"Kisah Cinta Seorang Prajurit Negara"

"Kisah Cinta Seorang Prajurit Negara"
"Kisah Cinta Seorang Prajurit Negara" Part 6 (Malam yang bahagia)


__ADS_3

"eh kalian? Kalian kok disini?" Tanya Aldy dan Andy yang menghampiri mereka


Seketika mereka kaget dengan kedatangan Aldy dan Andy, apalagi Firman yang kaget melihat teman nya itu berada di tempat itu.


"Kalian ngapain kesini? Tanya Firman ke teman-temannya itu


"Ini kan taman jadi suka suka kita dong, ya kan bro? (Sambil mencolek Andy), jawab aldy


"nah kalian yang ngapain disini? Digajebo yang sweet gini dan meja makan yang berhiaskan lilin, jangan jangan kalian udah jadian yaaa??" Tanya Andy ke Firman Sambil menunjuk ke arah mereka berdua


Tak lama kemudian menyusul Vita dan Alan yang ternyata juga berada ditempat itu.


"Eh ini ada apa?" Tanya Alan


"Alan, Vita!" Serentak mereka kaget melihat kedatangan mereka berdua


"Citra, Firman ngapain kalian disini?, Ini ada acara apa? Siapa yang ulang tahun?" Tanya Alan ke teman temannya itu


"Mereka berdua udah jadian" celetuk Andy yang membuat lainya kaget


"Ha? Citra, Firman, apa betul kalian udah jadian?" Tanya Vita kemereka berdua yang seketika mengintograsi mereka berdua.


Firman dan Citra pun langsung berdiri dengan wajah yang malu malu karena habis terciduk sama teman temannya itu, Firman yang kebiasaannya menggaruk tengkuknya yang tak gatal itu dan Citra yang memainkan jari jarinya karena malunya.


"Yaudah, kamu aja yang jelasin ke mereka" ucap Citra ke Firman sambil melihat Firman dengan wajah yang malu malu kucing itu dan pipi yang memerah


"Jadi gini guys, gw tadi udah ungkapin perasaan gw ke dia yang selama ini gw simpan" jawab Firman ke teman-temannya dengan senyuman nya itu


"Terus? Cit kamu terima?" Tanya Vita ke Citra yang sambil menutup mulutnya karena kaget dengan ungkapan Firman.

__ADS_1


"Hmm, i, Iyaa Vit" jawab Citra dengan melihatkan gingsul cantiknya itu.


"Yeeeahhh" serentak mereka ber empat


"Ihh udah ah, aku malu ditanyain gini" jawab Citra dengan sedikit malu malu itu


"Aaaa, akhirnya bestieku ini udah ada pawangnya juga yaa" jawab Vita dengan wajah mengkerut nya itu karena bahagia dan sedikit terharu karena seperti yang dia tau selama ini sahabatnya yang satu ini tidak mudah untuk menetapkan hatinya ke laki laki lain dan ternyata yang ia tunggu selama ini udah jadi nyata.


"Pajak jadian, Pajak jadian, Pajak jadian,,," teriak seorang wanita dari arah belakang yang ternyata itu Adalah Dwi yang ternyata sudah mendengar semuanya, Dwi berlari ke arah mereka sambil membawa gulali dengan wajah bahagia nya karena ikut senang dengan kebahagiaan sahabatnya itu.


"Astaga, anak ini" ucap Citra sambil memegang jidatnya melihat tingkah sahabatnya itu


"Yayaya, sudah kuduga" jawab Vita yang menoleh kebelakang melihat sahabatnya itu juga dengan menggelengkan kepalanya.


"Kamu kok disini? Nggak ngasih tau aku!" Tanya Andy ke Dwi yang semua mata tertuju kemereka


"Eh, eh, eh ada apa ini? Kok semua pada berpasangan? Gw? Gw kemana? Gw sama siapa? Masa ia Gw jadi obat nyamuk kalian!" Ucap Aldy dengan wajah sinisnya karena hanya dia yang tak memiliki pasangan malam itu.


Hahahaha,,,


Hehehehe,,,


Hahahaha


Heheheh,


Mereka pun serentak tertawa karena ucapan Aldy itu yang mengasiankan.


"Yaudah berhubung kita semua ada disini, jadi malam ini kita makan malam disini" ucap Firman ke teman-temannya itu

__ADS_1


Ditaman ini memiliki sebuah kedai kecil yang dimana tempat ini sudah disiapkan Firman buat malam in.


"Jadi Lo kapan bro?" Tanya Firman ke Alan dengan wajah usilnya


Seketika Vita, dan Alan pun tersipu malu dan melototkan mata ke Firman.


"nanti kalau udah nyebar undangan, kan Vita?" jawab Alan sambil ketawa dan melihat Vita


"Huuuu, kita juga kan yang?" Tanya Andy ke Dwi


"Siapa? Aku? Yang? Sejak kapan Maimunah?" Jawab Dwi sambil mendorong jidat Andy


Dan mereka pun kembali ketawa dibuat Dwi atas tingkat nya itu.


"Sudah sudah, jangan gitu kan kasian Aldy sendirian" ucap Citra yang sedikit tersenyum


"Udah nggak apa apa Cit, nanti gw sebar undangan aja" jawab aldy dengan wajah sinisnya.


S


K


I


P


Beberapa Minggu kemudian mereka mendaftar ditempat impian mereka yaitu universitas universitas yang mereka impikan, tapi tidak dengan Firman, Alan, dan Aldy yang dimana Firman dan Alan yang tidak lanjut untuk berkuliah melainkan fokus di latihan fisiknya sedangkan Aldy yang merintis mengelola kedai milik ayahnya di Bandung.


Bersambung,,,,

__ADS_1


__ADS_2