
Seorang gadis terlihat sedang menikmati hembusan angin pagi di taman di kampusnya. ya... gadis itu tak lain adalah Friska. 2 tahun lebih telah berlalu semenjak Ia berpindah jiwa. Friska sudah lulus SMA dengan nilai terbaik. Ia kini berkuliah di universitas yang Ia bangun sendiri. Universitas Bakti Jaya.
Friska pun masih aktif dengan pekerjaannya. Selain seorang CEO di perusahaan ayahnya, ia juga pembunuh bayaran di peringkat ke satu di negara Indonesia yang kemampuannya sudah di akui oleh banyak orang hanya dalam beberapa bulan. hal itu dikarenakan ia selalu mengerjakan misi dengan sangat cepat,bersih, dan tidak meninggalkan jejak apapun. Ia pun mendapatkan julukan The Demon Girl. Tak jarang ia mendapat misi dari luar negri sekalipun ,karena Friska bergabung dengan organisasi pembunuh bayaran yang berpusat di negara Inggris dan sudah menyebar ke beberapa negara termasuk negara Indonesia.
Bell sudah berbunyi kini Friska melangkahkan kakinya menuju kelasnya di fakultas kedokteran. Friska selalu menjadi perhatian di kampusnya karena penampilannya yang cantik dan pintar. Tapi Friska tidak memiliki banyak teman, karena sikapnya yang dingin. Dikampus Friska mendapat julukan Ratu Es karena sikapnya.
Ia hanya memiliki dua sahabat. yaitu Fani dan Fero. mereka pertama kali bertemu saat ulang tahun perusahaan ayahnya Fani yang kebetulan rekan bisnis Friska. Mereka memiliki sifat dingin terhadap orang lain. mereka menunjukkan sikap hangat namun itu hanya untuk kedua sahabatnya, tidak dengan orang lain mereka sering disebut 3F Cold Girl.
"Selamat pagi Friska" Fani
"hmm.. pagi"Friska
"si Fero udah dateng?"Fani
"Udah "ucap Fero yang tiba-tiba muncul dibelakang Fani
"Ya ampun ngagetin aja Lo, kalo jantungan gimana trus mati"kesal Fani
"Kalo mati ya kubur"ucap Fero dengan watados nya
"Sialan Lo"
"Udah ributnya, kelas udah mau mulai" ucap Friska
...****************...
Kini Friska sedang berada di cafe bersama kedua sahabatnya. Friska tau bahwa kedua sahabatnya adalah anggota mafia milik ayah Fero karena Friska selalu menyelidiki orang iraang disekitarnya. tapi kedua sahabatnya tidak tau jika Friska seorang pembunuh bayaran. mereka hanya tau jika Friska seorang CEO
Saat sedang asyik bercanda, Hp Friska berbunyi, saat ia cek ternyata ada misi baru yang harus Friska jalankan. Di organisasi ini, terdapat dua jenis misi. yaitu misi wajib dan misi bebas. Misi wajib biasanya adalah misi yang diberikan oleh ketua organisasi tersebut atau kerabatnya. Para anggota harus menjalankan misi tanpa ada bantahan. sedangkan untuk misi bebas adalah misi yang diberikan oleh orang lain. anggota bebas ingin mengambil misi atau tidak.
__ADS_1
Pada misi kali ini, Friska disuruh untuk menghancurkan geng darah iblis. geng darah iblis adalah sekumpulan orang pengedar narkoba yang berjumlah 50 anggota. Friska pun pamit dan langsung pulang dan bersiap untuk menjalankan misi nanti malam.
"Gue balik duluan ya"Friska
"mau kemana Lo, buru-buru amat"Fero
"Biasa urusan kantor"Friska
"Ia deh, yang jadi CEO mah sibuk"Fani
"yaudah gue pamit ya"Friska
"iya" Fero dan Fani
......................
Dengan 2 katana Friska menebas musuhnya sambil menghindari peluru dan menangkisnya. kini tinggal 1 orang yang tersisa yang merupakan ketua dari geng darah iblis.
"Siapa kau, kenapa kau membantai kami?"Ucap orang itu dengan gemetar
"Ingatlah baik-baik, Orang biasa memanggilku The Demon Girl. Dan Sampaikan salam lu kepada malaikat kematian"
srashh!!
Setelah mengucapkan itu, Friska Langsung memenggal kepala orang itu dengan sangat rapi.
Seperti biasa, Friska langsung masuk kedalam bangunan tersebut untuk memastikan bahwa tidak ada orang dan mengambil apa saja yang membuatnya tertarik sambil memasang bom untuk meledakkan bangunan tersebut. setelah selesai Friska memanggil mobilnya dan masuk kedalam mobil. Setelah itu Friska Langsung tancap gas dan...
Boom!!!
__ADS_1
Boom!!!
Boom!!!
Tiga bom yang Friska pasang pun meledak secara bergantian membuat bangunan yang ada di sana habis tak tersisa.
...****************...
Hari telah berganti. Kini Friska tengah menonton tv berhubung hari ini libur dan ia berangkat ke kantornya siang nanti. Berita tentang Ledakan markas geng darah iblis sudah menyebar. Namun polisi tak mengusut lebih lanjut karena menurut mereka, peristiwa itu adalah aksi balas dendam antara geng mafia. Pemerintah pun secara tidak langsung terbantu dengan musnah nya geng tersebut.
Friska sudah siap dengan baju kerjanya dan berangkat menuju kantornya. Saat di jalan, ia melihat ada perampok di bank. berhubung Friska sedang bosan, Friska pun turun dari mobil lalu berlari kedalam dan tanpa aba-aba Friska langsung menyerang para perampok yang berjumlah 2 dari 3 orang. Friska menghajar perampok dengan sadis hingga terdengar beberapa kali suara tulang yang patah. Perampok yang tersisa pun mengambil satu orang dan dijadikan Sandra.
"Diam ditempat atau dia saya tembak" ancamnya
Friska pun mengangkat tangannya dan melirik ke kakinya yang terdapat pistol milik perampok yang sudah dilumpuhkan. sebenarnya Friska membawa pistolnya sendiri namun ia tak mau membuat polisi curiga. Saat perampok itu lengah, Friska menendang pistol itu keatas dan menangkap nya. dan dengan cepat ia menembak si perampok dan menendangnya hingga tersungkur kebelakang dan menodongkan pistolnya kearah perampok. Semua orang yang ada di sana langsung bertepuk tangan karena tindakan Friska. Polisi pun datang dan mengamankan para perampok. polisi ingin berterima kasih kepada Friska tapi ternyata Friska sudah pergi meninggalkan lokasi.
.
.
.
.
.
.
Terima kasih buat yang udah mampir, Maaf kalau bagian pertarungannya kurang menarik. saya masih pemula😅
__ADS_1