720 Day With You

720 Day With You
Bab 18(get well soon Agra!)


__ADS_3

Kelas sudah dimulai,tetapi agra belum juga muncul,aku terus bertanya pada diriku,apa agra sakit? Atau agra sedang ada urusan? Hmmm mataku terus terus mencari agra,rasanya tidak bersemangat jika tidak ada agra.


Ketika bel istirahat berbunyi,aku langsung mencari ferdian dan riki untuk menanyai kenapa agra tidak masuk hari ini,akhirnya aku bertemu mereka berdua di ruang klub musik.


“ferdian,riki,aku mau tanya kemana agra?”tanyaku sambil ngos ngosan karena berlarian mencari teman agra.


“oh itu….dia sebenarnya”ucap ferdian yang belum selesai langsung di sela oleh riki.


“sebenernya kita juga ga tau la,malahan kita kirim sms pun ga di bales”sambung riki yang berbicara tanpa menatapku,mereka seperti menyembunyikan sesuatu.


“hmmm beneran kalian? Ko kaya nyebunyiin sesuatu ya?”jawabku yang sambil menatap tajam mereka.


“asli la,kita ga bohong ko,eh iya kalau gitu gue mau makan dulu ya ke kantin,lo mau ikut ngga?”ucap riki yang terlihat mengalihkan topik.


“ngga ah,kalau gitu gue ke kelas lagi,bye”ucapku yang langsung berbalik dan pergi.


“iya nai,bye”jawab riki dan ferdian.


Hmmm hari ini benar benar tak semangat,agra kemana kamu pergi? Aku bener bener rindu kamu ga,ntahlah baru sehari tidak bertemu agra aja aku sudah seperti ini,aku ga bisa bayangin kalau suatu saat agra pergi begitu saja.


Jam pulang pun tiba,naina dan putri hanya bisa menyemangatiku sepanjang jalan,biasanya aku selalu melihat agra saat pulang,tapi kali ini tak ada.


“la,lo jangan galau gitu dong”ucap putri.


“ngga ko gaes,gue cuman ngerasa aneh aja”ucapku sambil murung.


“yaelah la,padahal lo bukan siapa siapa agra,kenapa lo tiba tiba kangen dia?”ucap naina dengan dinginnya.


“ishh naiii sttttt”ucap putri yang menghentikan omongan naina.


“eh iya gue lupa”bisik naina.


“hmmm gapapa ko,gue cuman ngerasa kangen aja”ucapku sambil memasang raut muka yang badmood.


“eh la,btw kamu udah pasti suka sama agra kan?”ucap naina yang menggodaku,


“rahasia ah,gue mau balik dulu,bye”ucapku yang langsung masuk ke mobil untuk pulang.


“LAAA,ELU BELUM JAWAB!!!!”teriak naina.


“RAHASIA WLE!!!”jawabku sambil meledek naina.


Di perjalanan pulang,aku hanya bisa diam dan melamun,sambil memikirkan agra,sesampainya di rumah,aku langsung duduk di sofa seperti orang yang lemas.


“sayang udah pulang?”ucap mamah yang menghampiriku ke sofa.


“iya mam”jawab ku dengan nada lesu.


“loh ko kaya orang yang gapunya semangat gitu sayang?kenapa?cerita dong”ucap mamah sambil mengelus rambutku


“iya mam,agra ga masuk,gaada kabar pula,udah aku dm tapi ga di bales”jawabku sambil memasang muka cemberut.


“oh pantesan,kamu samperin dia aja ke rumahnya sayang,kan kamu gatau giamana kalau agra itu lagi sakit?jadi kamu sekalian tengok dia”ucap mamah.


“eh iya mam bener juga,kalau gitu aku mau ganti baju terus siap siap ya mam”ucap ku yang langsung bersemangat.


“iya sayang,cepetan gih keburu terlalu sore”ucap mamah.


“oke mah kaka siap siap sekarang”ucapku.


Aku langsung bersiap siap untuk pergi ke rumah agra,yang tadinya tidak bersemangat sama sekali,seketika seperti ada harapan untuk bertemu agra ,


Ketika sampe ke rumah agra,aku langsung turun dari mobil dan langsung berjalan ke rumah agra,aku pun mengetuk pintu.


“permisi,aga ini aku kaila”ucapku yang sambil mengetuk pintu.


Aku menunggu hampir lima menit di luar,tetapi tak lama dari itu,ibu agra mmbukakan pintu untukku.


