
di meja makan , suryo beserta istri dan anak tiri nya nampak duduk dengan tenang, sedangkan Tiara dan bi Asih sibuk menyediakan hidangan untuk makan malam.
selesai menata semua makanan di atas meja, Tiara kembali ke dapur belakang bersama dengan bi Asih, mereka akan makan dengan lauk pauk seadanya sedangkan Ayah beserta ibu dan saudari tiri nya makan dengan hidangan serba mewah.
di dapur belakang tampak bi Asih sedang menyuapi Tiara makan, mereka makan sambil bersenda gurau saling melempar candaan dan tertawa bahagia layak nya ibu dan anak.
'non Ara besok kemana? kalau tidak ada kegiatan apa-apa lebih baik temani bibi ke pasar yuk' ajak bi Asih agar Nona muda nya itu tidak bosan di Rumah di rumah neraka itu saat akhir pekan.
'boleh bi, besok pagi - pagi sekali bangunkan Tiara ya, besok kan akhir pekan jadi Ara tidak punya kegiatan apa - apa ' jawab Tiara dengan senyum sumringah sambil menganggukkan kepala nya.
' yasudah, ini makan nya di habis kan dulu ya Non' ucap bi Asih sambil menyuapkan sesendok penuh nasi ke dalam mulut Tiara.
~
sesuai janji bi Asih pada nona muda nya, pagi - pagi sekali dia membangunkan Tiara agar bersiap ikut ke pasar.
__ADS_1
mereka ke pasar tradisional yang berada tidak jauh dari pusat perbelanjaan kota.
di pasar ni Asih memilih sayur, buah, daging, ikan , bumbu dapur dan beberapa cemilan untuk Tiara, selesai mereka berbelanja , Tiara yang sudah lapar mengajak bi Asih untuk sarapan di kedai lontong yang tak jauh dari tempat mereka berbelanja.
'non Ara gapapa makan lontong sayur seperti ini? kita cari tempat lain aja ya non' khawatir bi Asih pada tiara
'emang kenapa bi?kelihatan nya makanannya bersih kok,bukti nya banyak pembeli nya kan?' kata tiara sambil memberi senyum terbaik nya, ia tau pengasuh sekaligus ART rumah nya itu sedang khawatir.
setelah nya Tiara memesan dua lontong sayur , tak menunggu lama pesanan mereka datang, melihat kuah lontong sayur yang kental benar-benar menggugah selera makan Tiara.
setelah selesai membuang hajat nya, Tiara bergegas menemui bi Asih , tapi tanpa sengaja Tiara justru bertemu dengan saudari tiri nya yang baru keluar dari pusat perbelanjaan, hati Sakit melihat itu, dimana ayah nya lebih memanjakan Devi yang hanya berstatus anak tiri dari pada Tiara yang notabene nya adalah anak kandung ayah nya.
mata nya memanas, hingga tanpa persetujuan nya, air mata nya jatuh membasahi pipi mulus nya.
'akan aku pastikan, suatu hari nanti apa yang menjadi hak dan milikku akan aku ambil dari Ayah, aku benci ayah di setiap darah yang mengalir di tubuh ku dan di setiap hembusan nafas ku, aku akan membuat mu menyesal karna sudah membuat ku begini' tekad Tiara dalam hati nya.
__ADS_1
tak ingin berlama-lama melihat kesenangan yang Devi dapat kan dari ayah kandung nya, Tiara lantas berjalan sambil menghapus air matanya .
'non Ara ga apa-apa? ' panik bi Asih saat melihat wajah sembab Tiara.
Tiara hanya menggeleng kan kepala nya, tak mau mengeluarkan sepatah kata pun.
sambil berjalan tiara terus menyeka air mata yang terus berjatuhan ke pipi nya.
'aku benci ayah!!!!! ' rutuk tiara dalam hati nya.
-
-
-_hallo readers nya akuh🥰😍jangan lupa like, komen, vote karya otor ya😍biar otor semangat up bab bab selanjutnya_ lopyuuu😍
__ADS_1
Happy READING🥰🥰🥰