
Pita mendatangi apartemen sesuai alamat yang diberikan tempo hari itu . Sekarang pita berdiri didepan kamar nomer 123 . Pita menunggu lama didepan pintu bertuliskan Mr. R
Pita takutnya alamatnya salah yang diberikan . sudah 10 menit pita berdiri tapi tidak ada jawaban sama sekali . Tapi disaat bunyi bel entah yang kesekian kalinya , pintu tadi terbuka menampilkan 1 sosok pria tinggi , tampan semacam orang bule .
" Ini kamu rom ? " cowok tadi hanya melihat pita dari atas kebawah .
" ini aku romi sanjaya . Pita anjani . teman kecil kamu . masak kamu lupa " antusias pita melihat romi berubah drastis makin tambah ganteng dan lebih dewasa .
" Pita ?ayo masuk . "
Pita disuruh masuk kedalam apartemen romi .
" tau darimana apartemen aku . setauku hanya keluarbaku yang tau alamat ini " tanya romi duduk disebelah pita .
" aku tau dari kakakmu . gak sengaja ketemu . sumpah rom . bertahun tahun aku tunggu kamu pulang . tapi kamu hilang gitu aja "
Romi hanya ketawa mendengar temannya itu merajuk . memang benar romi tidak pernah pulang selama kuliah di amerika . itu semua karena papanya melarang romi pulang sebelum tuntas kuliah disana .
Mengalirlah suasana diantara mereka berdua . Romi dan pita seakan melepas kerinduan satu sama lain . Mereka bercerita semuanya . dimulai dari perjalanan pita sampai sekarang ini sukses dengan toko kuenya . bahkan romipun sudah menjadi ceo diperusahan miliknya sendiri .
waktu memang memisahkan mereka . tapi waktu tidak bisa terus menghalangi mereka untuk bertemu .
__ADS_1
Selepas malam itu , pita sudah semakin gencar mengunjungi romi . entah itu di apartemennnya ataupun di perusahannya . begitupun romi . dia mendatangi rumah pita bahkan ruko kue pita .
Seakan waktu itu sudah kembali . sudah mempersatukan 2 insan ini . Romi dan pita memutuskan menjalin hubungan tanpa sepengetahuan orang tua romi . Pitapun setuju . karena , jika papa mama romi tau bisa bisa mereka dipisahkan lagi .
Puput juga tau pacar pita adalah romi . Malah mereka ber 3 semakin akrab selayaknya sahabat . Puput masih belum tau siapa orang yang bakal dijodohkan dengan dirinya . Soalnya 1 tahun lagi ia akan menikah . jadi orang tuanya mau puput lulus kuliah dulu .
.
.
.
Pita mengajak romi masuk kedalam rumahnya . Ia sama sekali tidak canggung atau risih ada laki laki masuk kedalam rumahnya . Tapi ingat . laki laki yang masuk cuma romi . bukan yang lain .
disofa tengah tv , romi duduk disebelah pita melihat flim kesukaan mereka . minuman dan pop corn pun sudah ada disebelah mereka .
" kamu sebenarnya sayang gak sama aku ? " tanya romi tiba tiba sambil duduk menghadap pita
" maksudnya apa tanya kaya gitu ? " pita sekarang duduk menghadap romi juga
" jawab dulu "
__ADS_1
" iya sayang lah . emang dikira boongan apa " pita sedikit aneh melihat tingkah romi saat ini
" kalau gitu . aku boleh cium kamu ? " izin romi
sebelum mencium pita
" hmm " tanda persetujuan pita untuk romi .
Diberikan lampu hijau , romi langsung melakukan aksinya . Dari ciuman tadi menuntut ke hal yang lebih , lebih dan lebih . Padahal hal itu tidak sepantasnya mereka lakukan sebelum ada ikatan pernikahan .
Seakan hilang kendali , romi dan pita sama sama terbuai hawa nafsu masing masing . romi melakukan aksinya lebih dalam lagi dikamar tidur pita . Dan pitapun tidak menolaknya .
Mereka berdua seakan lupa diri saat ini . yang mereka tau malam ini penyatuan cinta mereka . lebih tepatnya cinta pita untuk romi .
Sampailah hal itu terjadi semalam penuh . Romi sudah meniduri pita seorang gadis yang sekarang sudah berstatus pacaranya itu .
Dari malam itu , romi seakan tak pernah puas nafsunya melakukannya lagi , lagi dan lagi . Setiap bertemu , mereka pasti melakukannya . entah itu di apartemen romi ataupun dirumah pita .
Pita merasa romi sangat mencintainya . apapun yang romi minta bahkan pita lakukan . termasuk hal yang seharusnya tidak mereka lakukan .
Pita hanya berharap cinta romi sama besarnya dengan cintanya . hanya romilah yang mengambil mahkota berharganya itu . Entah pita sudah dibutakan oleh cintanya pada romi saat ini
__ADS_1