
Lanjut...
"Uwaah! Mantap banget" Teriak Xia He dengan antusias.
"Haha! aku tidak akan menyangka akan sebahagia ini,saat membaca buku ini" Senang Xia he.
"Huh! tapi yang membuat ku bingung ini adalah aku ada di benua bagian mana?!" Tanya xia he di benak nya.
"Nama benua-benua dan letak nya saja aku tidak tau!? heh!" Timpal nya di dalam benak nya itu.
Xia he tanpa basa-basi lagi,mulai membaca buku itu sampai halaman 18 dan waktu juga sudah mulai larut malam,xia he menutup buku itu dan meletakan buku itu di dalam kalung nya.
Xia he mengganti pakaian nya dengan baju tidur ala modern,dari dunia nya.
__ADS_1
Malam berganti pagi.
"Hoaaamm~" Xia he yang sedang mengumpulkan kesadaran.Setelah selesai mengumpulkan kesadaran nya,xia he mandi,dan keluar memakai hanfu dengan sulaman bunga peony emas,dengan dandan-an tipis melekat di wajah cantik xia he,dan sedikit riasan kepala yang xia he bayangkan di cincin dimensi nya.
"Hoho! selamat pagi xia he" ucap xia he pada diri nya sendiri,xia he mulai meregangkan otot nya pelan-pelan karena ia memakai hanfu perempuan,apalagi ribet? plus riasan yang ada di kepalanya itu.Tapi untung enteng,kcuali hanfu.
Xia he keluar dari paviliun milik nya,ia memutuskan untuk berjalan-jalan agar dapat menghirup udara segar,tanpa sengaja saat menghirup udara segar xia he melihat seorang pria dengan memakai topeng perak,yang setia melekat di wajah nya.
Xia he yang melihat itu menjadi salah paham,karena merasa iba dengan pria buruk rupa itu ia pun mendekati nya dan berkata.
______________________________________
"Hei! apa yang kau lakukan?!" Itu sontak membuat xia he kaget dengan perlakuan pria itu kepada xia he.
__ADS_1
Tetapi pria yang mendengar ucapan xia he hanya kembali terkekeh kecil.
"Huh!" Dengus kesal xia he,karena ia mau memberontak pun tidak akan bisa!karena pria bertopeng perak itu memiliki tenaga dalam,apalagi tingkatan yang tidak di ketahui.Merasa terpukul xia he hanya bisa menghela nafas dengan kesal,tapi itu dapat di dengar pria bertopeng perak itu.
"Heh.....kesal?" Tanya pria itu dengan nada puas,berhasil membuat xia he kesal plus marah.
"Bagaimana tidak?" Ketus xia he dengan mimik wajah cemberut.
"Hahaha! kau sungguh lucu! siapa suruh kau memandang ku seperti itu tadi" Ucap pria bertopeng perak itu,membuat xia he menyeritkan dahi nya,ia mulai mencerna perkataan pria itu.
Kebetulan saat ia mau berbicara,terpotong oleh suara pria bertopeng pria itu.
"Haih.....sudah lah ,aku merasa terhina wajah tampan ku,di bilang buruk rupa" Ucap pria bertopeng itu dengan lirih dan kesal.
__ADS_1
"Heh! kau memotong pembicaraan ku!" Kesal xia he dengan geram...
Bersambung...