
Akhirnya mereka sampai di penginapan dan Jiang berjalan kepada resepsionis penginapan dan bertanya "bos ada kamar kosong?" resepsionis penginapan menjawab "kapan orang-orang ini masuk?" dan resepsionis penginapan itu berdiri dari tempat duduknya dan mendekati Jiang "anda memiliki penglihatan yang sangat bagus, masih banyak kamar kosong disini, kamar VIP, kamar atas, kamar menengah, kamar umum dan kamar lusuh seperti yang anda lihat..."
...{System}...
1. Check in ke kamar VIP.
hadiah: Eighteen Breaks Of City Character kelas atas tingkat Xuan.
2. Check in ke kamar atas.
__ADS_1
hadiah: Pedang Qingming kelas atas tingkat Huang.
3. Check in ke kamar menengah.
hadiah: poin atribut dasar acak +1.
Jiang berfikir "benar saja aku mendapatkan lebih banyak kesempatan di luar gunung setelah memasuki kota saja aku sudah mendapatkan 2 poin keterampilan" Jiang berbicara kepada resepsionis "3 kamar kelas menengah" resepsionis itu langsung menunjukkan jalannya "baiklah silahkan ikuti saya" saat sampai di depan kamarnya Jiang kembali mendapatkan pilihan oleh sistem
...{System}...
__ADS_1
hadiah: Sweep Across The Army kelas atas tingkat Huang.
2. Hadiahi 2 atau 5 pelat tembaga kecil.
hadiah: poin atribut dasar acak +1.
Jiang langsung memilih pilihan kedua dan memberikan 2 pelat tembaga kepada resepsionis penginapan "kau bisa turun aku akan memanggilmu jika aku butuh sesuatu" resepsionis penginapan menjawab "terimakasih, jika anda butuh sesuatu anda bisa membunyikan bel dan saya akan segera datang" Jiang menjawab "bagus!"
...Spirit +1...
__ADS_1
Ketiga putri kembar itu berteriak "lapor!" Jiang menjawab "mulai sekarang kalian dapat berbicara dengan bebas dan sudah tidak perlu melapor terlebih dahulu" Guisen berkata "bukankah kamar penginapan harusnya sebesar ini? Apakah ini juga kamar penginapan?" sambil mendeskripsikan seberapa besar kamar penginapan yang dia maksudkan, Guilin berkata "apakah ini hukuman dari senior? Kami tidak melakukan kesalahan kan?" Guishui berkata "bagaimana jika tidak ada meja rias dikamar? Bisakah aku meminta ke pelayan nya?" Jiang menjawab "apakah kalian semua pernah pergi keluar sendirian?" Zijin menjawab "ayahku tidak akan pernah membiarkanku pergi keluar sendirian dan dia akan menyuruh kakak laki-lakiku menemaniku ketika aku keluar" Guishui berbicara "kami biasanya pergi menggunakan kereta dan 30 sampai 50 pelayan mengikuti kami" Jiang berfikir "sekelompok wanita muda yang belum berpengalaman di masyarakat... Tidak heran guru mereka ingin menemukan pelindung secara langsung dan dapat dipercaya... Ini sulit" Jiang berbicara "ketika kalian turun gunung kali ini apakah keluarga kalian diam-diam mengirim master untuk melindungi kalian?" Zijin menjawab "mungkin tidak aku tidak memberitahu keluargaku bahwa aku akan turun gunung untuk uji coba kali ini" dan ketiga putri kembar itu juga sama mereka tidak memberitahu keluarga mereka, Jiang berfikir "gadis baik! Bukankah kalian terlalu memberikan kepercayaan besar kepadaku? Jika sesuatu terjadi kepada wanita-wanita ini keluarganya pasti akan datang ke sekte untuk membunuhku!" Jiang berkata "baiklah... Ayo kita makan roti kacang dulu" ketiga putri kembar itu berfikir "yes akhirnya bisa melepas cadar dan memakan sesuatu" ketiga putri kembar itu memakan roti kacang dengan begitu imutnya dan Zijin yang mencoba roti kacang itu kagum dengan rasa dari rotivkacang itu dan menawarkannya kepada Yao "cobalah ini enak!" Yao menjawab "aku tidak mau makan roti yang dia beli" Jiang berkata "junior Yao perjuangan untuk keadilan tidak sesederhana kelihatannya, jika keadilan hanya untuk menarik pedang dan membunuh pedang maka aku juga akan membunuh semua orang yang menindas ku" Yao menjawab "hmph! bukankah itu bagus jika kau menarik pedangmu untuk membantu seseorang ketika kau melihat ketidakadilan?" Jiang menjawab "izinkan aku bertanya bawahan siapa orang-orang itu? Bagaimana cara kita mundur setelah melawan mereka di wilayah mereka? Dan..." sebelum Jiang menyelesaikan kalimatnya Yao meneriaki Jiang dengan perasaan marah "kau berbicara tentang kesalahan! Bukankah kau hanya takut?! Satu orang melakukan sesuatu dan yang lainnya ikut bertanggungjawab apalagi yang akan terjadi padaku ha?!!" Jiang berkata "di dunia kultivator ada orang yang baik sepertimu junior Yao dan kau harus mengerti ada juga orang yang menindas orang lain, jika mereka menemukan praktisi yang mendalam atau bahkan seorang guru yang mendalam datang untuk balas dendam apa yang akan kau lakukan?" Yao menjawab "aku... Aku akan bertarung dengan mereka!" Jiang berkata "pernahkah kamu memikirkan sesuatu? jika kau mengetahui siapa master dibelakang ketiga orang tersebut untuk menyerang atau kau adalah orang dari kota ini...?" Yao langsung menutup telinganya sambil berteriak "aku tidak dengar! Aku tidak dengar! Aku tidak mau dengar!" Jiang berfikir "tampaknya dia sudah sedikit mengerti dan yang tersisa adalah menerima fakta ini secara perlahan"