
Sejak kecil tiara memang tidak sekolah di sekolah umum,tapi homeschooling karena papanya sangat menjaga dan melindungi tiara,Andri Mahesa takut bila tiara disakiti oleh saudara kembarnya,karena tiara adalah pewaris dari XX group.
Hari ini nyonya wijaya membawa guru privat untuk tiara,diusia 16 tahun bila sekolah di sekolah umum sudah kelas 2 SMA,tiara sangat bahagia apalagi Rey selalu menemaninya.
Hari-hari dilalui penuh kebahagiaan om,tantedan rey sangat menyayangi tiara,berbeda dengan Adit yang selalu bersikap dingin,cuek kepada tiara.
Tak terasa sudah 1 tahun tiara tinggal di keluarga Wijaya,atas paksaan mereka tiara pun memanggil mereka dengan sebutan mama dan papa.Semakin hari tiara semakin cantik,hari ini tiara diajak rey keluar rumah.
"kita mau kemana ka rey"tanya tiara
"kaka mau ajak tiara jalan-jalan,tiap hari adikku ini diam dirumah pasti bosan"
"iya ka,oya ka rey tiara mau tanya.kenapa ya kak adit kaya yang ga suka sama tiara dari awal tiara tinggal disini ka adit ga pernah sedikitpun tersenyum atau berbicara,ka adit benci ya sama tiara"
"ka adit emang gitu sifatnya cuek tapi hatinya baik ko"jawab rey
Rey mengajak Tiara ke Mall,senyum bahagia terpancar diwajah tiara,"kak udah lama banget tiara ga keluar rumah,kalo pun keluar rumah harus sama papa mama,itupun jarang banget"
"om sama tante kan sayang banget ma anaknya makanya om andri ga mau tiara sampe kenapa2 tau sendiri kan"
"hmm iya juga sih ka,oya ka kita makan yu tiara laper"
rey membawa tiara masuk ke restoran jepang,dan memesan beberapa menu favorit.tanpa mereka sadari Adit ada di restoran tersebut mengadakan pertemuan dengan client sekaligus makan siang,adit memperhatikan tiara yang asyik ngobrol dengan rey.Ya adit sadari tiara gadis yang sangat cantik,tapi adit sangat sulit beradaptasi dengan perempuan,hanya ada satu wanita yang selalu tersimpan dihatinya,Kesya
Adit masih terus memperhatikan tiara,tapi seseorang menepuk pundaknya."apa yang sedang bapak pikirkan?"tanya client yang baru datang dari toilet.
"tidak ada pak rusman,o ya bagaimana dengan pembicaraan kita tadi apa bapak bersedia bekerja sama dengan Wijaya group"
"ya saya sangat antusias,saya berharap perusahaan saya terbantu dengan modal yang akan pak Adit berikan"
setelah pak rusman menandatangani perjanjian,pak rusman pamit undur diri.tinggallah adit yang masih duduk,mata adit mencari keberadaan tiara tp ternyata tiara dan rey sudah keluar dari restoran tersebut.
__ADS_1
Adit kembali kekantor,dia duduk dikursi kebesarannya saat ini adit menjabat sebagai wakil direktur,karena papanya lah Direktur utama Wijaya group.Adit menyandarkan punggungnya dan melihat keatas sambil melamun dia teringat dengan Tiara,kenapa gadis itu semakin hari semakin cantik,adit tersadar dari lamunannya "ah apa yang aku pikirkan anak kecil yang manja itu"
tiba-tiba adit teringat dengan Kesya wanita yang sangat dicintainya itu.
Kesya adalah mantan kekasih Adit mereka menjalin hubungan lumayan lama 5tahun dr sejak duduk dibangku kuliah,tapi kesya lebih memilih menikah dengan laki-laki yang dijodohkan oleh orangtuanya,lelaki yang kaya raya dan sudah mapan,sedangkan adit saat itu belum menjadi apa-apa bahkan belum masuk keperusahaan papanya.
