
“la tunggu,jangan pergi la”ucap adit yang terus mengejar di belakang.
“pergi lo!gue gamau liat muka lo lagi!gue benci!”ucapku smbil terus berlari dan menangis,tapi yang aku pertanyakan kenapa adit ga ikit nyusul?
“la,aga mohon la,berhenti dulu la,ini hujan la,kita neduh dulu sambil bicarain ini la aga mohon”teriak agra yang terus mengejarku.
“gak mau!gue males liat muka lo lagi!”ucapku tanpa melihat ke belakang.
“arghhhhh,tolongin aga la”ucap agra yang terdengar kesakitan.
Aku pun langsung menhentikan langkahku dan melihat ke belakang”aga!!!!!”teriak ku yang langsung berlari menghampiri agra yang terlihat kesakitan sambil memegang kepalanya.
“aga,mana yang sakit?ga?ayo kita ke dokter?aduhhh ini gimana!!!hiks”ucapku sambil menangis khawatir,tapi tiba tiba…
GREPP
Agra tiba tiba membawaku kedalam pelukannya,aku benar benar kaget,kenapa aku merasa nyaman dengan pelukan itu?kenapa aku benar benar tidak memberontak saat agra memelukku?apa benar,aku sangat mencintai agra?
“la,tetep ada di pelukan aga kaya gini,aga gamau kehilangan kamu la”ucap agra sambil memeluk erat.
“ga,ayo kita ke rumah sakit”ucapku yang melepas pelukan agra dan sadar kalau tadi dia keskitan.
“ngga la,aga bohong soal sakit tadi,aga cuman mau kalau kamu berhenti lari lari,terlebih lagi ini hujan deras la”ucap agra yang terlihat sangat khawatir.
“oh jadi lo cuman pura pura?gue gamau liat muka lo agra!”ucapku dengan nada tinggi dan memasang muka marah.
“aga mohon la,dengerin aga sekali aja”rengek agra sambil memegang tanganku.
“oke gue kasih 1 menit,cepetan”ucapku dingin
“emm la,aga cinta kamu”ucap agra sambil berkaca kaca.
Seketika tubuhku membeku,bukan hanya pengakuan agra saja yang membuatku terkejut,tetapi aku juga merasa aneh dengan pemikiran agra,bukannya dia udah nembak ka sisca ya?tapi kenapa agra berani beraninya kaya gitu.
“agra! Lo sadar ga sih?! lo ituh udah punya ka sisca!”ucapku dengan nada tinggi dan bentakan.
“la dengerin aga dulu,kamu salah paham la sebenernya waktu itu aga nyamperin ka sisca,ka sisca udah tau kalau aga mau nembak kamu la,cuman aga ga bisa caranya,karena aga gak berpengalaman la,akhirnya ka sisca bantuin aga”ucap aga yang menceritakan semuanya sambil memegang tanganku dan memasang muka melas “jadi gitu la…..kamu percayakan sama aga?”sambung agra tetap di posisi awal.
“hmmm,j-jadi kamu ngga p-pacaran sama ka sisca?”tanya ku yang gugup dan masih mencerna semuanya.
Agra pun terkekeh pelan,”ngga la,kamu salah faham,waktu aga mau jelasin,kamu malah kabur gitu aja,hmmm la,jadi gimana?kamu mau kan jadi pacar aga?”ucap agra sabil memegang kedua pipiku.
__ADS_1
”nggak”
“la,hmmm aga udah terlambat ya?”ucap agra yang langsung melepaskan tautan tangannya pada pipiku dan terlihat lemas.
“ngga mungkin nolak maksudnya”ucapku sambil tertunduk malu.
“beneran la?! I love you la!”ucap agra yang kegirangan dan langsung memelukku erat.
Benar benar momen yang indah,akhirnya aku tidak menyangka agra akan nembak aku,ini seperti mimpi,sampai ampai aku dan agra tidk sadar,kalau kami berdua sedang diam di tengah hujan.
“i love you too aga,eh ga kita neduh yu”ucapku sambil melepaskan pelukan dan langsung menarik agra ke warung untuk meneduh.
“la,kamu mau minum the anget ngga?aga pesnin ya?”tanya agra sambil memegang tanganku agar tetap hangat.
“iya aga,aku mau tapi aga juga ya”jawabku.
“iya la siap,aga pesenin sekarang”agra pun langsung memesan teh ke ibu warung.
