
"haduh ara ini gw ravan masa lupa" gerutu ravan
"yeu , lagian lo nelpon udah malem. lo ganggu gw tidur tau gak seh!" dia agak ngegas kepada ravan wkwk
"yauda maap lanjutin gih tidur lo maap kalo gw ganggu. bye" ucap ravan
"dih gaje" ara menutup telpon nya dan segera tidur kembali. suasana ruangan itu sepi , mencekam , hawa dingin berada di setiap sudut ruangan.
tatkala itu semua dipadukan dengan mimpi ara bertemu dengan almarhum abangnya. dia bermimpi dia tidak tau itu dimana tapi rasanya sejuk sekali disana. cerah , damai , tenang yah itu yang dirasakan ara saat ini. dia memandangi sekitarnya namun dia menangkap pemandangan seseorang yang hendak berjalan mendekatinya.
dari wajahnya sangat bercahaya sangat silau dia berpakaian baju panjang berwarna putih memakai sorban. dia mendekati ara , karena silau ara menutup kedua matanya hingga tangan orang itu mulai menangkap tangannya.
"ara , kamu jaga mama sama papa ya jangan mudah terpengaruh terhadap perhatian palsu seseorang jika kamu tidak ingin sakit hati dan berhati hati lah abang sangat menyayangi mu dan juga mama papa. jaga diri ayara abang sayang kamu sekarang kembalilah ke alam mu" dia lalu mundur perlahan dan menghilang
"bang! abang kemana? abang gabisa ninggalin kita gitu aja bang! abaaang!! apa abang gamau punya adik seperti ara lagi bang! makannya abang pergi tanpa pamit ke ara! abaaaaang" dia menangis melihat kepergian abangnya untuk ke dua kalinya
"ayara sayang sama abang dan ayara pasti bakal lakuin apa yang abang bilang. pasti!" ucap ayara
lalu dia terbangun dari tidurnya. tak terasa sudah jam 6 pagi. ara bangun dari tidurnya dan berjalan ke kamar mandi. setelah selesai mandi dia berdiri di depan meja riasnya.
"jangan mudah terpengaruh terhadap perhatian palsu seseorang jika kamu tidak ingin sakit hati" kata kata itu terus terngiang ngiang di pikiran ara.
"apa maksud abang ngomong gitu? apakah maksud abang ravan? tapi tak mungkin karena abang tidak kenal ravan! tapi itu semua bisa jadi benar? aaaaargh" dia bergumam sendiri sambil menatap dirinya di cermin. tak mau memikirkan itu dia segera turun untuk sarapan.
__ADS_1
dia menghabiskan sarapannya dengan cepat. dia tidak melihat papanya lalu bertanya pada mamanya "mah dimana papa? kok belum keluar juga? apa memakai pakaian kerja selama itu huh"
"papamu sudah pergi pagi sekali sayang dia ada kerjasama dengan perusahaan asing di new york hari ini" balas mamanya
setelah selesai dia bergegas pergi karena tidak ingin terlambat. dia memesan taxi dan setelah taxi sampai dia bergegas masuk. dia memesan pada supir agar sedikit ngebut biar tidak terlambat. setelah sampai dia membayar taxi itu lalu berlari menuju lokalnya.
dia segera meletakan tas nya dan duduk sebentar. tak lama Reva menghampiri ara untuk mengobrol sesuatu.
"ra kemaren itu cowo lo bukan?" tanya Reva
"napa? ngebet lo? kalo mau ambil aja" ucap ara ketus. sebenarnya dia tidak ingin bilang begitu tapi dia gengsi harus bilang kalau dia suka sama leo
"eh kalo gw liat liat tampangnya kayak leo yang temen smp kita waktu itu deh ra? bener ga sih" tanya reva meneyelidik
"apaan sih rev udah deh gw pusing nih banyak beban" jawab ara
"beban batu bata! ya beban pikiran lah" ara mulai kesal pada Reva
"hahaha gw bercanda kali ra" jawab Reva
ara tidak membalas dia hanya memikirkan tentang mimpinya itu. apa benar orang yang dimaksud abang itu si ravan? ah mana mungkin kan ravan gapernah ketemu sama abang? tapi kali bener ravan gimana?
tak terasa sudah waktunya pulang. ara bergegas memasukan bukunya. dan dia segera keluar dari kelas yang menyiksa itu karena temannya pada bertanya siapa pria tampan yang dibawa ara
__ADS_1
saat dia sampai di gerbang dia dikejutkan oleh seseorang yang sedang menunggu nya. dia memakai setelan jas hitam dan membawa mobil mewah bersamanya.
"siapa dia? kenapa dia melihatku begitu? apa dia menungguku? tapi siapa dia?" gumam ayara
•
•
•
halo readers jadi kali ini author bakal kasih tau wajah wajah pemeran utama kita. maaf kalau kurang cocok yah and always dukung novel ini sampai sukses ya readers😁😉 bantu like dan vote juga😊
AYARA QUEEN ALDEBARAN
LEONARD MALFIA
REVA AZRIELA
__ADS_1
RAVAN PUTRA ALEXANDER