Aku Jadi Ibu Sahabatku

Aku Jadi Ibu Sahabatku
Part 22


__ADS_3

Happy ReadingšŸ˜šŸ˜˜šŸ˜˜


Part 22


.


.


Pikiran adam terus bertebang kesana-kemari tiba-tiba adam sadar dari kemarin ,tadi malam hingga tadi pagi tingkah isrinya memang aneh,tiba-tiba adam mengingat dulu waktu almarhum istrinya juga berperilaku aneh dan penyebab nya tidak lain dan tidak bunga,adam melongo dan beberapa jam tersenyum kearah istrinya.


ā€œ Istriku hamilā€cepat-cepat adam menelpon dokter kandungan dan membuat janji adam akan mengajak tia besok pagi untuk mengecek apakah istrinya sedang hamil.


Setelah adam melihat jam ditangannya tepat pukul 1 siang,waktunya adam untuk masuk ke kelas,ketika adam hendak keluar dari ruangan adam mengecup kening tia terlebih dahulu memandangi beberapa menit dan kemudian menutup pintu keluar.


Ketika adam keluar tia sudah bangun dan menghabiskan mie ayam yang dibuatkan oleh adam tadi,tiba-tiba tia mendapat telpon dari seseorang.


ā€œdreeettttā€bunyi berdering,lalu tia menekan.


ā€œHalo apakah semuanya sudah beres,aku tidak mau rencana kita gagalā€ujar tia dengan orang tersebut.


(.................................)


ā€œBaiklah ,rencana segera selesaikan karena kemungkinan setelah selesai kampus aku akan segera kesana dan ku harap rencana ini tidak gagal dan berhasilā€ ujar tia dengan orang tersebut.


(...............................)


ā€œBaiklah kau lakukan dengan rapi sedangkan aku akan membuat kejutan yang tidak terlupakanā€ ujar tia dengan orang tersebut.


Telpon pun sudah terputus.


Kini tia sedang memandangi benda yang sedang di tangannya dengan tersenyum sumringah,dia begitu antusias dengan rencananya,hari ini tia bahkan sangat bahagia bahkan semenjak tadi pagi.


Flash back off :


Tia setelah pulang makam malam kemarin ,tanpa sepengetahuan adam tia sudah membeli alat tes kehamilan,sebenarnya tia tidak bodoh ,ia tau perubahan aneh yang dialami tapi hanya saja tia tidak merasakan mual,sehingga tia memang sengaja diam-diam tanpa memberitahu suaminya.

__ADS_1


.


Waktu subuh tia bangun dengan lembut tanpa membuat suaminya terganggu dengan gerakan,setelah itu tia bergegas kekamar mandi untuk mengecek lewat alat tes kehamilan,setelah menunggu beberapa menit.


Tia melihat dua garis biru ,yang tia tau itu tandanya positif ,tia sangat senang dan bahagia dia tidak menyangka secepat ini menjadi seorang ibu,apalagi ada kehidupan mungil didalam perutnya.


Tia ingin memberi kejutan kepada suaminya,karena besok adalah bertepatan ulang tahun suaminya,tia sudah menyusun rencana nya dengan bang raka,ayah,bunda,papa dan mama nya,sedangkan dira tidak bisa hadir karena sedang ada acara organisasi kampus.


.


.


Tia mengirim pesan ke abangnya setelah selesai mata kuliah suaminya terlebih dahulu.


Setelah itu tia menuju keruangan suami.


.


Setelah adam keluar dari ruangan.tinggal lah tia yang teetidur lelap.


Nada dering handpone tia berbunyi dan tertera disitu nama yang tertera nama bang raka.


Cepat tia mengangkat telpon dari abangnya.


ā€œHalo,dek ini abang semua kejutannya seudah beres,nanti tinggal kelokasi ajah dan kamu tenang dek enggak bakalan gagal kokā€ ujar bang raka di telpon.


ā€œHalo apakah semuanya sudah beres,aku tidak mau rencana kita gagalā€ujar tia.


ā€œNanti buat ajak adik ipar kesana giliran tugas mu dekā€ ujar bang raka di telpon.


ā€œ Ya udah dek abang tutup dulu telponnya soalnya abang mau jemput bunda sama mama mertua mu nanti ayah sama papa mertua mu langsung nyusul ajah katanya.


Flash Back on :


ā€œMas adam ada kejutan besar untukmuā€gumam tia dalam hati.

__ADS_1


Skip~~~


Sedangkan adam telah berada diruang kelas ,dia sedikit tidak fokus dalam mengajar pikirannya bertebang kesana kemari memikirkan istrinya tiada henti,adam terus meilhat jam tangannya untuk mengetahui kenapa hari ini adam merasa waktu seakan lama dan lambat,adam pun sudah tidak tahan menunggu lagi.


akhirnya adam hanya memberikan tugas dan ia langsung membereskan buku,buku serta menutup laptopnya dan pamit keluar kelas,adam langsung berjalan setengah berlarii kearah ruangan nya untuk menemui istrinya ketika adam membuka pintuā€ ceklekā€ pintu terbuka,adam melihat kearah istrinya ternyata tia sedang duduk santai dikurisnya sambil membaca buku.


Adam tersenyum kearah istrinya dan langsung memeluk nya,tia pun membalas pelukan suaminya.


ā€œYang besok kerumah sakit ya mas sudah buat jadwal untuk kamu besok pagiā€ ujar adam sambil mengusap-usap lembut kepala istrinya.


sedangkan tia malah menganggukan kepala dan ā€œMas kok tumben jam sekarang udah selesai kelasnya,biasa agak sorean kamu baru selesai kelasnyaā€.


ā€œEnggak tau nih,mas kayak enggak bisa jauh –jauh dari kamu,dari ngajar tadi terus kepikiran sama kamuā€.ujar adam sambil mengeratkan pelukannya kepada istrinya.


ā€œheehehheh kamu manja mas ā€œujar tia dengan mencubit kedua pipi suaminya.


ā€œApakah mas adam tidak ingat hari ini adalah hari ulang tahun nya,astaga kasihannya suamiku ini,mungkin selama istrinya meninggal dia tidak terlalu mementingkan hari lahirnya bahkan tia mendegar dari mama mertuanya semenjak adam ditinggal istrinya,adam selalu melamun,ketika keluarga besar ingin mengadakan pesta untuknya tidak mewah hanya sederhana ,adam pun tidak pernah mau.


[Tapi,sekarang mas adam sudah sangat berubah bahkan hidupnya selalu bahagia,mas aku adalah pengobat luka mu terimaksih sudah menjadikan ku ratu dan berjanji tidak akan meninggalkanmu.]


(gumam tia dalam hati sambil memandangi wajah suami tampannya itu).


.


ā€œMas sudah selesaikan sekarang temani aku keluar ,mas tau kan taman yang tidak jauh dari rumah ita itu aku pengen sekali kesanaā€ ujar tia dengan nada manja.


Adam tidak berpikir lama ā€œOKE SIAP BOS KITA MELUNCURā€


.


.


.


BersambungšŸ’™

__ADS_1


__ADS_2