Aku Menjadi Pedang Legenda.

Aku Menjadi Pedang Legenda.
Menyusuri Dangeon.


__ADS_3

Tempat ini sangat lembab dan basah, juga memiliki banyak sekali monster. Keanehan itu membuat ku sadar, saat kembalinya ingatan ku akan kejadian sebelumnya.


"Ini Dangeon, seperti pada game ..." Ujarku terus menerus bergerak kedepan dengan kecepatan konstan.


Aku mengarah kedepan untuk mencari jalan keluar dari goa ini.


"Sedari tadi, aku menebas monster yang menyerang ku ..." Ujarku tertawa dengan raut wajah senang.


"Awalnya memang menakutkan, apalagi aku trauma sudah membunuh anak2 tapi setelah dipikir2 mereka mungkin juga monster yang berasal dari Dangeon ini ..." Ujarku tertawa dengan wajah senang.


Aku tak pernah merasakan ini sebelumnya, apa ini boleh untuk ku? Aku bahagia, karena tubuhku bergerak sendiri dan menebas monster2 aneh yang kutemui di perjalanan ku mencari pintu keluar.


"Meski ini aneh, aku paham bahwa sekarang bukan lah mimpi. Ini adalah kenyataan, mungkin aku berengkarnasi setelah mati tertimpa batang besi itu ... Yah, semoga nenek itu selamat dan masih bisa tersenyum menyemangati putra nya ..." Ucapku dihati.


Aku lalu meluncur ke bawah setelah menemukan jurang di ujung perjalanan ku.


"Ini menuju kemana yah? " Ujarku melihat sebuah jembatan besar di bawah sana.


Aku menatap jembatan itu sambil berpikir. "Mungkin kah aku malah masuk semakin dalam ke Dangeon ini? Eh, kalo iya berati aku salah jalan dong? Harus nya tadi aku kearah belakang?" Ujarku bingung dan saat jembatan terlihat di depan ku, aku menukik tajam.


Terlihat dibawah jembatan adalah Lava panas, yang artinya ini semakin dalam tapi entahlah dari pada hanya berdiam diri.


Aku lalu melihat diujung jembatan sebuah goa lagi.


"Goa? Menuju keluar atau malah kepintu selanjutnya?" Ujarku menyipitkan mata.


Saat aku berniat mempercepat laju ku.


*Dentum! (Sebuah lingkaran sihir muncul dan meledak)


Dari asap ledakan muncul sesosok mahluk.


"Kah, itu mengagetkan!" Ujarku berhenti tiba2.


*Byush! (Dia menyemburkan api kearah ku.)


Aku melihat api panas besar mengarah padaku.


"Weh, hampir aja!" Ujarku berhasil menghindar.


Aku melayang keatas lebih tinggi, saat asap menghilang terlihat sosok besar menyerupai Naga.


"Kadal raksasa?" Tanyaku lalu melihat warnanya merah, "Naga?" Ujarku menyipitkan mata lalu melihat sayap besar nya nampak dengan jelas.


"Kuh, kukira lugu ternyata suhu!" Ujarku kaget dengan yang kulihat, "ternyata naga, kukira itu kadal karena tak ada sayap tapi setelah di lihat jelas sayap nya besar tampak tak terlihat karena warna nya mengklamupasekan diri (Terlalu sulit dicerna, bilang aja warna nya sama merah) ..."

__ADS_1


Aku menatap terus kearah Naga dan melihat celah untuk kabur yaitu di belakang nya.


"Jika terbang dari atas dan menukik aku pasti bisa kabur ..." Ujarku mengangguk yakin dengan kemampuan ku.


Aku lalu menukikan diri dan berniat kabur tapi ...


*Dush! (Sebuah bola api raksasa mengarah padaku.)


"Sialan!" Ujarku kaget.


Aku yang terkejut mengeluarkan mana ku dengan banyak untuk memaksa telekenesis ku agar melaju dengan cepat melampaui batas kecepatan ku yang standar.


