
Hari ini adalah hari ulang tahun adikku yang ke 2 tahun. Dia sudah bisa berbicara walaupun masih belum sempurna seperti kita.
Malam harinya kami berkumpul bersama keluarga, sambil menunggu orang yang datang aku sama adikku bermain di teras rumah sambil menaiki kuda-kudaan karet.
Karena di depan rumah, banyak pohon pisang yang lumayan lebat, tiba-tiba adikku melambai ke arah pohon pisang, sambil berkata "hai".
Aku pun heran jadi bertanya-tanya sendiri, dia memanggil siapa? karena penasaran jadi ku tanya" kamu manggil siapa dek?" kataku.
" Itu ada hatu" katanya, mungkin maksudnya hantu. Tiba-tiba bulu kudukku merinding dan aku jadi takut, aku pun bergegas masuk kedalam rumah saking takutnya dia masih diteras rumah ku tinggal sendiri.
Akupun memberi tahu kepada Mamak sama Ayah. Mereka cuma tertawa, yaa mungkin benar dia melihat hantu mana ada anak kecil yang berbohong kalo memang dia benar melihat.
__ADS_1
Tak lama datanglah nenek, kakek, sama yang lainnya lalu masuk kedalam rumah bersama adikku. Ternyata adikku masih di teras rumah mungkin dia masih berbicara sama hantu tadi. Hiii aku jadi merinding sendiri kalo keingat.
Hari pun sudah jam setengah 11 malam, dan yang lain sudah pulang kerumah masing-masing. Kami segera membersihkan bekas piring habis makan-makan tadi, setelah selesai kami segera tidur.
Aku tidur sendiri dikamar depan sebelah ruang tamu, sedangkan adikku tidur sama mamak dan ayah. Tapi gak tau kenapa mata gak mau di ajak kompromi buat tidur.
Sambil menunggu mata ngantuk akhirnya ku putuskan untuk membuka yutub, tak lama mata pun terpejam.
Setelah melihat kiri dan kanan aku melihat ada anak kecil bersembunyi di dekat pohon pisang depan rumah ku. Tiba-tiba dia berjalan mendekat ke arah ku, matanya merah, telinganya panjang, kepalanya botak, dan dia sudah ada di depan ku. Lalu dia mencekik leher ku sampai aku susah bernapas, mau teriak tapi susah rasanya.
" Aakkkhh akkhh tooong toong" cuma itu yang bisa aku ucapkan. Napas ku sudah di ujung tanduk rasanya dan tiba-tiba aku terbangun dari mimpiku, dengan napas yang tersenggal aku mencoba tenang. Keringat bercucuran seperti habis mandi.
__ADS_1
Sakit sekali rasanya tenggorokan ku seperti orang habis berlari jauh, setelah sedikit tenang aku ke dapur mengambil air minum. Jam sudah menunjukkan pukul 4 subuh. Lalu aku kembali tidur.
Paginya aku kesiangan bangun, karena tadi jam 4 aku kebangun gara-gara mimpi ku tadi. Aku langsung mandi dan bergegas ke sekolah lalu diantar oleh mamak.
Siang pukul 1 aku sudah pulang sekolah, pulangnya berjalan sama teman-teman sekolah. Sampainya dirumah adikku sedang tidur, tapi syukurlah dia tidak sakit sebab semalam dia melihat hantu. Biasanya dia langsung sakit apalagi kalo dia kaget.
Aku menuju ke dapur untuk makan siang sebab di sekolah aku jarang membeli makanan, jajan di sekolah cuma beli es sama gorengan. Setelah makan aku segera mencuci piring kotor sisa aku makan tadi, dan langsung ke kamar istirahat. cape rasanya.
Malam nya pun aku membuat tugas dari sekolah untuk di kumpul besok, lalu ikut bergabung dengan ayah, mamak sama adikku membuka kado semalam dari keluarga Ku.
Isinya banyakan boneka sama baju, karena adikku masih kecil jadi banyak yang membelikan baju sama boneka. Lalu aku menuju kamar dan tidur.
__ADS_1