
"aku gpp . aku hanya butuh tidur saja. " sahut rara dengan mata yang masih terpejam .
"nggk . kamu harus minum obat dulu . tubuh kamu sedang tidak baik baik sayang .. " tegas pria itu . dengan berat hati rarapun kembali membuka matanya dan menegakkan tubuhnya .
" minum dulu yah sebentar saja . " bujuknya lagi rarapun pasrah dan menerima obat dari tangan pria itu dan langsung meminumnya .
" sekarang istirahat yah .. " ucap pria itu lagi mensejajarkan wajahnya dengan wajah rara dan mengelus puncak kepala rara dengan penuh kasih sayang .
merasa pusing kembali rara hanya menganggukan kepalanya saja .
"ya udah pindah yuk ke sofa . nggak enak kalau kamu tidur kaya tadi . " dengan perlahan pria itupun menuntun rara ke sofa dan merebahkan rara ke sofa tsb .
ingin rasanya pria itu menarahi sang pujaan hati namun ia rasa lebih baik memendamnya dan waktunya pun tidak tepat .
percuma dia memarahi rara saat dia sedang tidak berdaya . yanga ada hanya dianggap angin lalu oleh wanita itu .
rarapun mulai terlelap dengan tidurnya . karena rasa kantuk yang melanda plus obat yang iapun mulai bereaksi .
beberapa jam kemudian ..
jam sudah menunjukan pukul 16.00 WIB
dan rarapun masih setia dengan tidurnya . sementara pria itu masih masih setia menunggu sang pujaan hati terbangun dari tidurnya seraya mengerjkan tugas tugas skripsi rara yang sebentar lagi akan disidangkan .
" selelah itukah kamu sayang . sudah 3 jam loh kamu tidur . "gumam pria itu seraya memandang wajah rara dari kursi kebesaran rara itu .
" hff .. lapar juga yah . ya sudahlah pesen makan dulu kali yah . " gumamnya lagi lalu iapun segera keluar untuk memesan makanan .
lagi lagi iapun menjadi pusat perhatian pengunjung cafe . ditambah pengunjungnya kebanyakan anak remaja dari sore hingga malam .
namun iapun tak menghiraukannya . meski sedikit terganggu dengan pujian pujian yang anak anak remaja itu lontarkan .
setibanya di bar iapun menghampiri tia lagi dan meminta buku menunya .
"permisi mba bolehkah saya liat menunya . " pinta pria itu .
" oh tentu mas .. sbentar yah saya ambilkan menunya dulu "jawab tia lalu iwpun segera mengambil menu yang berada diujung sudut bar .
"permisi .. ini menunya mas ." tia pun menyerahkan buku menunya tsb .
"eum sebelumnya mohon maaf nih merepotkan mba . kalau boleh sih makannnya diantar keruangan yang tadi saja bisa kan mba ?"tanya pria itu seraya melihat lihat menu di cafe itu m karena ia baru pertama kalinya menginjakan kaki di cafe itu .
" oh tentu boleh mas nanti ada waitres yang mengantarkannya . " jawab tia .
" baiklah . menu yang di recomen kira kira apa yah ?" tanya pria itu
"kalau menu recomen secara khusus kami tidak ada mas . karena semua menu disini banyak menjadi favorite para pengunjung . " tutur tia .
"oh gtu .. " sahut pria itu menganggukan kepalanya .
" baiklah kalau begitu saya pesan . tenderloin steaks 1 . mineral 600 ml 1 yang biasa saja . cappucino hot 1 . sudah itu saja . "
"baik pesanan akan segera di proses . "
" bayarnya sekarang atau nanti ?" tanya pria itu lagi .
"enaknya habis makan saja mas . "
"oh bgtu . baiklah kalau begitu saya tunggu di dalam yah . " pria itu segera melenggangkan kakinya menuju ruang kerja rara .
__ADS_1
tak butuh waktu lama . pesananpun sudah jadi .
"permisi .. " ucap seorang waitres cewe dan barista coffe mengantarkan pesanan pria itu .
" oh iyh silahkan masuk . " pria itu mempersilahakn kedua orang itu untuk masuk dengan jari tangannya yang asyik menari nari diatas keyboard.
sementara kedua orang tsb merasa heran melihat pria tampan itu duduk di kursi bos nya dan mata mereka pun tertuju pada seorang wanita yang sedang tertidur pulas di atas sofa yg tak lain dan tak bukan adalah bos mereka sendiri .
merasa kedua orang itu memperhatikan bosnya pria itupun berdehem mengalihkan perhatian kedua orang itu .
dan merekapun segera melangkahkan pergi dari ruangan itu .
sementra pria itu hanya menggelengkan kepalanya saja .
dengan segera pria itupun menyantap hidangannya dengan tenang .