*Ngomong2 batas kecepatan ku adalah setara pesawat jet biasa.


Sekarang menancap ke dinding.


*Dest! (Itu terlalu cepat sampai menghancurkan dinding)


Berjatuhan bebatuan kebawah, dan beberapa batu besar menimpa si Naga.


*Damn! (Suara Naga yang tertimpa batu.)


Aku menggelengkan kepalaku yang pusing.


Aku lalu menatap kebawah yang mana asap tampak menutupi area bawah.


"Apa yang terjadi?" Ujarku menoleh kedepan ku.


"Akh!" Aku menggigit bibirku, "sialan!" Teriakku menjulurkan lidah.


Aku menatap didepan ku sebuah dinding batu yang pecah dan sangat besar lubang nya.


"Ini karena hentakan tadi ya?" Ujarku menatap dengan wajah ruet.


Aku melihat kebawah lagi. "Apa si naga itu tertimpa batu atau malah masih hidup?" Ujarku bertanya di hati.


*Tenet! (Suara pemberitahuan)


... Selamat anda menaikan level menjadi 200, sekarang anda memiliki gelar pedang Ksatria Naga! ...


Aku mengeluh kebawah. "Jadi si Naga udah mati?" Ujarku mengela napas kemudian, "syukurlah ..."


*Tenet! (Suara muncul lagi)


...^^^Saat ini hp anda kritis, kami akan menunjukan status anda ...^^^...

__ADS_1


*Drengg! (Sebuah layar muncul lagi disebelah layar peti harta)


"Ouh, papan status ku!" Ujarku sadar saat melihat nya.


Nama : Pedang Ksatria Naga.


Level : 200


Hp. : 20/100


MP. : 390/500


Skill. : Teleknesis, Tebasan.


Sihir. : 0


In : 80 Vt : 90


Aq : 90. Sp : 99.


----


[ Sebuah penjelasan ]


+) Hp adalah Darah milik nya. Maksimal penuh darah 100 namun jika diserang akan berkurang dan itu dapat membunuh jika Hpnya habis 0.


+) MP adalah jumlah mana, atau kekuatan daya sihir. Jika dia menggunakan skill atau sihir maka akan mengurangi mana. Jika mana menjadi 0 maka dia akan kehilangan kesadaran. Jika dia memaksa batas mana nya maka dia akan mengurangi hp.


(Dalam aturan dunia ini kelihatan nya , 10 hp sama dengan 100 mana jika di tukarkan.)


+) Skill adalah kemampuan yang dapat di munculkan secara otomatis. Seperti menebas dengan kecepatan 100x , itu akan menebaskan hingga 100x dengan gerakan ksatria meski kau sendiri tanpa sadar melakukan nya atau meski kau tak punya dasar ilmu pedang tapi kau punya skill.


+) Sihir adalah kemampuan membaca rapalan untuk merubah energi sihir menjadi sesuatu yang kau inginkan. Sihir akan semakin kuat jika imajinasi yang kau tuangkan sangat kuat. Bukan berati tak menggunakan logika, pakai logika seperti api akan panas jika berwarna biru. Bagiamana cara memunculkan api? Jika element mu api maka hanya perlu membayang api, namun jika air maka perlu mengkompresnya menjadi api, bagiamana caranya? Itu adalah tugas mu melakukan imagination.


*In adalah kecerdasan, max nya 100.


*Vt adalah ketahanan, max nya juga 100.


*Aq adalah Kekuatan, max nya sama.


*Sp adalah kecepatan, max nya sama.


Itu saja penjelasan kali, ini ...


Bicara soal Naga, itu seperti yang ada di mitologi. Dia berbentuk kadal dengan sayap kalilawar besar atau seperti itu. Ukuran nya sangat besar, dan menyemburkan api. Dia juga bisa mengacaukan iklim, jika sudah di kenal dengan sebutan Binatang Dewa. Jika ingin tahu lebih jelas buka saja Google ya, disitu cari saja Naga.

__ADS_1


__ADS_2