ZHAFRAH

ZHAFRAH
4. undangan


__ADS_3

"Apa gue sanggup menjalani takdir baru gue . Semoga ini pilihan terbaik buat gue"


-Haidar zhafran abrisam-


"Akkkhh ... bangsat..." teriak seorang pemuda di atas balkon kamarnya.


" eh .. aden kenapa teriak?" Tanya seorang satpam terburu buru menghampiri asal suara.


" eh..  nggak apa apa kok pa... zhafran cuma kesel aja.." ucap zhafran saat melihat di bawah ada satpam rumahnya


" bapak kira aden kenapa... " ucap satpam tersebut dan kembali ke pos satpam.


TRIO KECEBONG🐸


NIZAMan


P


P


P


DHAFIRon


Paan?


NIZAMan


Gabuz guaa


Nongkring kuuy


Tempat bisa.


DHAFIRon


Otw


                                          Me


                                            Otw


Zhafran memasukan benda pipih itu kesaku celananya dan berjalan memasuki kamar. Zhafran mengambil jaket setelah itu turun.


" mau kemana?" Tanya zahra saat melihat anaknya yang rapi.


" keluar" jawab zhafran setelah itu keluar tanpa mengucapkan salam.


Zhafran mengambil motor setelah itu pergi ke tempat tujuan dimana sahabatnya berkumpul.


Citt...


" woy jalan liat liat dong.   " teriak zhafran dengan mengerem mendadak.


" maaf.." ucap wanita itu menunduk.


" asma? Lo ngapain jalan kaki? Nggak naik taksi?" Tanya zhafran saat tau itu asma.


" aku habis kecopetan.. terus aku nggak bawa hp.." jawab asma


" .. lo kan bisa pinjem hp.. terus lo habis dari mana?" Tanya zhafran


" tadi mau ke pasar.." jawab asma


" ealah jangan susah susah napa.. lo kan bisa beli di supermarket ngapain ke pasar?" Greget zhafran


" kan biasanya aku belanja di pasar.." ucap asma


" lo kan bisa bilang gue apa mama biar bodygruad papa beliin.. lo itu mau nyandang marga abrisam jangan kek orang susah." Ucap zhafran.


" udah lo ikut gue.." ajak zhafran.


" nggak mau.. kita bukan mahram.." tolak asma


" elalah.. pikir nanti maram ke haram kek.. lo naik cepat biar gue anter.." ucap zhafran greget.


" tapi kan kita belum mahram zhafran nggak boleh kwalat.. yang ketiga se--" ucapan asma terpotong saat zhafran dengan tiba tiba mengangkat tubuh asma dan menurunkan di jok belakang.


" diem.." ucap zhafran ketus dan naik motornya setelah itu melaju dengan kecepatan sedang.

__ADS_1


" zhafran berhenti nggak..." ucap asma namun tak di hiraukan oleh zhafran.


Di sepanjang perjalanan asma berbicara ingin di tiruan kan namun zhafran tak menghiraukan itu. Hingga mereka tiba di supermarket.


" turun.." ucap zhafran datar


" kamu ngapain bawa aku kesupermarket?" Tanya asma bingung.


" jual lo.." jawab zhafran ketus sedangkan asma mengendus kesal.


" lo betah banget di motor gue.. besok kalo udah sah boleh lo nangkring terus di motor gue" ucap zhafran


Bruk..


" aww.. bangsat.." umpat zhafran saat kakinya terinjak oleh kaki asma


" maaf.." cicit asma


" udah ayo.. " ucap zhafran setelah itu berjalan memasuki supermarket. Dengan terpaksa asma mengikuti zhafran dari belakang.


" lo mau beli apa ambil aja nanti gue yang bayar" ucap zhafran setelah sampai di dalam supermarket.


" ta--"


" shutt nggak usah banyak bacot.. lo tinggal ambil yang lo mau. Lo nggak usah mikirin harga. Orang yang mau bayarin belanjaan lo itu seorang pengusaha jadi lo nggak usah ragu mau ambil yang mana. " ucap zhafran  memotong ucapan asma


" oh iya emang di rumah lo ada acara apa?" Sambung zhafran.


" khatam quran" jawab asma


" siapa yang khatam quran? Bokap lo?" Tanya zhafran.


" aku yang khatam " jawab asma


Zhafran tak terkejut karena ia tau bahwa asma itu orang alim dan tentunya bisa baca quran. Sedangkan dirinya? Bahkan iqro 2 pun belum selesai. Terakhir ngajinya sepertinya waktu kelas 6 SD itu pun masih suka bolos.


" hebat lo.. baru khatam ya makanya buat syukuran?" Tanya zhafran tersenyum tipis


" enggak.. setiap aku , umi apa abi khatam quran kita bikin syukuran." Jawab asma


Jadi bukan yang pertama. Setiap? Apa asma sering khatam quran? Huh kenapa zhafran semakin kepo .


" sepertinya ini yang ke 12 " jawab asma dengan bohong


Maafkan hamba-Mu ya allah.. batin asma


Sebenarnya asma sudah khatam quran sejak kelas 5 sd. Asma tak mau berbicara yang sebenarnya takutnya ia di anggap sombong. Asma didik dari dini oleh ayahnya yang notebenya mantan santri.


Zhafran menatap kagum asma, bagaimana bisa ia sudah khatam quran sebanyak itu. Seketika ia menatap arah lain memikirkan sesuatu yabg Menganjal di pikirannya.


Jika ini yang ke12.. jadi dia udah lancar baca. Apalah daya gue yang cuma dengerin murotal buat hafalin surah pendek . Batin zhafran.


" mbak..." panggil zhafran pada penjaga toko.


" ya? Ada yang bisa saya bantu?" Tanya penjaga toko..


