Aku Membencimu

Aku Membencimu
#teror di apartemen 2


__ADS_3

brak!!!


dorr dorr dorr.......


suara pintu depan sudah terbuka dan kini bunyi tembakan menggelegar di sana


Noval aku takut


ucap vira


tenang lah aku dalam perjalanan . ingat jangan bersuara


ucap Noval


suara tembakan itu pun semakin mendekat Vira terdiam membeku . Ray menangis karena terkejut


sembunyikan Ray jangan sampai ia terkena tembakan itu


ucap Noval


Vira pun meletakkan Ray di bath up berharap tembakan itu tidak mengenai nya . setelah meletakkan itu Vira pun tengkurap di lantai kamar mandi agar tubuhnya tidak terkena tembakan . beberapa buah peluru berjatuhan di dekatnya . Untung saja mereka tidak bisa membuka pintu kamar Vira .


Ray masih saja menangis dan untungnya itu tidak terdengar hingga keluar.


suara tembakan itu kembali terdengar tapi kini lebih


banyak . Vira masih tengkurap di lantai dan Ray berbaring di lantai .


Noval di mna kau aku takut


ucap Vira


tenanglah aku sudah di bawah


jawab noval


cepat mereka semakin menggila


ucap Vira lagi dan


arkh


Vira meringis pahanya terkena tembakan . darah bercucuran keluar


Noval tolong aku


ujar Vira kakinya terasa nyeri


bertahan lah aku sudah hampir tiba


jawab noval


bruk


suara pintu kamar Vira di dobrak suara tembakan pun kembali terdengar . orang itu melangkah ke arah kamar mandi tapi baru beberapa langkah ia dari pintu .


dorr dorr dorr


suara tembakan kembali terdengar di iringi


oleh suara seseorang yg sangat di kenalinya


"Vira di mna kau"tanya nya


Vira terdiam .

__ADS_1


"kak Jason...."ucapnya


kemudian datang seseorang yg mengetuk pintu kamar mandi


"Vira aku Noval cepat buka pintunya apa kau baik baik saja"tanya nya


"Noval kakiku tidak bisa bergerak "jawab Vira


"hufh baiklah bisa kah kau menjauh dari pintu aku akan mendobraknya"ucap Noval


"baiklah tunggu sebentar"jawab Vira ia pun menyeret kakinya menjauhi pintu kemudian


bruk


pintu berhasil di dobrak dengan sekali tendangan


Noval segera mengangkat Vira dan kak Jason membawa Ray yg terus saja menangis. mereka pun membawa Vira kerumah sakit


dan baru setengah perjalanan tiba tiba Vira pingsan


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


kak Jason yg baru selesai mandi di kagetkan dengan telfon dari anak buahnya


ada apa


tanya kak Jason


tuan para suruhan nyonya Desi menuju keapartemen nona Vira mereka menyamar menjadi pengantar makanan . tapi di dalam kotak makanan itu ada beberapa pistol . mereka menyamar dan masuk ke apartemen


jelas anak buahnya tersebut


baiklah segera bergerak aku kesana sekarang


ucap kak Jason yg langsung menuju ke parkiran mengambil mobil yg ia sewa di sana


"Noval apa yg kau lakukan di sini"tanya kak Jason


"Anda pasti ingin menemui Vira bukan "tanya Noval berbalik


"hemm. ."sahut kak Jason


"bersabarlah tuan jika anda tidak ingin mati sekarang "ucap Noval


kak Jason pun menautkan alisnya bingung


"di depan lift apartemen kami sudah di jaga . jadi kita tidak bisa masuk tanpa senjata. jika tidak kita akan mati sia sia.tapi tenanglah Vira sudah berada di tempat yang aman.sebentar lagi polisi akan datang "jelas Noval dan berbarengan dengan itu polisi datang dengan anak buah kak Jason yg ternyata baru saja lolos dari kejaran para pembunuh bayaran tersebut .


mereka pun masuk setelah kak Jason dan Noval mengambil pistol dan mengisi pelurunya


Untung saja mereka tidak terlambat. para pembunuh itu sudah berhasil masuk kedalam apartemen mereka. kak Jason pun segera menarik pelatuk dan melayangkan tembakan kearah mereka . satu persatu dari mereka sudah mulai terjatuh . dan ada seorang yg bisa mendobrak kamar Vira dan untungnya kak Jason segera menyadari itu ia pun langsung menarik pelatuk nya dan menembakkan nya di kaki lelaki tersebut .


ia pun tersungkur dan kak Jason pun kembali menembakkan pelurunya kearah kepala lelaki tersebut dan ia pun pingsan dan meninggal . kak Jason pun segera masuk ke kamar mencari Vira .


