
semoga kebahagian itu akan datang bersamaan dengan rasa sayang yang membuat
- Haidar zhafran abrisam -
" jadilah istri yang berbakti kepada suami.. kamu sekarang bukan tangung jawab abi lagi kini sudah berganti ke suamimu. bererilakulah seperti kamu menghormati abi juga umi. " ucap johan pada asma
" iya nak.. berbaktilah kepada suamimu sekarang.. jangan durhaka dengan suamimu. Jika ada masalah selesaikan baik baik.. " ucap putri pada asma
" iya bi mi.. doakan asma semoga jadi istri yang sholehah ." Ucap asma tersenyum.
" aamiin.." ucap orang yang ada di sana.
" nak.. tolong jaga asma ya.. sekarang asma sudah tanggung jawab mu.. " ucap johan pada zhafran dan zhafran mengangguk tersenyum.
" jika suatu saat kamu tak cinta atau inggin menjauh dari asam jangan bilang ke asma.. tapi bilang lah kepada abi biar abi bawa pulang ke rumah.. " bisik johan ke zhafran saat johan memeluk zhafran
" insyaallah tidak akan ada kata sudah.. zhafran akan belajar mencintai asma sebagai bidadari yang di kirimkan allah untuk zhafran.." ucap zhafran tersenyum setelah melepaskan pelukannya.
" kalo gitu kami permisi.. assalamualaikum.." salam zhafran dan asma.
" wa'alaikumsalam." Jawab johan dan putri.
Zhafran dan asma berjalan kearah mobil. Asma memasuki mobil terlebih dahulu sedangkan zhafran memasukan dua koper juga satu tas. Setelah semua masuk ke bagasi zhafran lantas memasuki mobil.
Zhafran membawa mobil dengan laju standar. Hanya ada keheningan di dalam mobil tak ada yang inggin membuka suara.
Di saat pertengahan jalan zhafran melihat kearah spion dan terlihat 3 orang yang Mengendendarai motor mengikuti mereka. Zhafran panik jika ia membawa asma dalam keadaan di kejar beberapa orang.
" Pengangan yang kuat.. " ucap zhafran dan asma menurut saja.
Zhafran menambah laju mobilnya agar tidak bisa di kejar oleh orang itu namun sayang orang itu masih mengejar. Hingga akhirnya zhafran memasuki jalan yang begitu padat agar tidak bisa di ikuti.
" lo turun nanti lo ke rumah naik taksi apa ojek.. ini uangnya " ucap zhafran dan melemparkan dompetnya.
" tapi buat apa?" Bingung asma
" nanti gue kasih tau apa yang terjadi.. yang penting lo turun pulang dulu.. " ucap zhafran
Asma hanya mengangguk dan turun dari mobil. Setelah itu asma berjalan kearah pinggir jalan. Ia berjalan kearah pangkalan ojek. Saat di tengah jalan tanpa sengaja ada yang menyerempet asma untung saja asma bisa menghindar.
" eh maaf mbak.. gue ng-- asma?" Kaget orang yang tanpa sengaja menyerempet asma.
" mau kemana lo? Kok nggak sama zhafran?" Tanya orang itu
" aku mau ke rumah baru. Zhafran tadi suruh aku turun tapi nggak tau kenapa.." jawab asma
" wah kebangetan tu si bos.. masak istrinya suruh pulang sendiri.. " ucap orang itu.
" ya udah gue anterin.. " sambung orang itu.
" aku cari taksi aja.. " tolak asma
" nggak papa.. bos nggak akan marah... lo tenang aja gue nggak bakal apa apa in lo.. " ucap orang itu dan asma mengangguk setelah itu naik ke motor orang itu.
Skip...
" nah dah sampai.. bagus juga ni rumah.." ucap orang itu saat melihat rumah milik zhafran.
Tin tin..
" lo ngapain kesini?" Tanya Zhafran setelah turun dari mobil
" assalamualaikum.." ucap asma dan mengulurkan tangan kearah zhafran membuat zhafran bingung.
" salam goblok.." ucap orang itu dan menjitak kepala zhafran.
" wa'alaikumsalam.." ucap zhafran dan menerima uluran tangan asma setelah itu asma mencium punggung tangan zhafran.