“eh nak,maafin ibu ya baru buka pintu,ibu habis dari kamar mandi”ucap ibu agra.


“iya ibu gapapa ko,emmm ibu,aga ada dirumah?”tanyaku.

__ADS_1


“ada ko nak,ayo sini masuk”jawab ibu agra.


Akupun masuk ke dalam rumah agra dan duduk di sofa bersama ibu agra.


“ibu,dimana aga?”tanyaku.


“dia ada di kamar nak,biasa kayanya kecapean jadi sakit”jawab ibu agra yang terlihat aga murung.


“emmm ko ibu sedih gitu sih?kenapa bu?aga emang sakitnya serius ya bu?”ucapku dengan nada yang khawatir.


“eumm itu…..kamu samperin aga gih di kamarnya”ucap ibu agra yang mengubah topik,seakan akan menyembunyikan sesuatu.


“oh iya bu,kalau gitu lala masuk ke kamar aga ya”ucapku.


“iya nak,ibu mau bikinin makanan dulu ya,eh nak ibu mau minta tolong boleh?”ucap ibu agra.


“iya ibu,mau minta tolong apa?”jawabku.


“nak,aga ga mau makan dari semalam,tolong bujukin aga buat makan ya,siapa tau kalau di suruh kamu dia mau”ucap ibu agra sembari memegang tanganku.


“iya ibu,pasti lala tolong ko,ibu gausah khawatir lagi ya”ucapku yang meyakinkan ibu agra.


“makasih ya nak,kalau gitu ibi ke dapur dulu”ucap ibu agra yang langsung seperti bersemangat kembali.


“iya bu”ucapku sambil tersenyum.


Aku pun masuk ke kamar agra,dia sedang tertidur sembari tubuhnya di kerumun oleh selimut,aku pun mendekatinya,wajahnya begitu pucat seperti mayat hidup,aku pun duduk di sebelah agra dan membangunkannya untuk menyuruhbya makan.


“aga,bangun yu,kamu harus makan,hmmm ini aku kaila”ucapku sambil menepuk punggug agra dengan lembut untuk membangunkannya.


“emm s-siapa?”tanya agra dengan suara yang begitu lemah.


“aku kaila aga”jawabku.


“kaila?”tanya agra yang langsung bangun dan duduk.


“hai aga,maafin aku ya gak izin ke kamu dulu tadi”ucapku.


“i-iya la,gapapa ko”ucap agra yang terlihat seperti bingung.


“oh itu la,aku kecapean kayanya”jawab agra sambil memalingkan wajah.


“aga kenapa kamu malingin wajah dari aku?kamu bohong ya soal sakit kamu?sebenernya kamu sakit apa sih?”tanyaku yang penasaran.


“ngga la,aku cuman gak enak badan aja ko beneran”jawab agra yang meyakinkan ku.


“okelah,jangan bahas itu dulu,sekarang kamu makan ya plis”ucapku yang memohon pada agra.


“engga la,aga ga nafsu”ucap agra tanpa melirikku.


“aga plis,kamu harus makan ya”ucapku yang memohon kembali sambil memegang tangan agra.


“emmm oke deh la,ada satu syarat”ucap agra yang meluluh.


“syarat apa ga?”ucapku.


“syaratnya kamu harus bikinin bubur buat aga”ucap agra.


“hmmm iya deh aku bikinin,kalau gitu aku ke dapur dulu ya”ucapku.


“oke la,makasih ya”ucap agra sambil tersenyum padaku.


“iya aga sama sama,kalau gitu aku buatin sekarang”ucapku.


Aku langsung pergi k dapur untuk memasak bubur,di dapur ada ibu yang masih membuat makanan.


“ibu,aga mau makan”ucapku yang langsung mendekati ibu agra.


“beneran nak? Alhamdulillah,makasih ya sayang”ucap ibu agra yang terlihat sangat senang dan langsung memeluk ku.


“iya ibu,sama sama,tapi bu,aga minta di buatin bubur sama aku,tapi aku gabisa masaknya,hehe”ucapku sambil kebingungan.

__ADS_1


“oh itu gampang sayang,kita buat sama sama ya”ucap ibu agra yang sangat bersemangat.


Aku dan ibu agra pun membuat bubur bersama,ibu agra terlihat sangat senang dan sangat bersemangat ketika mengajariku membuat bubur,aku benar benar merasa bersama mamahku,ibu agra benar benar baik padaku dia benar benar lembt dan penuh kasih sayang.


