Alexander Mencintai Gadis..

Alexander Mencintai Gadis..
Episode 256


__ADS_3

In New York, United States


di balik ruangan gelap seorang pria tampan nan berwibawa sedang meratapi nasib kesendiriaan sudah hampir 6 bulan tak terasa telah berpergiaan Almarhum Isteri tercinta...


Bruno domani dialah pria tersebut sedang meraih botol wine di gelas crystal menuang cukup penuh dan tak lama menyesapnya perlahan hingga tak tersisa di gelas crystal tersebut



hanya menatap wajah imut nan cantik membuatnya selalu merindukan sosok wanita pujaan hatinya selalu merindukan wanita di dalam foto..


foto itu di ambil saat di denpasar pas acara musik tradisional dia bernyanyi menujukan bakat bernyanyi nya...


namun lamunan buyar ketika sang putra memasuki ruang kerja nya dan berkata


" Ayah.. bisakah besok untuk datang ke acara kelulusanku di hotel Horison.. ucap Abraham Domani sambil duduk perlahan di kursi...


" bisa besok kita pergi bersama.. dan kamu harus tampan di hari kelulusan mu.. jawab Bruno domani mendekati putranya seraya memeluknya...


tak terasa putranya tinggi sudah 175 cm pasti tidak lama lagi akan menyamai tinggi badannya atau bisa juga lebih tinggi dari bruno domani...


" son.. aku merasa kita lebih layak seperti kakak adik.. timpah bruno domani masih memeluk putra nya..


Abraham domani tersenyum sepaham dengan perkataan ayahnya...


" karena wajah kita mirip ayah.. aku saja merasa ayah lebih tampan dariku.. ucap abraham domani mulai melepaskan pelukan ayahnya perlahan..


" hustt.. bundamu akan marah nanti.. karena menurutnya kamu anak laki laki paling tampan di dunia.. jawab bruno domani meningat perkataan mendiang isteri tercintanya...


mendengar nama bundamu membuat remaja 15 tahun ini seketika matanya berkaca kaca membuatnya merindukan sosok ibu kandungnya...


***Keesokaan Harinya*...


In Horison, United States**


di hotel bintang Lima ini acara kelulusan cukup ramai banyak anak anak datang siling berganti meramaikan Aula Ballroom Hotel Horison...



Seperti biasa penampilan Bruno domani menjadi pusat perhatiaan setelah memarkiran mobil Buggati Hitam miliknya membuat semua wanita wanita terpesona dengan ketampanan nya...

__ADS_1


acara cukup lancar bruno domani bangga kepada putra sulungnya selalu membuat bangga dan bersyukur mempunyai anak pintar dan membangga untuknya...


dari kejauhaan bruno domani menatap putranya di dekati para gadis gadis cantik ada lagi rasa bangganya ternyata putranya Playboy juga...


gadis gadis siling berganti berfoto sebagai perpisaahan di sekolah, Abraham domani tak lupa bersalaman kepada wali guru di sekolahan...


namun mata bruno domani menatap sosok anak laki laki merangkul putranya bersama wanita di kenalinya dia adalah Veronika lewis...


bruno domani selama ini tahu jika veronika lewis punya anak laki laki tapi tak tahu jika seumuraan dengan putranya dan satu sekolah juga...


veronika lewis mendekati putranya dan putranya memperkenalkan sahabatnya satu kelas dengannya...


" Momm.. perkenalkan ini Abra yang sering ku ceritakan.. ucap Goerge Van Dolken kepada Veronika Lewis..


" perkenalkan Nyonya saya Abraham Domani.. ucap Abraham domani memperkenalkan dirinya kepada wanita cantik namun sangat elegant...


mendengar nama Marga Domani membuat wanita cantik ini seketika terdiam membuat dua remaja ini binggung dengan ekpresi Veronika Lewis


" Nyonya Lewis.. itu ayah saya.. ucap Abraham domani sambil melambaikan tangan kepada ayah kandungnya..


tak lama sosok pria tersenyum menatap nya cukup ramah...


George Van Dolken sudah mengenal terlebih Almarhum Ibu kandung Sahabatnya namun tak pernah berbicara karena Sosok Bruno Domani pembisnis terkenal dan setiap kali masuk di majalah bisnis...


Saat ini mereka ada di Restoran Zurich menikmati makan siang bersama untuk merayakan kelulusan putra mereka..


Veronika Lewis sedari tadi diam saja entahlah ada apa dengannya...


padahal mereka sudah saling kenal namun entahlah apa yang membuat wanita 39 tahun ini berdiam diri...


berbeda dengan ketiga pria ini cukup banyak bicara meskipun pembicaraan ringan tentang kelanjutan mencari High School Internasional...


setelah makan mereka pulang masing masing karena aktivitas cukup melelahkan hari ini...


di malam hari veronika lewis sedang duduk sendirian di balcon sambil menatap pepohonan hijau...


malam hari ini seperti biasa putranya sedang di Apartement untuk merayakan kelulusaan bersama teman temannya..


kini jam menunjukan jam 10 malam waktu setempat ketika hendak ingin melakukan rangkaian skincare malam ada panggilan telpon berdering...

__ADS_1


menatap nama kontak membuat wanita cantik ini seketika gugup...


" Hallo.. ucap Veronika lewis


" Hallo.. akhirnya kamu mengangkat telponku Lewis.. jawab suara pria


" Ada apa.. ucap Veronika lewis


" keluarlah.. aku sedang di depan rumahmu.. jawab suara pria tersebut


mendengar pria tersebut di depan rumahnya membuat wanita cantik ini keluar menuruni anak tangga dan menyuruh salah satu pekerjaa membukakan pintu...


tak berselang lama pria tersebut datang dan berjalan menuju Veronika lewis sedang mencari saluran televisi untuk mencari channel bagus...


" aku tak ingin basah basi padamu sweety.. aku ingin menginap disini.. ucap abraham domani sambil duduk di sebelah veronika lewis...


" apakah kamu tak punya rumah.. rumahmu pasti jauh lebih besar dariku.. jawab sinis veronika lewis...


perkataan veronika lewis bener adanya jika rumahnya jauh lebih besar dan mewah daripada rumah veronika lewis hanya saja dirinya kesepiaan..


" kita sama sama kesepiaan.. apakah kamu tak kesepiaan... ucap sensual bruno domani mengecup pipi kanan veronika lewis dan memegang salah satu aset pribadinya...


" Ahh.. hentikan.. ucap racau veronika lewis menahan suara desahaan nya...


tak lama bruno domani membuka semua pakaian melekat di tubuhnya dan sambil memegang seraya memamerkan keperkasaan on hanya dengar suara desahaan veronika lewis..


dan veronika lewis terbuai terlebih dirinya sangat merindukaan sentuhaan pria yang selalu memuaskaan hasratnya


kedua orang dewasa ini bercinta hingga suara mereka tak sengaja terdengar oleh salah satu maid ketika mengantarkan coffe experso namun lebih memilih diam saja dan meninggalkan daripada mengantar


hampir 3 jam mereka berdua bertempur dengan peluh keringat karena semangat dengan olahraganya...


namun baik bruno domani dan veronika lewis lebih memilih tidur karena melihat jam menujukan jam 1 dini hari


MOHON DUKUNGAN SAHABATKU 🌷🌷


🍭TERIMA KASIH ATAS DUKUNGAN BERIKSAN LIKE, VOTE, FAVORIT DAN KOMENTARNYA πŸ­πŸ­πŸ’—


πŸ’Œ SALAM MRS_OCTAVIA95

__ADS_1


__ADS_2