
Aku memperhatikan agra yang sedang menjelaskan soal matematika,tapi tiba tiba pandangan ku ter alihkan,aku malah menatap wajah agra yang sedang menjelaskan,dia terlihat sangat cocok menjadi guru,cara menjelaskannya yang detail dan perlahan benar benar sangat bagus.
Agra tiba tiba melirik ku
“hei la,liat buku bukan liat aga”(tegur agra).
“apasih aga,siapa yang liat aga,gr banget”(jawabku yang begitu malu karena ketauan agra).
“alah jangan bohong kamu,muka kamu merah gitu,malu ya,hahahahha”(ucap agra yang mengejekku sambil tertawa).
“ih aga apaan sih,udah ah jangan di bahas lagi,eh iya ga,jadi kan pulang sekolah kita bikin vidio tugas seni”(ucapku yang mengalihkan topik).
“iya hayu la,kita bikin vidio di taman aja ya”(jawab agra).
“eh jangan deng ga,lusa aja ya,kamu keliatan pucet gitu”(ucapku).
“gapapa la,aga gak kenapa napa ko lagian”(ucap aga yang meyakinkan ku).
“eum oke deh kalau aga kuat”(jawabku).
“oke,nanti pulangnya aga tunggu ya di parkiran”(ucap agra).
“Woke gaa” jawabku.
Tak terasa jam istirahat tiba,aku mengajak naina dan putri untuk ke kantin seperti biasa,kita ber tiga menuju kantin,tapi ketika di perjalanan menuju kantin ada kelompok centil yang menghalangi jalanku dan temanku,heum,gak aneh lagi,eh iya kelompok orang centil itu ada 3 orang, pertama, sisca si ketua geng dan kedua temannya yang bernama raisa dan nisa,mereka itu kaka kelas ku disekolah.
“Heh lo,beraninya ya lo deket deket sama agra,agra itu milik gue”ucap Sisca si ketua geng yang tiba tiba mendorongku.
“Eh ka apaan maksudnya” tegur putri ke ka sisca.
“Eh lu diem aja bocah”ucap ka raisa kepada putri.
“ka,apaan sih,aku gaada hubungan ko sama agra”ucapku ke ka sisca.
“diem ya lu,emang gue gatau,lo itu suka kan sama agra ngaku aja”jawab ka sisca yang mendorong ku lagi sampai sampai aku terjatuh,tapi ada seseorang yang nahan aku dari belakang,akupun noleh ke belakang, ternyata itu agra.
__ADS_1
“la,kamu gapapa kan?”tanya agra yang terlihat khawatir.
“ngga ko ga”jawabku.
Ka sisca ga suka ngeliatnya,apalagi waktu agra nolongin aku,dia terlihat kesal,ga lama dari itu agra nyamperin ka sisca.
“ka,apaan sih maksudnya,ko kaka dorong kaila kaya gitu”tanya agra ke ka sisca yang terlihat kesal.
“agra,jangan salah faham ya,itu kaila yang duluan”jawab ka sisca.
“alah ka,agra denger sendiri ko,dan liat sendiri,emang kenapa kalau kaila suka sama agra,agra juga suka ko sama kaila”ucap agra yang tiba tiba memegang tangan ku,aku terdiam gabisa mengucapkan kata kata,aku begitu terkejut sama omongan agra,teman temanku pun sama mereka terlihat kaget tanpa mengatakan apa apa.
Ka sisca terlihat sangat kesal dan marah ketika dia mendengar ucapan agra.
“Awas ya lo!” Ucap ka sisca sambil menunjuk padaku dan pergi.
Agra melepas tanganku,dia terlihat malu dan canggung ketika menatapku.
“maaf ya la,aku terpaksa ngomong kaya gitu,supaya dia ga ganggu kamu lagi”ucap agra yang tak berani menatap mataku.
“Okey la,kalau gitu aga mau ke kantin dulu ya”ucap agra.
Aku menjawabnya dengan anggukan,teman teman ku yang masih ga percaya agra bicara seperti itu.
“wah wah wah,sepertinya dia beneran suka sama kamu”kata naina sambil menggodaku.
“eh udahlah hayu kita ke kantin aku lapar keburu masuk”ucapku yang mengalihkan topik.
“yasudah deh ayo”jawab naina dan putri.
Kita pun menuju kantin,saat sampai di kantin seperti biasa kita duduk di kursi paling pojok.
“Eh iya,kamu sama agra ko bisa deket gitu sih,padahal kan agra orangnya cuek banget la” tanya naina.
“gak lah,aku ga sedekat itu lagian,udah lah jangan di bahas lagi,cepet makan nanti jam istirahat habis baru tau rasa”jawabku yang mengalihkan pembicaraan.
__ADS_1
Tak terasa waktu istirahat habis,kami pun langsung menuju kelas,jam pelajaran di mulai,huft,kali ini adalah pelajaran bahasa indonesia,seperti biasa pelajaran ini membuatku ngantuk.
Waktu menunjukan pukul 12.00 ,bel pulang akhirnya berbunyi.
“Kai,main yu”ajak putri.
‘Yah maaf gaes,aku udah janjian sama agra bikin vidio yang tugas seni itu”jawabku.
“eem agra lagi nihh”ucap naina yang lagi lagi menggodaku.
“udah ya gaes, aku duluan kasian agra takut nunggu”ucapku.
“Iyaaa,hati hati laa”ucap naina dan putri.
Aku berjalan menuju parkiran,ternyata agra sudah ada di situ menungguku.
“maaf aga,kamu nunggu lama ya?”ucapku.
“Ngga ko sans aja la,kalo gitu ayo kita berangkat sekarang keburu hujan”ucap agra.
Kita pun berangkat ke taman,setelah sampai di taman aku dan agra duduk di tangga taman,kita akan mulai membuat vidio,tapi sangat di sayangkan cuaca hari ini mendung.
“bentar ya la,aga ambil gitarnya dulu di mobil”ucap Agra.
Aku menjawabnya dengan mengangguk,tak lama dari itu,agra membawa 2 gitar,karena aku gak punya hehehe,jadinya aku pinjam punya agra,soalnya dia pecinta musik dan punya hobi main gitar.
“ini la,gitarnya”ucap agra.
“aga,aku gabisa mainnya”ucapku.
“gapapa,aga bakalan ajarin ko”.
“Makasih agaa”ucapku sambil tersenyum.
Aga mengajariku,yang pertama dia ajarkan padaku adalah chord c,dia sangat sabar mengajariku sampai aku bisa memainkan akord c.
__ADS_1