Aku menunggu agra di bangku kayu yang ada di warung,hmmmm walaupun aku kedinginan karena hujan,aku sangat bahagia,tidak bisa di ucapkan dengan kata kata.
“la ini minum”ucap agra yang langsung duduk di sebelahku dan membuyarkan lamunanku.
“eh iya ga,makasih ya”ucapku sambil meraih teh hangat dari agra.
Suasana hening pun melanda,kami hanya memperhatikan hujan yang turun,entah aku dan agra tidak ada yang memulai obrolan,kami fokus pada lamuna masing masing sambil meminum teh panas.
Akhirnya agra membuka obrolan untuk memecahkan keheningan “la,hujannya udah berhenti nih,kita pulang yu,lagian ini udah jam 9 malem,pasti mamah kamu khawatir nanti”ajak agra.
“iya ga hayu”ucapku.
Ita pun berjalan menuju parkiran dan langsung pergi,jalanan malam yang indah,di temani rintik hujan yang membuat suasana semakin hangat,dan lampu lampu di jalan yang menghiasi malam,membuat perjalan semakin terasa berkesan,di tambah agraku sekarang benar benar jadi milikku.
“la,udah nyampe,maaf ya la,aga gak bisa anter sampe rumah,ibu aga udah nelepon terus dari tadi,maaf ya sekali lagi”ucap agra yang memasang muka tidak enak.
“gapapa aga,kamu juga harus cepet cepet pulang dan istirahat”ucapku yang meyakinkan agra dan di akhiri dengan senyuman.
“oke deh la,sampein salam dan maaf aku ke mama dan papah kamu ya”ucap agra.
“iya ga siap,aku masuk dulu ya ga”ucapku sambil melambaikan tangan dan segera masuk.
TOKTOKTOK (suara ketukan pintu}.
__ADS_1
“mamah,kaka pulang”ucapku sambil terus mengetuk pintu.
CEKLEK (suara orang membuka pintu)
“sayang,kamu kenapa basah kuyup kaya gini?kamu gapapa sayang?”ucap mamah khawatir.
“emmm ngga ko mah”ucapku sambil tersenyum.
“eh sayang,ngomong ngomong kamu kenapa sunyam senyum sendiri?”ucap mamah sambil memicingkan matanyanya curiga.
“nanti kaka cerita mah,kaka mau ganti baju dulu ya,eh iya papah sama clara mana mah?”tanyaku.
“papah lembur di kantor sayang,pulangnya pasti jam sebelasan,kalau clara dia udah tidur duluan.
Jawab mamah.
“ooo,iya mah kalau gitu kaka ganti baju dulu ya”ucapku.
“iya sayang,cepet gih”ucap mamah.
Aku pun langsung bersih bersih dan ganti baju,rasanya aku gak sabar buat cerita ke mamah soal ini,setelah selesai,aku langsung lari ke ruang keluarga untu menemui mamah.
“mamah”ucapku sambil memeluk mamah yang sedang duduk di kursi sambil menonton tv.
“yaampun kaka,ada apa sih mamah kaget banget tau ga”ucap mamah sambil memasang muka kagetnya.
Aku pun melepaskan pelukan “mam tau ngga?hari ini aku seneng banget”ucapku sambil tersenyum malu.
“wah iya sayang?apa penyebab kamu bahagia?coba cerita ke mamah”ucap mamah yang sangat antusias mendengarku.
“emmm aku di tembak agra buat jadi pacarnya,dan sekarang kita pacaran mam”ucapku bahagia.
“sayanggggg,selamat yaaa,mamah seneng banget”ucap mamah yang terlihat bhagia mendengar ini dan langsung memelukku.
Tiba tiba mamah melepas pelukannya”eh sayang tadi adit pamit pulang ke jakarta”ucap mamah.
“yaampun! Kaka lupa,malah ninggalin adit,astaga!!!!!”ucapku sambil mengacak ngacak rambutku frustasi.
“emm sayang,lebih baik kamu minta maaf gih sama adit,mamah tau banget perasaanya sekarang,kamu pasti ngerti kan sayang?”ucap mamah sambil menepuk bahu ku.
Aku pun menghela nafas”iya mam,besok kaka bilang sama adit”ucapku yang langsung di balas anggukan dan senyuman oleh mamah.
__ADS_1
Dit,maafin aku ya,tapi bagaimana pun jujur saja,kamu yang paling baik untukku,kamu selalu menjagaku dan menjadi pemadam kebakaran untukku disaat aku dalam bahaya,dit….sorry.