
"Bilang, kalo saya, ganteng, manis, baik, ramah," ujar Adam.
Idih!
"Apaan, sih. dasar om-om pencemburu gara-gara Tia bilang peserta itu, ganteng." Tia menatap penuh selidik.
"Enggak! Saya cuma mau kamu bilang saya ganteng."
"Please, deh. Mas ayang dengerin, ya. Mas ayang itu, udah tua, udah gak ganteng lagi," ujar Tia merebut paksa remote tersebut, dan kembali menyalakan televisi.
"Ya ampun, mukanya mirip oppa-oppa Korea," ujar Tia saat melihat peserta tersebut bernyanyi, dengan suara merdunya.
"Udah ganteng, badan bagus, bisa nyanyi, makin idaman." Puji Tia pada peserta yang bernama Dadang.
Adam yang melihat itu, hanya menatap malas telivisi yang menayangkan acara tersebut.
"Mas tadi udah nyanyi" ujar Adam tak mau kalah.
Adam cemburu, nih.
"Alah! suaranya mas ayang fals," ujar Tia masih menatap telivisi dengan senyum-senyum.
Tapi Adam hanya diam.
"Udahlah, mas, kalo suara Mas jelek, tuh. Diam aja," ucap Tia kembali menatap telivisi.
Tak lama Tia mengerjab, tak. Percaya, kala mendengar suara yang begitu merdu, dia menoleh ke samping dan melihat Adam yang menatapnya sambil menyanyikan sebuah lagu lagi yang berjudul, Tiara.
Jiah! lagu yang lagi trending.
'Suara mas ayang bagus juga, walaupun dia, dah om-om, tapi dia tau lagu yang lagi rame ternyata.' batin Tia memuji.
Adam mendekatkan wajahnya ke wajah Tia sambil terus bernyanyi.
__ADS_1
'Ah! Kalo dari deket manis banget, cih.' batin Tia meronta-ronta.
"Gimana bagus, 'kan suara saya?" Tanya Adam membuyarkan lamunan Tia.
Tia menarik nafas. "Ekhem! Enggak, biasa aja," ujar Tia memalingkan wajahnya, dan kembali menatap telivisi.
"Yakin?" Adam menaik-turunkan alisnya.
Tia memalingkan wajahnya, dan tersenyum.
kemudian menatap Adam kembali setelah menetralkan ekspresinya. "Iya, yakin." Tia masih berusaha untuk tidak baper.
Ekhem! Gak mau ngaku, nih.
'Malu, lah. Gua udah bilang dia suaranya fals, eh ternyata suara merdunya pake banget,' ujar batin Tia.
Adam hanya tersenyum melihat perubahan ekspresi Tia.
Tak terasa 6 Bulan Pun Sudah Berlalu Perut Datar Tia kini Sudah Buncit, Adam Yang Selalu Posesif Terhadap Tia Dan Membuat Tia Kesel Sekali..
"Apa Sih Mas.."Pekik Tia
"Kamu Jangan Ngapa ngapain duduk aja Kenapa sih Nanti kamu kenapa² loh Dan Kalo kamu butuh apa² panggil Bik Sumi Aja"Atur Adam membuat Tia geram
"Mas ku sayang, aku Punya tangan dan kaki jadi aku bisa ngerjain nya sendiri Paham.."Ucap Ara Menatap Adam Tajam
"Dibilangin kok bandel sana Masuk kamar cepat.."Geram Adam
(Oh astaga Adam makin posesif Aja nih:v)
"Mas Apa-apaan sih Aku tuh mau Masak Mas Ayang !"Ketus Tia
"Sayang Nanti kamu Capek Loh"Kesel Tia
__ADS_1
Astga dua-duanya Sama-sama Keras Kepala!
"Ngak mas Ahh Mas ayang sana dulu aku mau masakkkkk..."Pekik Tia
"Huf Kamu Yah ngeyel Bangt.."Gerem Adam langsung Menggendong Tia Membawa ke kamar
"Eh Mas ayang Turunin ahh Masakan aku Nanti Gosong tau"Ucap Tia
"Bikkk Tolong lanjutkan Masakan Tia tadi.."Pekik Adam Membuat Tia Melotot
"Awas jatoh tuh matanya.."Ucap Adam Santai
Ceklek
Brukk'
"Tidur"Ucap Adam
"Mas Kamu ah aku gak Mau tidur Sayangg.."Reengek Tia
Mas susah gerak ihh"Kesel Ara Karena Dia berada Di Pelukan Marvel
"Diem"Bisik Marvel
Cup'
"Jan Bandel Ya Dede Manis dan ganteng Kasian Bunda Capek"Gumam Adam Mencium Perut Buncit Tia
.
.
.
__ADS_1
Bersambung
#AkuJadiIbuSahabatku