"Kok lo kesini?" Tanya zhafran lagi.
" gue anterin bini lo.. lo kok tega banget ama bini di turunin di tengah jalan.. kalo di culik gimana. " jawab orang itu.
" oh.. gue tadi kejar sama orang nggak tau gue.. " ucapan zhafran membuat orang itu dan asma kaget
" kamu nggak apa apa kan?" Tanya asma khawatir
__ADS_1
" gue nggak apa apa.. cuma lebam dikit.." jawab zhafran.
" nggak sekolah lo fir?" Tanya zhafran pada dhafir.
Yap.. yang mengantarkan dan tanpa sengaja menyerempet asma itu dhafir.
" ck.. lo makanya liat tanggal .. hitam apa merah.. " ketus dhafir
" elah gitu aja sewot. Dah pulang lo.. " usir zhafran.
" iye iye.. gue nggak akan ganggu.. tapi jangan lupa lo buatin ponakan yang gemoy.." ucap dhafir teriak setelah itu melaju pergi sebelum di amuk oleh bosnya.
" udah masuk.." ucap zhafran.
Zhafran menyeret 2 koper dan mengendong tas memasuki rumah yang minimalis . Zhafran menaiki tangga di ikuti asma dari belakang menuju kamar. Zhafran meletakan koper dan tas di sebelah kasur. Setelah itu asma dan zhafran berberes beres kamar. Setelah selesai memasukan pakaian di almari. Dan saat asma menata pakaian di almari kecil untuk dalaman. Saat itu juga zhafran membuka tas yang menurutnya begitu berat. Zhafran terkejut saat melihat isi tas itu.
" ma lo bawa novel semua?" Tanya zhafran menatap asma tak percaya.
" hehe.. maaf mas.. " ucap asma
" l--lo panggil gue apa?" Tanya zhafran sedikit kikuk.
" panggil mas? Emang mas nggak mau.. kalo gitu asma harus panggil apa?" Tanya asma tersenyum
" hah. G-- gue suka.. lo cepetan beresin buku lo.. gue mau nonton tv.." ucap zhafran dan berjalan kearah ruang keluarga.
Entah kenapa saat asma memangilnya mas hati zhafran menghangat dan jantungnya berdetak lebih cepat daripada biasanya.
" mas zhafran kenapa sih?" Bingung asma. Setelah itu melanjutkan merapikan bukunya kembali.
.......
Kini waktu sudah isya namun merapikan rumah belum selesai juga. Mereka menyempatkan sholat setelah itu kembali membereskan rumah.
" ma.. besok lagi aja beres beresnya .. lo masak sana.. gue lapar .. " ucap zhafran duduk di sofa.
" mas kan kita belum beli keperluan dapur.. " ucap asma membuat zhafran menghembuskan nafas kasar.
" akhh.. ya udah kita pesan aja.. " ucap zhafran dan mengeluarkan hp dari sakunya
" kita pesan aja ya. Males gue " ucap zhafran
" ayok mas... asma pengen banget... " melas asma
Perasaan belum gue hamilin.. batin zhafran saat melihat asma yang kekeh ingin nasi goreng
" ta---"
" ayo dong mas... mau ya... " ucap asma
Zhafran hanya mengangguk mengiyakan jika tidak pasti perdebatan akan berlangsung lama.
" yess... aku tunggu di depan ya mas. " teriak asma dan berjalan kearah pintu.
" gue masih di sini.. " ucap zhafran dan menutup telinga karena teriakan asma.
" hehehe.. makanya cepetan dong.. " ucap asma dan meninggalkan zhafran.
" ngidam? Padahal gue belum hamilin.. " guman zhafran..
.....
" mang... nasi goreng pake telur ya.. " ucap asma saat di warung nasi goreng.
" siap neng..." ucap penjual nasi goreng.
" laki lemot bener.. " ucap asma saat melihat zhafran berjalan pelan.
" nggak usah ngejek... dosa lo ngejek suami.. " ucap zhafran dan duduk si samping asma
" maaf mas.. " ucap asma dan di balas deheman oleh zhafran.
