
Apakah Kalian Sudah Membaca Deskripsi Alur Untuk Novel Ini? Jika Belum Silahkan Membaca Terlebih Dahulu Karena Deskripsi Itu Menceritakan Prologue nya・ᴥ・
Di Hamparan Gelap Gulita.
"Hum?"Gumam Vania.
"Akhirnya Sadar Juga Kamu Anak Muda" Ucap Orang Misterius.
"Ah,,,Aku Sudah Mati Bukan?" Ucap Vania Yang Belum Membuka Matanya.
"Buka Lah Mata Mu,Dan Kenapa Kau Berpikir Sudah Mati?" Ucap Orang Misterius Itu Langsung Membuat Vania Membuka Matanya Dan Vania Terkejut.
"Hah?! Kan Aku Sudah Mati! Seharusnya Kamu Adalah Dewa Kematian Bukan?" Ucap Vania Teriaknya Membuat Orang Misterius Itu Tertawa Sebentar.
"Hahaha! Kau Belum Mati Jika Kau Mati Aku Tak Akan Sempat Berbicara Pada Mu,Karena Aku Akan Memberikan Kehidupan Ke-2 Nak" Ucap Orang Misterius Itu Membuat Vania Tercengang Bagaimana Pun Jika Sudah Mendekati Ajal Ya Kita Hanya Harus Menerimanya Tapi Ini Tidak! Ia Di Berikan Kesempatan Hidup Ke-2 Kalinya
"K-kau Serius?" Ucap Vania.
"Tentu Asal Kau Mau Menerima Misi Dari Ku Ini" Ucap Dewa Kematian.
__ADS_1
"Misi Apa , Bicara Lah Dengan Jelas Aku Akan Mendengarkannya" Ucap Vania Dengan Wajah Serius Di Mukanya.
"Ekhem,,,Baiklah,Aku Akan Memberikan Mu Misi Untuk Menjadi Dewi Di Kehidupan Ke-2 Mu Ini,Kamu Harus Berusaha Mencapai Puncak Tertinggi" Ucap Dewa Kematian Membuat Vania Semakin Bingung,Kenapa Harus Menjadi Seorang Dewi Bahkan Asal Usul Vania Sendiri Adalah Manusia.
"Heh,,,Bagaimana Aku Mau Menjadi Dewi? Aku Hanyalah Manusia Biasa!" Ucap Vania Membuat Dewa Kematian Semakin Tersenyum.
"Tenanglah Kau Akan Mengetahuinya Nanti Kau Akan Di Hidupkan Di Tempat Kulivator-kulivator Hebat Berada Dan Alam Yang Penuh Unsur-unsur Element" Ucap Dewa Kematian Malah Semakin Membuat Otak Vania Bingung.
"Apakah Tempat Itu Tempat Penuh Permusuhan? Atau Antah Berantah? Atau Bahkan Tempat Penuh Pertempuhan Darah?" Ucap Vania Dengan Mata Berbinar-binar.
"Hmm(Iya) Kurasa Begitu,Jadi Aku Akan Mengirim Mu Kedunia Itu Tapi Tahun Di Bumi Itu Berbeda Dengan Dunia Itu Karena Aku Akan Mengirim Mu Ke Zaman Kuno
"Aneh! Jujur Itu Lebih Baik Dari Pada Kebohongan! Kau Kan Tau Kebohongan Tak Akan Berlangsung Lama" Ucap Vania Dengan Wajah Kesal.
"Kau Ini,Sama Saja Seperti Dulu!" Ucap Dewa Kematian Membuat Vania Berpikir Apa Maksud Dari 'kau ini sama saja seperti dulu' Vania Hanya Terdiam.
"Ah,,,Maaf Aku Sepertinya Salah Bicara" Ucap Dewa Kematian.
"Tapi Kau Harus Menjaga Rahasia Ini Jangan Sampai Ada Orang Lain Tau,Apalagi Semua Manusia Yang Ada Di Zaman Itu Bahkan Kejam" Ucap Dewa Kematian.
__ADS_1
"Jadi?? Hmm,,,Baiklah Aku Akan Menjaga Rahasia Besar Ini Semasa Aku Hidup" Ucap Vania Seperti Sebuah Sumpah Yang Tak Akan Ia Ingkari.
"Bagus-bagus Aku Akan Memberikan Kamu Sebuah Hadiah Karena Telah Menerima Misi Ini,Hadiah Ini Tak Akan Ada Yang Bisa Melihatnya Dewa Maupun Dewi Sekali Pun" Ucap Dewa Kematian.
"Hm Baiklah" Ucap Vania Singkat Dengan Wajah Datarnya.
Dewa Kematian Pun Memegang 1 Buah Kalung Dan Cincin Yang Akan Di Berikan Kepada Vania.
"Ambilah Ini Jikalau Kau Membutuhkan Segala Sesuatu Untuk Bertahan Hidup Kau Bisa Mengambilnya Dari Dalam Kalung Ini, Dan Untuk Cincin Ini Adalah Cincin Ajaib Tingkat Dewa Kau Hanya Perlu Membayangkan Apa Saja Yang Kau Butuhkan Maka Kau Akan Memilikinya" Ucap Dewa Kematian Panjang Tapi Sangat Detail,Dan Mudah Di Pahami.
"Em,,,Baiklah Cara Menggunakannya Bagaimana?" Ucap Vania Sedikit Bingung Bagaimana Caranya Memakai Kalau Hanya Tau Manfaatnya Saja?.
"Kau Hanya Perlu Menggunakan Darah Saja Untuk Menjadi Pemiliki Dari Kedua Barang Ini" Ucap Dewa Kematian Sambil Tersenyum.
"Baiklah Aku Akan Mencoba" Vania Pun Menggigit Jarinya Dan Dia Meneteskan Darahnya Ke Kedua Barang Itu.Barang Itu Langsung Mengeluarkan Cahaya Yang Bersinar.
"Baiklah Karena Tugas Ku Sudah Selesai Maka Selanjutnya Itu Terserah Padamu" Ucap Dewa Kematian Sambil Tersenyum Dan Berjalan Menjauh,Tapi Tiba-tiba Ia Berhenti Lagi.
"Oh Ya Kau Akan Menjadi Xia He,Dia Sangat Tak Berguna Hingga Ada Yang Meracuninya Tanpa Sebab,Jadi Waspada Lah Pada Penghinaan Mu Itu" Ucap Dewa Kematian.Lalu Pergi Dan Menghilang.Kemudian Vania Juga Tiba-tiba Tak Sadarkan Diri.
__ADS_1