
In Balikpapan, Indonesian
sore hari ini seperti biasa putra kedua telah pulang habis main sepak bola menjadi rutinitas untuk olahraga anak laki laki...
setelah sampai rumah Al Ghazali domani tak lupa melepaskan sepatu serta kaos kaki karena kotor dengan pasir...
seperti biasa melati putri jengah dengan putranya selalu pulang kotor segera menyuruhnya langsung mandi terlebih waktu sudah menjelang petang
kini waktu petang matahari terbenam sempurna dan menjadi kegelapaan waktunya sang bulan setiap malam menjadi penerangan di malam hari...
jam menujukan jam 7 malam waktunya semua keluarga alexander domani berkumpul untuk makan bersama sama
meskipun mereka hanya mungkin makan sederhana namun kualitas kebersamaan harus di jaga antara orang tua dan anak anak terlebih di saat saat remaja
alexander domani seperti biasa menggoda sang putri untuk menggurangi nonton drama korea karena lebih baik belajar tentang pelajaraan sekolah lebih edukasi...
namun melati putri selalu memberi pengertian terlebih putri sulung beranjak remaja 14 tahun sangat wajar menurutnya asal tak berlebihan dan masih dalam pengawasaan orang tua...
lily domani kembali melajutkan makanan sambil ingin berbicara meminta izin...
" hmm daddy.. apakah aku bisa sekolah high school di singapore.. tanya lily domani memberanikan bertanya kepada daddy nya...
mendengar perkataan putri sulung dirinya mengerti jika lily domani ingin melanjutkan sekolah music di singapore namun ada kegelisaahan melihat putri sulungnya jauh darinya...
" nanti daddy pikirkan.. karena singapore cukup jauh terlebih kita tak punya sanak keluarga disana.. jawab santai alexander domani
dan jawaban itu setiap waktu menjadi alasan alexander domani jika putri sulung memberikan jawaban atas keinginaan sekolah di singapore...
sebenarnya melati putri sependapat tak setuju namun dirinya juga melihat bakat putrinya cukup besar karena guru memberitahu keahlihan nya...
__ADS_1
dan negara singapore bukan negara asing untuknya terlebih 3 tahun pernah menetap dan menjadi tenaga kerja wanita jadi sangat tau tentang sekolah taraf internasional disana...
setelah makan malam selesai kini alexander domani menuju ruang televisi untuk menonton bersama kedua putranya...
dan melati putri membersihkan meja makan dan menaruh sisa makanan di lemari pendingin...
sedangkan lily domani di dalam kamar remaja cantik ini menuju meja belajar untuk melihat pekerjaan rumahnya..
pekerjaan rumahnya yaitu pelajaraan fisika dan matematika namun dirinya harus mengerjakaan besok harus di kumpulkan di jam pertama sekolah...
di sela mengerjakaan pekerjaan rumah alexander domani mengintip dari celah pintu yang tak tertutup rapat...
alexander domani melihat putri sulungnya sedang belajar membuat bernafas lega dan bangga punya putri sangat penurut dan pintar...
aksi mengintip di lihat kedua putranya aneh dan ingin mengerjai sang daddy sedang mengintip kakak mereka...
melati putri yang baru keluar dari dapur melihat ketiga nya sedang mengintip membuatnya penasaraan apa yang sedang menarik di lihatnya...
malam hari menunjukan waktu jam 22.00 Wita seperti biasa melati putri mengecek satu per satu kamar putra putrinya sudah tidur apa belum tidur..
setelah mengecap kembali ke lantai bawah menuju kamar pribadinya dan ketika membuka pintu sang suami ternyata sudah tertidur nyenyak...
melihat pria tidur di sampingnya membuatanya merasa menjadi wanita paling beruntung versi dirinya...
dulu melati putri hanya gadis biasa tinggal bersama sang nenek namun perjuangaan membuahkan hasil menjadi wanita karier tenaga kerja wanita di bank swasta di singapore...
disana tempat awal pertemuaan tak sengaja namun membuatnya berpikir mungkin ini jalan tuhan mempertemukannya...
" Aku mencintaimu daddy.. ucap melati putri sambil mengecup pipi kanan sang suami sedang tertidur pulas...
__ADS_1
dan meraih selimut untuk menutupi tubuh mereka bersama sama, dan melati putri mulai memejamkan kedua matanya
suara dering telpon sedari tadi berbunyi membuat alexander domani terbangun untuk meraih ponsel miliknya tadi di atas nakas...
" hmm.. ada apa.. ucap alexander domani sambil mengucek kedua matanya...
" benarkah.. ucap serius alexander domani masih fokus mendengarkan...
" hmm begini saja.. besok pagi kita langsung berangkat atur paspor dan tiket keberangkataanku jam pagi.. ucap memerintah alexander domani sambil mamasang kacamata miliknya...
" dan satu lagi jangan beritahu orang Inggris kamu paham.. ucap tegas alexander domani dan mengakhiri sambungan telponnya...
pria ini menuju ruang kerja sedang mencari data data di usb miliknya dan akhirnya data data di cari di temukan...
" ternyata kamu ingin bermain main.. kita lihat saja besok.. ucap alexander domani sambil tersenyum miring..
setelah mendapatkan kabar jika penerbangaan jam 5 subuh membuatnya segera mengambil koper mini untuk dua atau tiga hari di luar negeri ...
mendengar kerusuhaan suaminya membuat wanita cantik ini heran ada apa dengan suaminya...
" daddy.. kamu beranget pagi ini.. tanya melati putri sedang enguap dan menuruni ranjang...
setelah tiga stell pakaian kini alexander domani tersenyum manis karena memurutnya isteri sangat menyayangimya dan penuh perhatian..
" mommy.. aku harus berangkat ke malaysia karena ada masalah disanaa.. ucap alexander domani...
**MOHON DUKUNGAN YAA SAHABATππ
UNTUK SELALU SETIA MEMBACA KARYA NOVEL NOVELKU SAπππ
__ADS_1
TERIMA KASIH DUKUNGAN LIKE, VOTE FAVORIT DAN KOMENTARNYA πβ€β€
π SALAM MRS_OCTAVIA**