Malam hari Tiara terbangun dari tidurnya dia keluar kamar hendak kedapur mengambil air minum,saat sudah sampai di dapur tiara kaget karena ada adit sedang duduk sambil memegang gelas berisi air putih,ya adit pun sama merasa kehausan,adit menoleh melihat tiara diam mematung."sedang apa kau disitu"
"hmm ka adit,tiara mau ambil air minum ka"
tiara berjalan melewati adit,aroma tubuh tiara tercium oleh adit,wangi apalagi tiara memakai baju tidur dress selutut,adit menelan salivanya,dia beranjak dari duduknya lalu pergi ke kamar.Tiara yg sedang mengambil air pun menoleh "ka adit kenapa selalu berbicara ketus"batin tiara
Keesokan harinya tiara keluar kamar hendak sarapan saat membuka pintu berbarengan dengan adit keluar dari kamar,adit dan tiara bertatapan,tiara ingin menyapa tapi adit langsung pergi turun kebawah untuk sarapan."kenapa ka adit selalu cuek,beda dengan ka rey"batin tiara
Nyonya Wijaya sudah menyiapkan menu untuk sarapan spesial,satu keluarga mulai melahap makannanya tanpa ada yg berbicara satu pun,tapi nyonya wijaya mulai mencairkan suasana."adit sayang bagaimana urusan dikantor apa berjalan baik nak"
"ya ma alhamdulillah"
"oh ya kapan kamu mau kenalin mama sama calon mantu mama"
"ma adit masih belum mau nikah"
"sayang usiamu sudah 27tahun sudah pantas untuk menikah iya kan pa"
"iya adit papa juga sudah pengen punya cucu,lagi pula papa sebentar lagi pensiun semua urusan perusahaan kamu yang akan handle"
"sayang mama ngerti kamu masih memikirkan Kesya,tapi kan dia sudah menikah sudah punya kehidupannya sendiri"tegas mama
"ma sudahlah mungkin ka adit lagi fokus sama kerjaannya,kalo sudah ada calonnya juga tar dibawa kesini iya kan ka"kata rey
tiara yg mendengarkan hanya menunduk melahap makanannya.
__ADS_1
"ya sudah mama juga gakan tanyakan lagi,tapi bila dalam waktu dekat ini mama masih belum mendengar kamu punya kekasih,mama mau jodohkan kamu dengan wanita pilihan mama,iya kan pa"
papa hanya mengangguk,adit berdiri lalu pamit beranjak keluar rumah,adit merasa kesal karena terus saja ditanyakan soal pendamping,adit melajukan mobilnya kencang pergi kekantor.
Sesampainya dikantor adit masuk keruangannya hari ini benar- benar tidak fokus,mama akan menjodohkannya dengan siapa?"aaah"adit frustasi
Tok tok
suara pintu diketuk dari luar
"masuk,ada apa lucky?oya hari ini jadwalku bertemu dengan client tolong persiapkan berkasnya"
"baik pak,untuk berkasnya sudah saya persiapkan,dan nona Kesya pulang ke Indonesia pak"
adit terkejut ada perasaan bahagia karena bisa melihat wanita yang sangat dicintainya.
"apa dia pulang bersama suaminya"
"tidak pak,sepertinya nona kesya ada keperluan dia membuka butik di kota X"
"oh ya terima kasih infonya lucky"
Raut wajah bahagia terpancar,adit senyum-senyum sendiri.Dia ingin sekali menemui Kesya,adit sangat merindukannya.
"Aku akan merebutmu kembali Kesya"batin adit
Hari ini wisuda Rey,rey sangat bahagia karena cita-citanya menjadi seorang dokter segera terwujud,dihadiri Pak wijaya,istrinya dan tiara,sedangkan adit sibuk dengan pekerjaannya di perusahaan Wijaya group.
Rey memperhatikan tiara" ya tuhan adik kecilku ini cantik sekali"batin rey
rey memang menyukai tiara sejak tiara datang dikeluarga Wijaya,tapi rey tidak berani untuk mengatakan kepada mama papanya rey menunggu waktu yang tepat,dia ingin menyelesaikan kuliahnya menjadi dokter lalu melamar tiara,bayangan pernikahan bersama tiara sudah diimpikan,"tinggal selangkah lagi,aku akan melamarmu tiara sayangku"batin rey
__ADS_1
tiara hanya tersenyum ketika rey memperhatikannya.
like ya biar authornya semangat