" mbak bisa minta kertas sama pinjam bulpoint?" Tanya zhafran dan dianggukki penjaga toko itu.


" tunggu sebentar" ucap penjaga toko dan meninggalkan mereka.


Zhafran berkelana dengan pikirannya. Sedangkan asma hanya diam ia tidak tau harus apa. Hingga akhirnya penjaga toko itu membawa selembar kertas dan bulpoint. Zhafran lantas meminta benda itu dan menulis entah apa.


" mbak ini catatan barang yang saya beli. Nanti tolong antar ke alamat yang tertera di situ.. dan soal uangnya tolong di jumlah biar saya langsung bayar." Ucap zhafran dan menyerahkan kertas dan bulpoint itu kepada petugas kasir.


" baik mas.. tolong tunggu sebentar biar saya jumlahkan.


Mereka berdua mengikuti penjaga toko menuju kasir. Zhafran dan asma hanya diam berdiri tak ada yang mau berbicara hingga penjaga kasir memecah meheningannya.


" ini mas.. totalnya 4jt 560 ribu " ucap penjaga kasir dan menyerahkan selembar kertas.


" hmm.. ini" ucap zafran setelah menerima dan memberikan kartu atm miliknya.


" ini mas.." ucap penjaga kasir dan memberikan kartu atm itu.


" kalo gitu kami permisi " ucap zhafran dianggukki penjaga kasir.


Zhafran keluar supermarket langsung menuju sepeda motornya.


" buruan naik.." ucap zhafran dan asma hanya mengguk.

__ADS_1


.........


" kita ngapain ke kafe?" Tanya asma saat sudah di depan sebuah kafe.


" beli semen.." jawab zhafran dan memasuki kafe. Asma hanya pasrah mengikuti zhafran. Jika asma pulang ia tidak tau jalanya. Karena daerah ini asing bagi asma.


" woy bos.. kita nunggu sampe lumutan ni.. lo ngak dateng dateng " teriak seorang pemuda kepada zhafran.


" gue lupa kalo janjian.." jawab zhfaran santai.


" apa kata lo? Lupa? Astaga zhafran lo kan tadi katanya otw tapi kita udah nunggu 2 jam lo belum datang padahal rumah lo sama sini nggak nyampe 30 menit. Lo it-- oh pantesan lama ternyata bareng pacar toh.." cerocos pemuda itu


" iya gue capek tau duduk mulu.." gerutu orang di sampingnya


" udah lo nggak usah banyak bacot.. lo duduk.." ucap zhafran dan asma hanya mengangguk.


" eh lo.. yang tengelem bukan si?" Tanya orang itu


" iya.." jawab asma singkat.


" kenalin gue nizam.." ucap nizam dan mengulurkan tangannya namun asma menangkupkan tangannya di depan dada membuat nizam senyum cengir setelah itu menarik kembali tangannya.


" nih buat kalian berdua" ucap zhafran dan melemparkan dua undangan kepada sahabatnya.


" lo sama asma mau kawin?" Kaget dhafir setelah membaca undangan yang di berikan zhafran.


"YEE.. PAK BOSS MAU KAWIN." Teriak nizam setelah mendengar ucapan dhafir dan teriakan itu membuat para pengunjung mengarahkan padangan ke arah mereka.


" bukan temen gue" ucap zhafran dan dhafir bersamaan


" nikah zam " ralat asma


" oh nikah.. emang kawin itu apa?" Tanya nizam polos


" tanya aja sama mak lo " ucap dhafir


" kok zhafran nggak ngundang sih.. padahal gue kan sahabat lo tega banget lo" ucap nizam menatap tajam zhafran


" baca dulu mas" ucap dhafir dan mendekatkan undangan milik nizam kearah wajah nizam.


" hehe.. nggak liat" cengir nizam.


" udah pesan makan sana. Gue yang bayar. " ucapan zhafran membuat senyuman mengembang dari sahabatnya.


Mereka berempat memesan makanan. Tanpa menunggu lama pesanan mereka datang. Tanpa babibu mereka langsung makan. Hingga akhirnya selesai makan.


" gue cabut dulu mau antar asma " ucap zafran dan meletakan uang di meja.


" kita balik" ucap zhafran berjalan keluar kafe dikuti asma dari belakang.


.......


" assalamualaikum" salam asma


" waalaikumsalam . Ya allah nak.. kamu kemana aja umi kawatir " ucap putri


" maaf tante tadi asma ikut zhafran " ucap zhafran kikuk


" huft.. alhamdulillah kalo sama kamu nak.. umi kira hilang.. terus kamu beli belanjaan banyak banget nak.. kan kamu cuma bawa uang 500 ribu kenapa dapat banyak banget.. sepertinya lebih dari 2jt soalnya bermerek.." tanya putri


" tadi asma kecopetan mi.. terus yang beliin itu zhafran mi.. semua totalnya kurang lebih 3,5 juta mi" jawab asma


" ya allah nak.. kamu nggak apa apakan?(di jawab dengan gelengan oleh asma ) terus kenapa nak zhafran belikan itu semua? Biar umi ganti uangnya" ucap putri dan ingin pergi namun ditahan oleh zhafran


" nggak usah tan.. buat tante sekeluarga aja kalo kebanyakan bisa di bagi tetangga sekitar.. "tolak zhafran


" kalo gitu zhafran pulang dulu. Assalamualaikum"salam zhafran


" waalaikumsalam" jawab asma dan putri.


Gimana nih ceritanya?


Seru?


Garing?


Maaf ya kalo ceritanya nggak memuaskan, aku bingung mau gimana nulisnya.


Jangan lupa vote dan komen ya🤗

__ADS_1


__ADS_2