AKU KAGUM

AKU KAGUM
SECRET ADMIRER


__ADS_3

#POV 1 // AMORA


Aku kagum.. kagum pada sosok lelaki tampan yang baru-baru ini aku sadari. Wajahnya tersusun begitu sempurna dengan hidung mancungnya. Tubuhnya tinggi tegap dengan kulit putih bersihnya. Seperti ada darah negara lain dari sosok itu.


SMA Graverios, banyak perempuan cantik di sini, yang mengidolakan dia pun bukan hanya satu atau dua orang, aku bagai butiran debu berada diantara mereka.


Pagi ini, Abi dan teman-temannya lewat di depan kelasku. Hal sepele, namun begitu berarti, apalagi ketika mata kita tak sengaja bertemu.


"Abi, Morrrr!!" seru Klarisa, temanku.. dia yang membuatku tau sosok lelaki yang aku kagumi itu bernama Abi. Sepertinya, dia memiliki rasa yang sama denganku, terhadap lelaki rupawan itu.


Aku hanya tersenyum menanggapi seruannya. Mataku mengekor mengikuti langkah Abi ke kelasnya yang tak jauh dari kelasku. "Lo naksir sama si Abi, ya?" pertanyaan itu tiba-tiba dilontarkan Klarisa dengan senyum menggoda.


"Ngga!" sangkalku. Tentu aku tidak mau dia tahu aku kagum terhadap Abi.


"Kalo suka gapapa, kali. Gue juga ga bener-bener suka sama dia," ucapnya. Sebenarnya, kalaupun Klarisa menyukai Abi juga bukan masalah bagiku. Maksudnya, aku tidak memiliki hak untuk melarang semua gadis agar tidak menyukai Abi. Kalau aku melakukan itu, jelas aku tidak waras.


#POV 3


"Cewek tadi cakep, bi," ujar Vano, salah satu teman Abi. Mereka berada di kelas sekarang, menunggu bel masuk berbunyi.


"Yang mana? cewek yang kita lewatin banyak," tanya Abi, menatap lelaki yang duduk di bangku seberangnya.


Vano melempar pandangan ke Dino, yang berada di bangku belakang Abi. "Mipa tiga tadi, bi.. lo di kodein dari tadi ga peka, sih."


Abi menatap kedua temannya bergantian, ia tidak terlalu fokus tadi. Apalagi ketika melewati Mipa dua. "Oh," jawaban singkat itu yang ia lontarkan, lalu dirinya memfokuskan pandangan ke depan, karena bel masuk baru saja berbunyi.

__ADS_1


"Selamat pagi, anak-anak."


"Selamat pagi, bu."


"Baik, seperti yang sudah saya infokan minggu lalu, hari ini kalian akan mengobservasi tanaman yang ada di sekolah kita. Mohon dipersiapkan buku juga alat tulis, sebelum kalian keluar. Setelah tugas selesai, buku di kumpulkan pada Abi dan nanti minta tolong diletakkan di meja saya. Saya ada urusan, jadi mohon maaf karena tidak bisa mendampingi kalian dalam tugas kali ini," jelas guru biologi itu.


"Baik, bu."


"Ok, sebelum saya pergi apa ada yang ditanyakan?" tidak ada yang menjawab pertanyaan itu. "Kalau tidak ada, saya permisi dulu. Selamat mengerjakan."


Guru itu keluar dan tak lama, siswa-siswi Mipa satu juga mulai berpencar mencari tanaman yang akan mereka observasi.


"Itu tuh ceweknya. Cakep, kan?" ucap Dino, ketika mereka melewati Mipa tiga. Amora duduk di bangku nomor dua dari depan, Dino menunjuk dari belakang.


"Serius?"


"Iye, udah ngadep sono lagi," jawab Vano.


Dino menghela nafasnya, "untung aja tadi gue ngadep ke Abi, jadi dia ga ngeliat muka gue langsung, kan."


Mereka melanjutkan langkah yang sempat tertunda. Kalau harus diakui, jujur Amora cantik.. namun Abi masih terbayang wajah seorang gadis yang kini telah menjadi masa lalunya.


#POV 1 // AMORA


Ada Abi dan teman-temannya barusan, entah perasaanku saja atau memang benar lelaki itu melihatku. Sepertinya aku akan sulit memahami mata pelajaran kali ini, karena sudah salah tingkah hanya dari tatapan Abi tadi.

__ADS_1


Tak terasa, pelajaran kimia inipun telah berlalu. Bel istirahat juga berbunyi, aku dan Klarisa seperti biasa selalu ke kantin untuk membeli bakso terenak yang pernah ku makan, bakso bu Vivi. "Abi, tuh," ucap Klarisa padaku, ketika tiga serangkai itu masuk.


"Apaan, sih.. terus kalo emang ada Abi kenapa?" ucapku pelan, takut orang-orang sekitar mendengar percakapanku dan Klarisa yang membicarakan lelaki tampan itu.


"Ya lo kan biasanya nyariin," ucapnya santai. Padahal kan biasanya yang nungguin cowok itu lewat depan kelas juga dia.


"Iya deh, terserah! yang penting sekarang itu, ini," kataku, sembari memegang perut yang sudah keroncongan akibat tidak sarapan.


"Ya udah, ayo!"


TBC~


Sedikit aja, takut bosen xixixi


jangan lupa kasih likenya yawwww👍🏼


favorit nya juga boleh kali ahaha


Makasih bangetttttt buat kalian yang udah baca, kasih like sama tambah cerita ini ke favorit, karena itu berarti BESSSSSAAAAAARRRR banget bagi aku🖤


See you next chap, ya!


OH IYAAAAAA....


STAY SAFE KALIAN SEMUA!

__ADS_1


__ADS_2