Aku Seorang Prajurit

Aku Seorang Prajurit
Tehnologi baru


__ADS_3

masyarakat Republik Kouka mengeluh akibat pertempuran yang terus menerus yang terjadi di dunia


karena hal ini Republik Kouka selalu merekrut masyarakat non bersenjata masuk kedalam militer, demo ini membuat Republik Rhein harus mencabut kebijaksanaan merekrut masyarakat.


sedangkan Grasia dan anouska semakin dekat hingga diberlakukan pernikahan di kota vainbrugrkß


pernikahan Grasia dan anouska cukup besar dan istimewa karena situasi lagi pertempuran acara ini dihadiri dengan petinggi militer termasuk prajurit militer


setelah pernikahan anouska malam pertama (SKIPPPPPP 🗿)


demi menghadiahkan pernikahan anouska Republik Rhein berhasil mengambil wilayah bardays wilayah yang terpenting untuk menuju ke Para dan setelah para adalah pusat ibu kota


Anouska merasa senang, karena itu kota bardays menjadi nama kota Grasika gabungan nama anouska dan Grasia


setelah pergantian nama kota, kota Grasika menjadi kota pertahanan terkuat di wilayah kedudukan militer milik Republik Kouka yang menyebabkan Republik Rhein tidak dapat menembus


sedangkan di selat perdangangan Republik Rhein, Republik Rhein berhasil memukul mundur Republik Kouka ke perbatasan Republik Kouka hal ini menyebabkan jenderal angkatan laut memerintahkan pasukan lebih untuk ke selat perdagangan


penemuan asal Republik Kouka berhasil menemukan kapal cepat yang menggunakan turbo pesawat sebagai pendorong kapal

__ADS_1


dengan meringankan persenjataan dan memperkuat pelindung dan memiliki 6 turbo kapal ini terbilang cepat di masanya


penemuan ini membuat anouska tertarik dan memerintahkan kantor perindustrian angkatan laut Republik Kouka membuat prototype hingga ke pembagunan secara masal


sedangkan di angkatan udara Republik Kouka cuma ingin menambahkan jumlah pesawat tanpa menggunakan tehnologi baru


Kartiwana Hasan jenderal angkatan udara meminta anouska untuk memberikan tehnologi baru kepada angkatan udara, karena angkatan udara tertinggal sangat jauh


demi memenuhi keinginan kartiwana Hasan Anouska memerintahkan 3 profesor terbaik Republik Kouka untuk membuat tehnologi baru


dari ke 3 profesor tersebut ada yang menarik perhatian anouska yaitu pesawat pengebom berat dengan 6 turboprop kelas tinggi


anouska pun memerintahkan perindustrian angkatan udara membuat prototype


anouska pun tertarik juga dengan pesawat penghancur dengan senjata roket berbahan peledak


pesawat ini memiliki 1 baling-baling di depan dan memiliki 10 buah roket kecil yang dapat menyerang pesawat musuh dari jarak jauh


dan memiliki 4 buat senapan mesin penghancur pesawat bom berat

__ADS_1


hal ini membuat anouska tertarik dan memerintahkan kantor pembuatan pesawat penumpang untuk memproduksi pesawat Perang yang di inginkan anouska


profesor terakhir membangun pesawat tempur yang dapat bergerak dengan baling-baling di atas pesawat ini dapat mengangkut infanteri dan dapat terbang di tempat


profesor ini menamakannya helikopter tempur


anouska pun tertarik dan memerintahkan perindustrian berat membuat Helikopter ini


Angkatan udara Kartiwana Hasan merasa puas karena permintaannya telah di penuhi oleh anouska


1 tahun pun berlalu 1 September 1933


prototype pesawat pengebom berat dengan mesin turboprop berhasil di buat dengan nama TU 09


pesawat ini lancar di terbangkan dan memiliki daya ledakan yang lumayan untuk menghancurkan benteng dan pesawat TU 09 di mulai produksi secara masal


disaat yang bersama kapal tercepat pun berhasil di buat dengan type prototype kapal ini memiliki kecepatan luar biasa yang dapat menghindari meriam musuh.


anouska cuma memerintahkan membangun kapal ini sebanyak 40 tidak secara masal

__ADS_1


kapal ini dipersenjatai dengan meriam 10 cm dan tabung torpedo sebanyak 2.


__ADS_2