
Yao mengikuti aroma tersebut sampai di depan sebuah pedagang makanan dan terdiam beberapa saat setelah itu berkata "tidak! Aku keluar untuk menyelidiki bisnis itu bagaimana bisa aku punya waktu untuk makan?" setelah itu Yao kembali berjalan dan ditengah jalan dia melihat seorang nenek-nenek yang sedang duduk di tanah, Yao yang melihat itu langsung datang menghampiri nenek tersebut "nek apakah kau baik-baik saja?" nenek itu menjawab "ahh... Gadis kecil hidup itu sangat berat" nenek itu batuk 3x "uhuk! Uhuk! Uhuk!" Yao menjawab "tidak apa-apa nek jika kau mengalami kesulitan katakan saja padaku, aku akan membantumu!" nenek itu berkata "gadis kecil siapa kau? aku tidak mengenalmu tetapi kenapa kau mau membantuku?" Yao menjawab "nenek... Apa yang anda katakan? Membantu orang tua adalah apa yang harus dilakukan di generasi-generasi saya jadi ayo biarkan saya membersihkan anda terlebih dahulu" Yao membantu nenek itu membersihkan diri dan nenek itu berkata "gadis kecil yang baik hati" Yao bertanya "nek apakah ada sesuatu yang terjadi?" nenek menjawab "haaah... menantu perempuanku tidak memperlakukanku dengan baik akhir-akhir ini, dia bahkan membuatku tidur di gudang kayu saat malam hari dan dia mengetahui bahwa kakiku kesakitan dan berakhir meninggalkan ku sendiri disini sendirian dan aku pikir dia hanya akan memintaku untuk mati" Yao berteriak "keterlaluan! Bagaimana bisa ada orang yang begitu kejam di dunia ini? nenek ayo pergi aku akan pulang bersamamu untuk meminta penjelasan!" nenek menjawab "jangan... Menantu perempuan ku adalah orang yang terkenal, dia sangat kuat!" Yao menjawab "jangan khawatir nenek, menantumu tidak akan menang melawanku" nenek menjawab dengan ragu "ini... Baik dia pasti akan membuka matanya dan juga ini sebabnya aku memanggilmu gadis kecil yang baik" Yao berkata "nanti marahlah lampiaskan semuanya aku akan mendukung nenek" Jiang yang mendengar dari balik bayangan berfikir "tangisan malam adalah hal yang cukup umum, jadi... Ada juga orang bodoh sepertinya yang tertipu..." setelah itu mereka mendatangi rumah nenek tersebut dan sesampainya mereka di depan pintu rumah nenek itu, nenek itu langsung berteriak dan melampiaskan kekesalannya sambil memukul-mukul pintu "keluarlah kau menantu jahat!" ada seorang wanita yang keluar dan berteriak "siapa yang berani mengetuk begitu keras ditengah malam! Aku akan membunuhmu hari ini!" Yao berteriak "wanita jahat hari ini aku akan meminta keadilan untuk nenek!" wanita yang keluar itu berfikir "aneh... Aku tidak menyadarinya saat pertama kali keluar, aku juga tidak tau kenapa wanita tua itu berkedip-kedip" nenek yang ada dibelakang Yao mengedipkan matanya kepada wanita yang keluar dari pintu dan wanita yang keluar dari pintu itu berbicara "siapa kau? Kenapa kau mencampuri urusan keluarga ku?!" Yao mengeluarkan pedangnya "dasar orang gila!" wanita itu menjawab "hah? Berani mengeluarkan pedang? kalau kau mempunyai kemampuan maka sini tebaslah! Datanglah padaku!!" tetangga yang ada di sebelah rumah wanita itu berteriak "woi! Ada apa disana? Jangan menggangguku tidur!!" ada seorang pria yang keluar dari rumah dan berkata "maaf... Kami akan segera kembali" dan dia berbicara kepada Yao "nona jika ada sesuatu yang mau kau katakan mari masuk kedalam dan jangan mengganggu tetangga" nenek itu berbicara kepada Yao "gadis kecil ayo masuk kedalam" Yao menjawab "oke aku akan mencari akar masalahnya dan tidak ingin menyakiti orang lain" setelah mereka semua masuk pria itu melihat ke arah sekitar dengan mencurigakan Jiang yang berada di atas pohon berfikir "hah? Sebenarnya didalam ada orang misterius? Kota Luoxia ini benar-benar ada naga yang tersembunyi dan penipu rendahan ini memiliki orang kuat di kelompoknya?" saat didalam dan ingin duduk Yao tiba-tiba merasakan kakinya yang lemas dan dia tiba-tiba mengingat bahwa Jiang pernah menyuruhnya berlari sekuat tenaga jika kakinya tiba-tiba lemas karena 90% ada bahaya disekitar dan jika tidak melarikan diri maka Jiang menyuruh mereka menunggu kematian mereka dan saat Yao ingin melarikan diri dia dihadang oleh pria yang menyuruh nya masuk dan berkata "nona kemana kau akan pergi?"