"smothy bnget dagingnya . waahh enak juga rasanya berbeda dari steaks lainnya . " gumam pria itu .
tak butuh waktu lama untuk pria itu menghabiskan hidangannya .
beberapa saat kemudian ..
rara pun masih sibuk dengan dunia mimpinya ia benar benar sangat kelelahan terlihat dari kantung makannya yg sedikit menghitam sekarang berangsur sedikit menghilang .
"sayaang .. " bisik pria itu membangunkan rara yg madih tertidur pasalnya ini sudah sore tak baik untuk tidur .
"sayaang .. "panggilnya lagi dan rarapun sedikit demi sedikit membuka matanya .
"sayaang.. bangun yuk . udah sore gak baik loh tidur di sore hari ."
" pulang yuk . " ajaknya . rarapun bangkit dari tidurnya dan pria itupun membantunya lalu iapun duduk di tempat yang tadi rara tiduri .
"jam berapa sekarang kak ?" tanya rara .
" jam 5 sayang .. "
" dari tadi kaka belum pulang ?" tanya rara .
" kalau aku pulang gimna dengan kamu sayang . "
" tunggu .. bukankah kaka ada operasi lalu kenapa kaka tiba tiba ada disini ?"tanya rara yang mulai sadar .
"nggk jadi.. "
"loh kenapa nggk jadi ?"tanya rara heran mendongakkan kepalanya agar menatap wajah sang pria yang sedang mendekapnya .
"kamu .. " jawab pria itu mengelus pipi mulus wqnitanya .
"aku ?" tunjuk rara heran
"iyh aku khawatir sama keadaan kamu . dan ternyata dugaanku bener kamu sedang tidak baik baik saja . coba kalau aku nggk datang pasti kamu sudah berakhir di rumah sakit . "tutur pria itu . dan wanita itupun hanya berdehem saja menyadari kesalahannya .
"pulang yuk sudah sore .. " ajak pria itu
"eh tapi kamu jan blum makan siang . " lanjutnya lagi .
"gpp lah nanti aja dirumah . " jawab rara lalu iapun berdiri menuju meja kerjanya .
"loh kok udah rapih . kamu yang beresin yah kak ?" tanya rara melihat meja kerjanya sudah rapi dan buku bukunya sudah bertumpuk rapih disamping tas dan laptopnya .
__ADS_1
"ya sudah sini biar aku yang bawa semua barang barang kamu . nadih lemes kan ?" ucap pria itu seraya meraih buku tas dan laptop rara
"duh nggk usah lah biar aku aja yang bawa " tolak rara ta enak hati .
"sayaang .. " panggil pria itu dengan nada penegasan .
"hff ..baiklah . " rarapun pasrah
"gitu dong . ya udah kamu tunggu dulu yah . aku ambil mobil dulu . "
"lah parkiran kan di depan . "
"nggk sayang . tadi pas aku kesini parkiran sudah penuh jadinya aku parkirin di bawah pohon besar dekat bengkel .."
"oh gtu . baiklah aku tunggu di depan cafe saja "
"jangan . disini aja nanti aku jemput lagi kesini . "
"ribet tau kalau kamu harus bulak balik . kan kalau di depan aku bisa langsung masuk kamu nggk harus nunggu . "
"baiklah ... ya udah ayok .. "
mereka berduapun berjalan beriringan keluar . lagi dan lagi merekapun menjadi pusat perhatian para pengunjung dan juga karyawan .
"kyanya ntu pacar si bos dah ya . " ucap angga yg tadi sempat melihat pria yg menggandeng bosnya itu duduk di kursi kebesarannya bos .
"setau gue sih bos gak punya pacar ngga . " balas tia berbisik .
" mba tia mas angga saya pamit pulang dulu yah . titip cafe ya kalau ada apa apa hubungi saya . " ucap rara saat berada di bar kasir .
" oh iyh baik bu .. "jawab mereka berdua kompak .
"mari .. "ucap pria itu dengan senyuman mautnya yang membuat kafe sedikit gaduh .
lalu kedua sejoli itupun berjalan beriringan keluar .
sesampainya di depan .
saat rara sedang menunggu pria itu . pak wahyu penjaga parkir menyapanya .
" itu calonnya ya bu ?"tanya pak wahyu saat melihat rara keluar bersama pria itu .
"doanya saja pak ."jawab rara tersenyum .
"alhamdulillah . semoga langgeng ya bu . "
" aamiin .. "sahut rara .
" bapak sudah makan ?" tanya rara .
" sudah bu . " jawab pak wahyu dan rarapun tersenyum lagi .
" ya sudah pak saya pamit dulu yah . assalamu'alaikum ."pamit rara saat mobil sang kekasih sudah berada di depannya dengan segera rarapun masuk ke dalam .
" untungnya kamu nggk bawa mobil yang ."ucap pria itu saat rara sudah mendaratkan pantatnya disamping kemudi .
" lagi males aja bawa mobil . " sahut rara .
lalu mobilpun mulai berjalan membelah jalanan .
__ADS_1