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


bunda Desi melempar ponselnya. wajahnya merah padam menahan emosi ketika salah satu dari anak buah yg ia sewa untuk membunuh Vira mengatakan jika teman temanya yg lain sudah terbunuh hanya ia yg dapat melarikan diri


"dasar tak berguna . percuma saja aku membayar mahal untuk itu "


cerca bunda Desi . tak lama Naya pun masuk menghampiri sang ibu yg terlihat sangat marah


"bagaimana Bun. apa mereka berhasil membunuh anak sialan itu"tanya Naya


"mereka sudah mati"jawab sang ibu

__ADS_1


Naya pun membelalakkan matanya terkejut bagaimana bisa mereka gagal


"jadi bagaimana sekarang"tanya Naya


"aku tidak tau. semoga saja mereka tidak tau itu perintah dari kita"ucap sang ibu


Naya pun mengangguk


"aku tidak mau jika sampai Aldo menikahi ******* itu"ucap Naya lagi


"mengapa sih dia harus hamil segala"tambah sang ibu kesal


"seharusnya aku yg mengandung anak Aldo. bukan Vira"ucap Naya


"eits. bukankah Aldo menikahi vira untuk bertanggung jawab. jika begitu aku juga harus mengandung anaknya agar ia mau menikahi ku . Dengan begitu aku punya sesuatu untuk di jadikan ancaman untuknya jika dia mau meninggalkan ku"ucap Naya


"hufh. aku tidak yakin akan hal itu tapi coba saja siapa tau dia tergoda denganmu "sahut sang ibu


licik memang rencana yg mereka susun . tapi obsesi Naya yg memang sangat menginginkan Aldo membuatnya kehilangan akal sehat nya


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


Laura Dewi farel dan Ahmet pun kini tengah berada di bioskop mereka sedang menikmati film yg di sajikan satu jam kemudian film sudah selesai di putar.


"mau kemana lagi nih gaess"tanya Dewi


"gw mau beli skincare dulu nih"sahut Laura


"yaudah kita temenin Lo dulu. baru nanti temenin gw beli baju"ucap farel


mereka pun mengangguk dan berjalan menuju ke toko kosmetik


sesampainya di sana. ternyata tak hanya Laura yg membeli skincare. Ahmet farel dan Dewi pun ikut ikutan membeli


"wah gw mau juga dong"ucap farel


"serah Lo lah tapi bayar sendiri sono gw juga mau beli nih sekalian buat stok biar gak berabe kalo kehabisan skincare"sahut Ahmet


"gw mau juga ah"ucap Dewi yg berlalu meninggalkan mereka .


mereka pun memilih milih skincare yg biasanya mereka pakai . Ahmet dan farel pun begitu . meskipun mereka laki laki tidak ada larangan bagi mereka untuk tidak merawat kulit


"gw udah nih"ucap farel


"gw juga "


"gw juga"


"gw belom"sahut Dewi yg masih asyik memilih milih


"Lo nyari apaan sih "tanya farel


"hehe gw nyari skincare yg ada bt21 nya "ucap Dewi


"aelah buat apa skincare yg ada bt21 nya. isinya juga sama aja toh cuma packaging nya aja yg beda . harganya mah jauh lebih mahal"sahut Ahmet


"Yee tapi kan imut tuh "jawab Dewi lagi


"dasar lu ya.buruan nyari bt21 nya nanti aja ntar gw beliin online"ucap Ahmet


"seriusan lu ya. beliin gw album baru mereka"ucap Dewi


."iya iya. yuk buruan bayar"ajak Ahmet


mereka pun menuju kekasir untuk membayar semua belanjaan mereka

__ADS_1


bersambung.........


__ADS_2