“nah nak,buburnya sudah jadi”ucap ibu agra sambil menuangkan bubur ke mangkuk.


“iya ibu,makasih ya udah bantu lala buat bikin bubur”ucapku sambil tersenyum kepada ibu agra.


“iya nak,sama sama,ini bawabuburnya sekarang ya,takut keburu dingin”ucap ibi agra yang memberikan mangkuk bubur padaku.


“iya ibu,kalau gitu lala kasih bubur ke aga dulu ya”ucapku.


“iya nak,hati hati panas”ucap ibu agra.


“siap bu”jawabku.


aku pun membawa bubur untuk di berikan ke agra,aku berharap agra suka bubur buatan ku ini,bukan sepenuhnya buatas aku sih hehe.


“aga ini makan buburnya”ucapku.


“aduh! la,tangan aga sakit gara gara tadi posisi tidurnya salah,suapin aga ya la”ucap agra yang memasang muka manja.


“hmm bilang aja kalau mau di suapin”ucapku yang sambil menatap tajam agra.


“hehe iya la,makasih ya”ucap agra yang terlihat malu.


Aku pun menyuapi agra bubur,ntahlah aku merasa begitu senang bisa menyuapi agra,agra yang begitu dingin dan cuek ke orang lain,mengapa denganku dia terlihat berbeda,dia memperlakukanku sangat beda dengan orang lain,walau terkadang sikap agra berubah ubah,tapi setiap kali di dekatnya,aku merasa nyaman dan aman,aku selalu berharap suatu saat nanti agra tau perasanku untuknya dan dia pun punya perasaan yang sama untukku.


“oke aga,buburnya udah abis ya,anak pintar”ucapku yang sedikit mengejek agra sambil mengelus rambutnya.


“aga bukan anak kecil la”ucap agra sambil memasang wajah jutek.


“becanda ga,kalau gitu minum obatnya”ucapku sambil memberikan obat pada agra.


“oke la aga minum”ucap agra yang langsung meminum obatnya.


“nah sekarang kamu istirahat ya ga,aku mau pamit pulang dulu kalau gitu”ucapku.


“bentar la”ucap agra yang menahanku pulang sambil memegang tanganku.


“i-iya ga?”tanyaku yang sangat deg deg an karena agra menahanku pulang.


“la,temenin aga dulu bentar,sampe aga tidur,oh iya sekalian bacain novel ya plis”ucap agra yang memohon seperti anak kecil minta beli permen haha.


“hmmm oke deh ga,kalau gitu lepasin tangan aku”ucapku.


“ngga la,nanti aga takut kamu kabur”ucap agra yang terlihat seperti takut aku pergi.


“terus gimana cara aku baca?agra ferdiansyah?”ucapku yang sedikit memasang muka sinis pada agra.


“kan bisa megang buku pake satu tangan,lagian baca kan pake mata”ucap agra yang kekeh.


“oke agra ferdiansyah,sekarang silhkan tidur”ucapku yang meredam emosi.


Agra berbaring di kasurnya,aku duduk di bangku sebelah kasur agra untuk membacakan agra novel,saat 15 menit aku membaca agra sudah tertidur,dia benar benar memegang tanganku sampe ketiduran,rasanya peluang aku dekat denan agra semakin dekat,aku sangat senang akhirnya rindu ku terbalaskan.


Tak lama dari itu,ibu agra mendekatiku.


“nak,ini udah larut pasti kamu cape,mamah kamu juga pasti khawatir kamu pulang terlalu malam “ucap ibu agra dengan sangat pelan.


“iya ibu,kalau gitu lala izin pulang ya”ucapku yang pelan juga karena takut membangunkan agra.


Aku dan ibu agra pun keluar dari kamar agra.


“nak,makasih banget ya,kamu udah mau nemenin aga,maaf ya sayang kalau aga ngerepootin kamu termasuk ibu juga”ucap ibu agra dengan sangat lembut.


“gapapa ko bu,lala malah seneng bisa kesini,kalau gitu lala pulang dulu ya bu,pak supir udah nunggu”ucapku.


“iya nak,hati hati ya,salamin kemamah sama papah kamu”ucap ibu agra sambil mengelus rambutku.


“iya ibu lala pamit,assalamualaikum”ucapku.

__ADS_1


“iya nak,waalaikum salam”ucap ibu agra.


Aku merasa sangat lega karena telah melihat agra hari ini,aku berharap agra besok bisa masuk sekolah,karena ga ada agra aku benar benar merasa sepi,get well son agra!.


__ADS_2