" mas nggak suka ya makan di pinggir jalan? " tanya asma hati hati saat melihat zhafran menatap sekeliling.
" i-- suka.. " datar zhafran.
__ADS_1
" nggak pesean?" Tanya asma
" lo aja.. gue masih kenyang.. " jawab zhafran bohong padahal di menahan lapar.
" ini neng.. " ucap penjual nasi goreng dan meletakan sepiring nasi goreng.
" mang tambah 2 di bungkus ya. Telurnya mata sapi.. " ucap asma
" siap.. " ucap penjual nasi goreng.
" mas beneran nggak mau? Ini enak kok.. " ucap asma dan menyodorkan nasi goreng.
" lo aja.. " ucap zhafran.
Asma makan nasi goreng dengan Lahab. Tanpa sepengetahuan asma sedari tadi zhafran memandang asma yang asik dengan makanannya. Hingga asma menghabiskan nasi goreng pun zhafran masih melihat asma.
" alhamdulillah kenyang... " ucap asma setelah makan.
" ini neng.." ucap penjual nasi goreng menyerahkan kantung plastik.
" ini mang.. " ucap zhafran menyerahkan uang lima puluh ribuan.
" ini kembaliannya." Ucap penjual masi goreng menyerahkan uang kembalian.
" nggak usah mang.. sisanya buat nasi goreng terus kasih anak itu aja mang.." ucap zhafran dan menunjuk anak dan seorang wanita duduk di teras warung yabg sudah tutup.
" siapp.." ucap penjual nasi goreng.
Asma dan zhafran berjalan berdua menuju rumah. Saat di jalan asma tak henti hentinya memuji zhafran yang begitu baik. Hingga masuk rumah asma tak berhenti berbicara.
" huft... " zhafran menghela nafas lelah.
" nih mas di makan.. " ucap asma dan menyodorkan sepiring nasi goreng
" buat lo aja.. " tolak zhafran.
" nggak mas.. asma tau mas zhafran itu lapar... makan apa asma suapin?" Tanya asma yang sedikit membujuk.
"nga-- mmtt.. " ucapan zhafran terpotong saat asma memasukan nasi goreng ke mulutnya seketika zhafran langsung memuntahkan lagi.
" lo apa apaan sih " bentak zhafran dan meninggalkan asma yang menunduk merasa bersalah.
"ya allah maafin asma.." lirih asama dan menyusul zhafran ke kamar.
Betapa terkejutnya asma saat melihat zhafran tanpa atasnya dan bintik bintik merah di tubuh zhafran.
" mas.. maafin asma.. maaf mas.." ucap asma namun tak di hiraukan oleh zhafran. Karena zhafran fokus menggaruk tubuhnya yang gatal.
" hisk.. hisk.. mas maafin asma hisk. Mas hisk.. " tangis asma meminta maaf.
" gue udah maafin lo.. tapi lo jangan ngulang ini lagi.. soalnya gue ellergi telur." Ucap zhafran
" tapi hisk.. hisk.. mas zhafran hisk.. " tangis asma .
" udah lo jangan nangis..." ucap zhafrah.
" ya udah mas istirahat dulu.. asma ambil obat.." ucap asma setelah berhenti menangis dan meninggalkan zhafran.
Asma kembali ke kamar dengan membawa obat setelah itu menghampiri zhafran yang duduk di tepi kasur sambil menggaruk tubuhnya yang gatal.
" jangan di garuk-garuk mas.. sini asma obattin.." ucap asma dan zhafran hanya diam.
Asma dengan telaten memberikan obat yang di oleh ke bintik bintik merah di tubuh zhafran.
" sekarang mas istirahat ya.. asma buatin bubur dulu.." ucap asma
" lo mau buat pake apa?" Tanya zhafran.
" eh iya iya.. " cengir asma
" lo tidur aja.. gue mau tidur.. " ucap zhafran dan berbaring di kasur setelah itu memejamkan mata. Asma ikut berbaring dan memejamkan mata hingga terlelap..
Gimana nih ceritanya? Asik nggak?
Maaf ya kalo ceritanya kependekan apa kepanjangan.
__ADS_1
Oh ya kak. Maaf ya kalo ada kesalahan dalam penulisan atau kata kasar.