Aku Seorang Prajurit

Aku Seorang Prajurit
Pertempuran Republik Rhein


__ADS_3

Republik Rhein mempersiapkan pasukannya di perbatasan Republik kouka.


"Ini hal yang bodoh, kenapa kita menyerang negara dengan kekuatan terbesar di benua ini, ingin binasa kah negara ini" Ujar Martan


"Jangan tanya saya, tanyakan saja pada pemimpin kita, saya hanya menjalankan misi" Ujar Jiran (Pemimpin pasukan Republik Rhein)


"Tapi..... ini memang hal bodoh, Apakah pemimpin kita memiliki solusinya" Ujar Martan


"Entah, tapi kita hanya diperintahkan untuk menyerang" Ujar jiran


"Kamu ingin menuruti perintah pemimpin kita, Ini misi bunuh diri" Ujar Martan


"Jika kita tidak menurutnya maka pala ku akan pisah dari badanku, atau tubuhku penuh dengan lubang akibat peluru" Ujar Jiran


"Hahahhaha... pasti dipaksa" Ujar Martan


"Ya.. mau gimana lagi, lagian kenapa kamu tertawa sebentar lagi kita akan mati loh" Ujar Jiran


Lelucon sederhana sebelum mati dalam misi bunuh diri, oprasi ini adalah oprasi ataque relâmpago, penyerangan ini sederhana tetapi mematikan


Republik kouka hanya membangun tumpukan pasir dan batu hanya untuk bertahan dari serangan Republik Rhein, Strategi baru Republik kouka yang di kenal dunia.

__ADS_1


Ini Persis dengan benteng seperti beton tapi ini mengunakan Pasir dan batu yang di tumpuk hingga tinggi, berisikan infanteri yang mengunakan senapan mesin di belakang di siapkan artileri jarak jauh


tidak lupa, jika pertahanan di tembus ada beberapa tank tank terkenal milik kouka yang siap bertempur


"Apa itu, tinggi sekali" ujar Martan


"Pasti itu pertahanan mereka, tingginya sekitar 6 meteran kayanya" Ujar jiran


" Uwaahh... tinggi sekali untuk sebuah pertahanan " Ujar Martan


"Makanya ini saya malas melawan kouka" Ujar jiran


*Tank dan artileri menembak sebanyak 4 kali*


"Mustahil, tank dan artileri tidak bisa menembusnya, Padahal itu cuma tumpukan pasir" Ujar Martan


"Kamu bodoh, lihatlah dibelakang itu, dibelakang pasir masih ada batu, kayu dan semen di jadikan pertahanan agar pasir lebih kokoh" Ujar jiran


"Tetapi mana bisa artileri kita tidak bisa menembusnya" Ujar Martan


"Jika pasir basah di tambahkan beberapa semen maka 1 karung setara dengan beton beton pertahanan mereka apa lagi ditambahkan batu" Ujar Jiran

__ADS_1


"Tapi kenapa mereka tidak membuat Pertahanan beton saja" Ujar Martan


"Ada 2 kemungkinan antara lain kekuatan dana untuk membangun beton atau kurangnya persiapan dari Republik kouka" Ujar Jiran


"Itu pasti mustahil, negara besar tidak akan kekurangan dana dan negara veteran perang tidak pernah melewatkan 1 kesempatan apapun" Ujar Martan


"Intinya mereka tahu itu" Ujar Jiran


ternyata tujuan Republik kouka membangun pertahanan pasir bukan kurangnya dana militer atau kesiapan kouka, melainkan wilayah yang lembab mudah longsor, Republik kouka juga ingin mengunakan strategi baru


"kenapa kita mengunakan strategi ini tidak pakai pertahanan beton dan semen" Ujar pasukan


"jika kouka membangun pertahanan beton 2 tahun yang lalu sudah dilakukan, tapi wilayah kita di belakang ada gunung yang rawan longsor" Ujar Jenderal angkatan Darat kouka.


" Jadi pemimpin anouska hanya takut saat pembangunan pertahanan beton akan terjadinya longsor, seperti itu kah? " Ujar pasukan


"Betul sekali, kita juga akan memanfaatkan bencana alam ini untuk mengubur hidup hidup pasukan Rhein dengan tanah longsor" Ujar jenderal angkatan Darat


Republik Rhein pun menyerang tanpa strategi yang jelas, saat pasukan Rhein berada di dekat tembok, pasukan Rhein hanya dapat mengetuk pasir pertahanan kouka berharap bisa runtuh


tetapi itu mustahil, Pasukan Rhein mati sia sia, terjangan peluru pertubi tubi dan artileri.

__ADS_1


__ADS_2