
juragan Hariyono terlihat biasa saja, saat ini menyaksikan apa yang terjadi.
pria itu juga tadi sudah mengutarakan turut berbelasungkawa atas kematian edo pada pak Tejo.
bahkan dia memberikan uang pada orang tua Edo untuk kebutuhan pemakaman dan tahlilan selama tujuh hari kedepan.
terlihat Azam dan istri juga datang, wanita itu langsung mencoba menenangkan Bu Susi.
sebenarnya juragan Hariyono penasaran dengan istri Azam yang selalu menutup diri bahkan tak ada satu orang pun yang pernah melihat wanita itu.
tapi dia tak semaruk Agung yang tak pernah tahan dengan wanita, dia sekarang sudah memiliki seseorang yang bisa memberinya pelayanan sempurna.
di tambah gadis itu masih muda dan dia bisa membuat gadis itu semakin menarik nantinya, sedang istri Azam ini sepertinya cuma orang tua.
sebenarnya juragan Hariyono ini tak tau jika melati menikah dengan Azam atas permintaan keduanya.
pasalnya juragan Hariyono yang memang mengincar Melati membuat Azam tak nyaman, jadi dia meminta bantuan yayasan tempat Melati dulu di rawat untuk menutupi dan merahasiakan semuanya.
tak ada yang mau untuk membantu memandikan sosok Edo yang mati dengan begitu mengenaskan.
jadi hanya Azam dan takmir Masjid yang membersihkan jenazah pemuda yang terkenal baik ini.
Azam tak bisa melihat apapun karena dia memakai sarung tangan,sebab itu permintaan dari pihak keluarga.
__ADS_1
yang pasti Azam tau jika pemuda ini bukan mati karena bunuh diri tapi di bunuh.
dan kemungkinan pelakunya ada di sekitar mereka, tapi sayangnya mereka semua tidak tau siapa itu.
Yeni di rumah merasa tak tenang, hingga sebuah pesan membuatnya gemetar.
pasalnya itu adalah pesan ucapan ulang tahun untuk dirinya dari Edo, tapi bagaimana bisa padahal pria itu sudah mati.
sebenar ucapan itu sudah di setting sejak lama,dan otomatis terkirim kepada Yeni.
tapi tetap saja itu aneh menurut Yeni, pemakaman pun selesai pukul dua siang.
cuaca hari ini sangat terik, bahkan matahari juga sangat menyengat ke kulit
serta Azam dan Melati di pemakaman, "sudah Bu, bismillah ya nanti kamu akan bantu untuk meminta polisi mengusut tuntas siapa yang membunuh Edo,"
"iya mas, terima kasih," jawab Bu Susi.
sedang pak Tejo terlalu syok dengan kematian putra kebanggaannya itu, bagaimana tidak putra yang di gadang-gadang akan segera masuk pelatihan ABRI ini malah mati mengenaskan seperti ini.
sedang sore ini, juragan Hariyono bertamu ke rumah Yeni, dan dia menyuruh Yeni melakukan sesuatu yang cukup mengejutkan.
yaitu memberikan obat tidur pada semua keluarga gadis itu,agar keinginannya malam ini bisa tercapai.
__ADS_1
Yeni menolaknya karena dia tak ingin membuat ibu dan ayah sakit atau mengalami hal buruk.
tapi tentu saja bukan juragan Hariyono jika tak mendapatkan keinginannya.
"bagaimana juragan, apa perlu di bantu untuk mencari rumah lagi?" tanya pak Solihin melihat pria paling kaya di desa itu.
"boleh pak,kebetulan nanti saya juga akan membuat pelatihan untuk pembuatan camilan dari bahan alami, tapi yang terpenting saya kesini ingin menunjukkan sesuatu," kata juragan Hariyono yang membuat Yeni kaget.
dia ketakutan pasalnya, bapaknya itu bisa langsung struk jika melihat video panas dirinya yang sedang di gagahi oleh seorang pria.
terlebih pria di video itu wajahnya di blur dan hanya wajah Yeni yang tampak jelas.
"wah apa ini, sepertinya ada sesuatu yang besar,jadi tak sabar ingin melihatnya," kata pak Solihin yang ingin menerima ponsel milik juragan Hariyono.
tiba-tiba Yeni keluar dan mengejutkan ayahnya, "yah di panggil ibu," kata gadis itu.
"eh iya kah, sebentar ya juragan, kamu temani juragan,biar bapak ke belakang dulu," kata pria itu yang langsung di manfaatkan oleh juragan Hariyono.
"tolong jangan lakukan itu," mohon Yeni.
"kalau begitu,ikuti perintah," kata pria itu memberikan sebuah obat yang memiliki dosis besar.
Yeni jadi harus melakukan apa yang di perintahkan oleh juragan Hariyono, dia harus membuat keluarganya tertidur pulas malam ini.
__ADS_1