Aku Harus Apa

Aku Harus Apa
Jangan


__ADS_3

Pagi ini pita dijadwalkan akan melihat perkembangan pak sanjaya , pasiennya . Semua berjalan lancar . Daniel , baik nathan dalam kondisi seperti biasanya . oleh sebab itu pita kuat bila akan bertemu dengan romi lagi .


Sebelum mengecek rutin perkembangan pasien , pita masih dijadwalkan memeriksa beberapa pasien yang sudah menunggunya .


selepas itu , pita mengecek pasien satu per satu . banyak pasien yang ditangani pita sudah menjadi lebih baik setelah sebelumnya menjalani operasi .


dan sekarang pasien terakhir yaitu pak sanjaya . perawat mengetuk pintu dan membuka kannya untuk pita masuk .


" pagi " sapa pita dengan wajah yang fresh dan segar


" pagi dok " jawab kak gloria


ternyata yang jaga saat ini cuma kak gloria .


" saya mau periksa pasien dulu dok " izin pita


" silahkan dok "


pita mengeceknya satu per satu . tak lama , istri pak sanjaya datang selesai membersihkan badannya dan mengganti pakaiannya .


" bagaimana kondisi suami saya pita ? "


" kondisinya sudah lebih baik dari sebelumnya . hanya saja saya harus menunggu bapak sadar dulu . baru saya akan dapat menyimpulkan semuanya . "


" baiklah " jawab mama romi

__ADS_1


" kalau begitu , saya permisi dulu ibu . saya kembali nanti setelah 2 jam dari sekarang untuk memberikan suntikan tambahan . " jelas pita


" baiklah . terimakasih " ucap kak gloria


Pita kembali keruangannya lagi . Ibu mira dan kak gloria masih tetap berada di kamar rawat suami dan ayahnya itu .


Tak lama , romi datang menanyakan apakah pita sudah memeriksa ayahnya hari ini atau belum . Tapi mamanya menjawab bahwa pita sudah mengeceknya dan akan kembali 2 jam setelah ini .


Romi kembali pergi keruangan pita .


*tok


tok*


" masuk "


" Kamu " hanya kata itu yang pita ungkapkan . pita sudah tak bisa balik mengatakan nama yang masih terbekas didalam hatinya .


" aku mau bicara sama kamu "


" maaf aku sibuk . aku harus periksa pasien lagi " pita buru buru berdiri keluar ruangan .


Tapi , tangannya dipegang romi .


" Jangan pegang aku lagi " bentak pita

__ADS_1


Romi masih tak melepaskan genggamannya , bahkan menyeret pita kesudut ruangan dan menguncinya dengan kedua tangannya .


" Aku mau menjelaskan semuanya . aku mau .... "


" stop . gaperlu kamu jelasin lagi . aku muak . aku sudah gamau berhubungan dengan mu lagi . cukup sampai papamu sembuh . dan aku akan mengundurkan diri dari eumah sakit ini juga hidupmu . jangan ganggu aku lagi . " pita sudah menangis dihadapan romi


" jangan menangiss . kamu tau aku gak bisa meliatmu begini . berhenti pita . aku sakit melihatmu menangis "


Romi mau mengusap air matanya , tapi pita menepisnya dengan menghadap kearah lain .


" asal kamu tau . aku masih mencintaimu . hati ku , ragaku , semua nya ini milikmu . hanya kamu pita . bukan yang lain " teriak romi


Romi melepaskan genggamannya dan mengunci ruangan pita sekarang .


" Kamu gila . kamu gila . kamu datang hikss.... setelah kamu mencampakkanku . kamu meninggalkanku . dan sekarang kamu mau kembali ? iya ? " tanya pita


*plok


polok*


Kedua tangan pita bertepuk tangan didepan wajah romi tepat .


" hebat kamu . hebatttttttt . Pengecut kamu Romi Sanjaya . Kamu pengecut " teriak pita histeris


pita menghapus air matanya kasar diwajahnya . ia tak boleh merasa lemah dihadapannya sekarang .

__ADS_1


" tolong kamu pergi yang jauh . aku gak mau kamu disini . dan jangan pernah kamu anggap kita pernah ada hubungan . dan 1 pintaku . kamu pergi balik ke istrimu . "


Pita mengambil kunci ruangannya yang dilempar sembarang ke bawah meja lalu pergi begitu saja . Romi mengacak rambutnya kasar melihat penolakan pita .


__ADS_2