Aku Jadi Ibu Sahabatku

Aku Jadi Ibu Sahabatku
Part29


__ADS_3

Happy Reading😍😘


.


.


.


Adam menghela nafas panjang


“ kalo kamu punya uang berjuta-juta emanagnya suamimu ini kurang kaya apa”.


Tia tersenyum ” kaya banget sih tapi sayang gemesin pengen cubit ,duh gemesin banget sih suaminya Sintia putri atmaja mahendra”.


Tia masih sibuk bermanja-manja sambil duduk dipangkuan adam dengan memainkan dasi yang terpasang rapi dikemaja adam ,adam hanya diam dan mengeleng-gelengkan kepala dan sesekali tersenyum kecil dan tangannya masih sibuk memeriksa berkas di atas mejannya.


Tia menyanyi dan tak jarang mencuri ciuman di pipi adam” Ra.......ra......ra......


Aku disini padamu


Sekali padamu


Kubawakan rindu yang kau pesan utuh


Aku disini untukmu


Sekali untukmu


Percayalah tak perlu kau gunda


Pun aku merasakan getaran mu


Mencintaiku seperti ku mecintaimu


Sungguh aku kasmaran kepada mu

__ADS_1


Tia menarik nafas setelah selesai menyanyi dan menatap fokus suaminya” Mas beberapa hari lagi aku bakalan KKN,mas jangan nakal loh kalo selama aku enggak ada ,jangan genit loh nanti sama kucing dan janda depan awas loh hahahah”.


.


.


.


Adam menatap istri tersenyum renyah “ ada-ada ajah istri mas ini bisa-bisanya ngomong gitu” dicubit gemas pipi tia.


“Apa kamu lupa suami mu ini siapa hah,tentu mas akan selalu memantau walaupun kamu KKN,dan nanti mas bakalan sewa rumah disana atau enggak penginapan dah dan yang jelas dan pasti mas enggak akan ngelepasin kamu sendiri”


adam sesekali mencium pucuk kepala tia.


“Mas aku tuh laper bangettttt,kamu sih mas anak kamu disini tuh laper katanya mau makan nasi padang porsi jumbo,sate padang.rendang daging lima potong,minum nya lemon tea”.


Adam menelpon asisten pribadinya untuk membelikan pesanan makanan tia dan juga dirinya,hambir beberapa menit pesanan mereka pun sudah datang dan tersaji di meja,adam meilhat istrinya yang lahap sampai hampir waktu singkat makana tia sudah mau habis,sedangkan adam lebih sering melihat istri kecilnya makan namun sesekali adam menyuap makananya kemulut nya sendiri.


Saking asyiknya tia sadar di ddekatnya adam suaminya yang senyum-senyum melihatnya “ Mas AYANG KENAPA SINI BIAR MAS AYANG AKU SUAPIN” .


Acara makan-makan siang romantis mereka pun telah usai dan waktu pun sudah menunjukan waktu bahkan sudah sore mereka pun meninggalkan kantor dan melajukan mobil untuk pulang kerumah ,didalam mobil tia melirik jajanan arum manis.


” Mas Ayang stop itu aku pengen arum manis itu beliin ya mas ayang “.


Adam sesegera mungkin membelikan arum manis yang dibelikannya untuk istrinya.dan adam sekarang telah berada didalam mobil dan memberikan arum manis kepada tia.


” Nih arum manis nya yang mas beliin makanlah” ujar adam menyerahkan arum manis sambil berkata lembut kepada tia,sedangkan tia hanya tersenyum dan tanpa perlu waktu lama tia sudah menghabiskan dua bungkus arum manis dan posisinya sudah tertidur didalam mobil.


Adam yang melihatnya pun hanya tersenyum.


Skippp~


Dirumah


Setelah berada dirumah adam langsung mengendong istrinya untuk di tidurkan kemar ,dengan pelan adam mengendong istrinya setelah itu adam mulai mengambil pemberish wajah dan kapas wajah untuk membersihkan makeup diwajah istrinya secara perlahan sedangkan tia masih tertidur pulas.

__ADS_1


setelah membershkan wajah tia adam menyelimuti istrinya dan mengecup kening istrinya dan adam pun masuk ke kamar mandi untuk bersih -bersih dan hampir beberapa menit adamdidalam mandi adam keluar dengan handuk yang terlilit dipingang nya,dia menuju kearah lemari pakaian dan aadam pun sudah rapi memakan kaos polos dan celana pendek,dan membaringkan diri disamping istrinya dan mulai tertidur sambil posisi memeluk tia.


.


.


.


Di suatu perkemahan dipuncak gunung bromo


Dira dan semua teman-teman organisasinya menikmati alam dan pemandangan yang indah dari puncak gunung bromo.


“Huh ....coba disini ada mama pasti senang melihat keindahan alam yang luar biasa”.


Disini dira memang belum mengetahui bahwa tia mamanya sedang hamil,yang dira tau hanya mamanya itu kemarin sempat pucat jadinya dira tidak mau mengajak mamanya untuk muncak danmendaki.


Hasan datang menghampiri dira yang tengah duduk sambil memandangi bintang-bintang “Dir....tia kok enggak ikut yah.....?”


Dia menoleh dan “ Maaf nih tia kamaren sakit jadi enggak boleh ikut ,lain loh ngapain sih nanyai-nanyain mulu ,aku jadi curinga sama loh jangan-jangan loh suka ya,ingat awas ajah loh macam-macam sama mama gue”tatapan dira tajam kearah hasan.


Sedangkan hasan “Ya jujur nih gue sebenarnya suka sudah lama banget sama tia,tapi gue binggung buat ngungkapinnya,secara tia itu wanita perpect banyak yang suka sama dia apalagi dia itu baik banget “ucap hasan sambil menunduk


.


Dira yang melihatnya pun tertawa terbahak-bahak “ Sabar hasan mendingan jangan macam-macam deh,gue tau persaan loh tulus buat tia tapi alangkah baiknya loh belajar buat ikhlasin dia sekarang dari pada loh semakin lama semakin larut dan terlalu dalam mencintai orang yang sulit loh gapai”


.


.


.


.


Bersambung💙

__ADS_1


__ADS_2