Adventure Of Being A Goddess

Adventure Of Being A Goddess
Bab 9 + Visual Xia He


__ADS_3

Perajurit bayangan itu pun pergi setelah 2 jam melihat Xia He berlatih berkultivasi,Dan ia memberi tahukan junjungannya kalau Xia He tak ada yang mencurigakan dari gerak-geriknya.


Zian pun menuju dengan cepat ke ruang kerja Kaisar Xia Fu.


Zian "Hormat yang mulia kaisar" ucapnya dengan sopan.


Kaisar Xia Fu "Apa kau sudah menyelidiki setiap gerak-geriknya?" ucapnya dengan wajah penasaran.


Zian "Maaf yang mulia,Gerak-gerik Putri Mahkota Xia Fu tidak ada yang mencurigakan,Dia hanya terus berkultivasi selama 2 jam." ucapnya.


Kaisar Xia He "Hm? hanya berkultivasi saja? tidak adakah yang lain" ucapnya.


Zian "Tidak yang mulia Kaisar" ucapnya.


Kaisar Xia Fu "Kalau begitu sudah berapa tingkat kultivasinya?Hem" ucapnya.


Zian "Saya tidak tau yang mulia,saya tidak bisa merasakan auranya" ucapnya.


Kaisar Xia Fu "Hiss~baiklah kau pergi saja dulu" ucapnya sambil mengangkat satu tangannya.Dan Zian pergi meninggalkan ruang kerja kaisar Xia Fu.


Batin Kaisar Xia Fu 'Mungkin saja dia sudah berada di atas tingkatan kondensasi ki 1' Isi batin kaisar Xia Fu.


Di sisi lain Paviliun 'Phoenix'

__ADS_1


Setelah Zian meninggalkan Xia He sendiri,Kini Xia He membayangkan batu roh tingkat menengah,karena yang ia lihat hanya jenis batu roh itu saja.


Ia pun membayangkan 100 butir batu roh tingkat menengah dan berkata.


Xia He "Wow!!bisa-bisa aku mendadak kaya😭walau sudah menjadi kaya!" Serunya membuat orang yang berjalan di sekitar menuju ke paviliun 'Phoenix'.


Tak lain adalah Kakak pertama Xia Chen.


Saat Xia Chen hendak membuka pintu karena suara nyaring yang berasal dari paviliun ini,Xia He mendadak kaget dan mulai memasuki 100 butir batu roh tingkat menengah itu ke dalam kalung.


Batin Xia He 'Astagah!! kenapa seperti ada aura yang tak asing,aku harus cepat simpan semua ini kalau tidak habis sudah!!' Batinnya.


Kreekk~! (Bunyi pintu terbuka)


Xia He "Eh,,,Kakak apa yang kau lakukan di kamar ku?" ucapnya,Tapi isi batinnya adalah 'Huaa~! bikin jantung mau copot saja! Untung dia kakak angkat ku kalau bukan akan ku penggal tuh kepala!' Itulah isi batin Xia He (Vania)


Xia He "Haish kakak,Kau tau aku tidak begitu senang setiap harinya bukan? Kenapa kau mendadak berkata seperti itu?" ucapnya dengan mengeluarkan sedikit genangan air mata(Palsu).


Xia Chen hanya bisa terkekeh kecil lalu berkata "Hiss~ adik ku tersayang plis jangan menangis,Aku tidak mau menanggung akibatnya kau tau bukan?" ucap kakaknya lalu ikut mengeluarkan genangan air mata (Asli).


Batin Xia He hanya terkekeh kecil saat melihat tingkah laku kakak pertamanya pemilik tubuh asli Xia He ini.


Memang di ingatan pemilik tubuh asli Xia He'er ini kakak pertamanya lumayan cengeng kalau adiknya menangis,Ia ikut menangis karena takut ayahnya Kaisar Xia Fu memarahi Kakak pertama Xia Chen.

__ADS_1


Xia He "Haha,,, kakak jangan menangis" ucapnya sambil mengusap air mata palsunya sendiri.


Kemudian ruangan paviliun milik Xia He menjadi hening seketika...Namun Xia He memecahkan keheningannya.


Xia He "Um,,,kakak pertama,Kau sudah berada di tingkatan berapa?" ucapnya.


Xia Chen "Hm? aku berada di tingkatan Pembentukan Dasar 8,Apa kau sudah berfikir untuk tidak menjadi malas lagi hem?" ucapnya.


Xia He "Hehee~ kakak tau dari mana?" ucapnya.


Xia Chen "Tentu saja dari ayahanda" ucapnya.


Xia He "O-owh,Ternyata begitu ya?" ucapnya.


Xia Chen "He-em" gumamnya.


Xia Chen "Jadi kau sudah berada di tingkatan berapa adik ku tersayang?" ucapnya sambil membelai rambut Xia He.


Xia He "Um,,,aku,,,aku berada di tingkatan Kondensasi ki 2 kak" ucapnya yang penuh akting plus berbohong.


Xia Chen yang mendengar adiknya berada di tingkatan Kondensasi ki 2 bangga,Padahal hanya Kondensasi Ki 2😭.


Visual Xia He (Gambaran ini bukan buatan author,Pasti sudah jelas yakhan?)

__ADS_1


Xia He



__ADS_2