
Acara resepsi sudah selesai waktu menunjukan pukul 11 malam,tiara merasa sangat lelah.Semua tamu undangan dan keluarga wijaya sudah kembali kerumah masing-masing,tinggalah tiara adit rey mama dan papa.
sambil mengelus pundak tiara "sayang mama papa dan rey pulang dulu ya"sahut mama
"iya ma hati -hati ya ma pa ka rey"
"selamat berbulan madu ya sayangnya mama"
Adit dan rey saling bertatapan sinis,karena rey tau malam ini adit akan kembali kepada kesya.
"ma kenapa tiara tidak ikut pulang saja,lagi pula bulan madu bisa dirumahkan"kata rey
"ya ampun rey,biarkan saja tiara dan adit menginap dihotel ini beberapa hari.mudah-mudahan saja pulang bawa kabar gembira,iya kan pa"
"iya ma,papa sudah ga sabar pengen gendong cucu"
"adit bawa tiara ke kamar hotel biarkan tiara istirahat"sahut mama
mama papa dan rey keluar dari hotel mereka kembali kerumah.
Tiara dan adit masuk kekamar hotel,adit merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur sedangkan tiara masuk toilet membersihkan diri dan makeup yang masih menempel,saat keluar dari toilet dilihatnya adit sudah tertidur "mungkin ka adit lelah"
__ADS_1
Tiara memandangi adit begitu lama "apakah ini mimpi,lelaki yang sangat cuek ini jadi suami tiara"batin tiara
saat tiara masih memandangi adit,adit terbangun dan terkejut bukan karena kaget melihat tiara melainkan adit lupa kalau malam ini adit akan kembali kepada kesya.
Adit bangun lalu mengambil hp di atas nakas dan hendak pergi keluar kamar "ka adit mau kemana ini sudah malam ka"
"malam ini aku akan menemui kesya"
"tapi ini sudah malam ka kenapa tidak besok saja"sahut tiara dengan nada yang gelisah
"aku akan bermalam dengan kekasihku,istriku sayang"
"maksud ka adit apa?"
Tiara berlari kearah pintu merentangkan kedua tangannya,berniat menghalangi adit"aku tidak akan membiarkan ka adit keluar"teriak tiara
Adit berjalan mendekati tiara,tiara berjalan mundur sampai badannya menempel dipintu.
"jangan mengaturku tiara,aku berhak pergi kemana pun aku mau"
"jangan seperti ini ka,aku tau kaka tidak mencintai tiara tapi tolong hargai pernikahan ini hargai mama dan papa"
__ADS_1
"minggir atau aku akan bersikap kasar,cepat"
tiara mengeserkan badannya dan adit pun dengan cepat keluar dari kamar hotel.Adit berjalan dengan tergesa-gesa sedangkan tiara mengikuti adit dari belakang.
Tok tok
Adit mengetuk pintu kamar hotel yang ditempati kesya,tidak menunggu lama kesya membuka pintu "kenapa lama sekali sayang,aku menunggumu"kesya melingkarkan tangannya dileher adit mengecup bibirnya,dari kejauhan tiara melihat dua insan yang sedang bermesraan tanpa terasa air mata pun jatuh,kedua insan itu pun masuk kedalam kamar hotel,sedangkan tiara berjalan kembali kekamar dengan langkah yang gontai sesampainya dikamar tiara menelungkupkan badannya diatas kasur menangis sejadi-jadinya
"kamu jahat ka,tega kamu melakukan ini sama aku"
Tiara menangis semalaman,membayangkan seharusnya dialah yang bahagia,seharusnya tiara lah yang berada disampingnya bukan wanita lain,karena kelelahan menangis Tiara tertidur pulas.
Keesokan paginya tiara terbangun,dia duduk ditepi ranjang tubuhnya terasa remuk dan hatinya begitu hancur.
Terdengar suara pintu terbuka ternyata adit,dia masuk kedalam melihat tiara sedang duduk ditepi tempat tidur pandangannya mengarah ke jendela,tiara pura-pura tidak melihat adit hatinya begitu sakit.
"cepatlah mandi aku tunggu dbawah kita breakfast"
tiara acuh tidak mendengar apa yang diucapkan adit
"apa perlu aku menggendongmu kekamar mandi atau aku mandikan sekalian"
__ADS_1
semangatin author dong ditunggu boom likenya ya jangan lupa votenya juga hehe