang Lebih Baik
Dia chat apa yaaa?


__ADS_3

Ah iya ternyata pagi ini seperti biasa akan membaca al-qur'an dilapangan sekolah. dia lalu ikut bergabung bersama yang lainnya.


Setelah selesai semuanya dibubarkan dan masuk kelas. Saat ayara mau masuk tangannya dipegang sama seseorang.


"Ih apaansih megang megang" ucap ayara pada sahabat baiknya itu. Ya dia mempunyai sahabat baik yang bernama Reva.


"Lo ngapain aja ampe telat gini ra yaampun gw khawatir tadi gw kira lo sakit rencana gw mau ke rumah lo nanti abis pulang sekolah" ucap reva.


"Heh gw itu ga kenapa napa lo jangan berlebihan gitu ah , gw itu cuman kesiangan udah ga lebih gosah lebay deh lo" balas ayara


"Hehe iya iya maaf gw kan gatau lo kesiangan kirain kan lo sakit"


"Lo doain gw sakit ? Wah parah lo reva parah banget" balasnya sembari tertawa


"Haha ayok masuk keburu guru datang" ucap ayara


"Haha ayo ra" balas Reva


Sedangkan di luar sana bel sekolah sudah berbunyi itu tandanya waktu pelajaran sudah masuk.


Lalu guru masuk ke ruangannya setelah itu memberikan ilmu kepada murid muridnya.


Lalu setelah jam pelajaran pertama selesai guru mata pelajaran kedua masuk dan mulai mengajar.


Tanpa di sadari bel sudah berbunyi dan semuanya langsung menyimpan buku mereka. Dan guru itupun keluar dari kelas dan bergabung ke ruang guru.


Ayara hari ini tidak membawa bekal karena tadi dia pergi terburu buru. Lalu dia mengajak Reva teman sebangkunya itu untuk pergi jajan.


"Va ayo temenin gw jajan gw lupa bawa bekal ayok, nanti aja makan makanan lo?" ajak ayara


"Haduh ara araaa lo itu ya selalu aja maksa gw buat nemenin lo yaudah tapi bentaran doang kan jan lama lama perut gw udah demo nih" ucap Reva sembari tertawa


"Iya iya bawel lo ah ayok"


Lalu mereka berdua pergi ke kantin terdekat. Tak tau mengapa ayara teringat dengan seseorang yang chat dia tadi malam.


"Eh va lo tau nggak tadi malem ada yang nge wa gw loh va cowo wkwk"


"Hah masa sih ada cowo yang mau sama cewe galak kayak lo"


"Va jangan bercanda deh lo ini serius va!"

__ADS_1


"Iya iya raaaa gw percaya sama sahabat gw yang cantiiiik ini" ucap reva sambil mencubit pipi ayara.


"Aduh va sakit tau nggak lo tuh ya gabisa apa sehari aja jangan cubit pipi gw sakit tauk" ia mendengus kesal dengan perbuatan sahabat nya itu. Tetapi itu tidak apa baginya asalkan tidak menggangu aktivitas nya.


Lalu dia memberikan ponsel nya pada reva dan menunjukan chat nya dengan laki laki itu.


"Ni loh va yang gw ceritain baik kan dia , manis , perhatian lagi haduuh"


"Duh ra ra ada juga ternyata yang suka sama lo , kirain Leo doang yang suka sama lo"


"Ish apaan sih leo itu cuman sahabat gw nggak lebih lo itu ya"


"Hahahahaha ayara ayara lo itu belum menyadari aja perasaan nya dia lo itu gapeka!"


"Ah udah ah pesenen gw dah datang gw makan dulu"


"Yodah makan cepet gw juga blom makan"


"Yodah lo makan ae punya gw nih kita satu berdua oke?"


"Yaudah"


Dan benar saja bel sudah berbunyi dan guru sudah mau masuk ke dalam kelasnya. Dengan berlari ayara dan Reva masuk ke kelas dan mendahului guru itu , sebelum masuk mereka salam dengan guru itu.


Setelah selesai beberapa mata pelajaran bel pulang pun berbunyi. Ayara dan Reva bergegas memasukan barang barang mereka ke dalam tas.


"Yok Reva kita keluar"


"Yok ra"


Mereka lalu menunggu di gerbang sekolah. Ayara menunggu papanya sedangkan Reva menunggu angkot yang menuju rumahnya.


Setelah mendapat angkot tujuannya dia segera naik dan melambaikan tangan nya pada ayara.


"Daaaa ayaraaa besok ketemu lagiiiii"


"Dadaaaa reva" dia tersenyum bahagia karena hanya sahabat nya itulah yang dapat membuatnya tersenyum bahagia seperti itu.


Tidak berselang lama papa nya ayara datang lalu memanggil anaknya tersebut.


"Hey ayaraa!" papanya sedikit berteriak agar terdengar oleh putrinya

__ADS_1


"Ah iya pa" dia berlari menuju papanya.


"Pa kita jadikan mendaftar les disana?"


"Iya nanti kita pergi sama mama juga yah , ara mau kan les disana?"


"Mau pa mau banget hehe"


Setelah itu mobil dilajukan oleh papanya. Setelah sampai di rumah dia mencari mamanya.


"Maaaa mama , mama dimanaaa"


"Mama di dapur ra ada apa" ucap mama nya sembari membersihkan bajunya yang banyak terkena cabai.


"Mah hari ini kita jadi daftar les kan mah"


"Iya ara sayang nanti kita pergi"


"Horee makasi ma , ayara sayaaaang mama sama papa"


"Dah ma ayara mau keatas dulu mau ganti baju" ucap ayara


"Jangan lupa turun ya sayang untuk makan siang"


"Iya maaaaa" dia berlari menuju tangga dan sampai di kamarnya.


"Huh akhirnya hemm apa kabar ravan ya? apa dia udah pulang sekolah? dia baik baik ajakan? mending aku chat dia duluan? yah oke aku bakal chat dia oke!"


Dia lalu membuka ponselnya dan betapa terkejutnya dia mendapat spam chat dari ravan itu.


"Hah ravan? Baru aja diomongin udah nge spam aja" dia tertawa melihat kelakuan temannya itu.


"Eh kira kira dia chat apa yaaa aku buka ah"


Dia lalu membuka chat dari ravan dan membacanya satu persatu.


Dia salfok dengan chat ravan yaitu . .


•••••••


Halo readers😊 mohon dukungannya yaa , author baru pemula jadi mohon bantuannya untuk sebar luaskan novel ini jika menurut kalian bagus😉 jangan lupa bantu vote nya ya readers🥺 -author

__ADS_1


__ADS_2