Ammy

Ammy
4.1 Hal mengganjal


__ADS_3

"Hyung bangun hyung"


mereka membangunkan jin yang tertidur di sofa, jin tidak mendengar sama sekali suara mereka, namjoon yang berinisiatif untuk memanggil dokter untuk mengecek keadaan jin.


"Kookie aku minta tolong telepon dokter untuk memeriksa keadaan jin, aku khawatir dia kenapa-kenapa"


Kookie mengeluarkan handphone nya dan segera menelepon dokter untuk memeriksa keadaan jin yang tidak bangun dari tadi.


"Apakah dia tidak akan apa-apa! sepertinya dia sangat terkejut melihatku" Gumam Bae hyun yang melihatnya dari jauh.


trekk,,


suara pintu dibuka, dokter dan manajer mereka datang, "Bagaimana keadaan jin? " Tanya Manajer.


"Dia masih tidak bisa di bangunkan, aku khawatir itu akibat benturan dari pintu tadi" Jawab namjoon.


"Baiklah biar coba saya cek dulu" Dokter itu mencoba membuka alat tesnya, lalu memulai mencek denyut nya, "Bagian kepala mana yang terjedot pintu itu? "


"Di bagian sini pak" Ucap Namjoon menunjuk ke jidat jin sebelah kanan yang tertutup oleh rambutnya.


"Ooh, ini hanya luka sedikit, tidak ada urusannya dengan pingsannya, cukup pakai plester saja nanti akan sembuh"


"Dan kalian jangan terlalu khawatir dia akan segera bangun karena dia hanya kecapean sehingga ia susah untuk dibangunkan. tunggu saja sampai ia merasa membaik dia akan bangun dengan sendirinya. kalo gitu saya pergi dulu"


"Ooh terima kasih pak" Ucap mereka semua, lalu pak manajer mengantar bapak dokter itu pergi.


"Kalian jaga jin, saya akan mengantar pak dokter ke depan"


"Baik Pak" Ucap mereka serentak.


Jimin memulai bicara tentang keadaan jin.


"Hyung apakah dia benar-benar tidak papa? aku sangat khawatir dengan keadaan Hyung jin"


"Kau Pun mendengarnya tadi, jin tidak apa-apa dia hanya kecapean" Jawab Namjoon, lalu di sambung oleh jimin kembali.


"Sepertinya kita sudah kelewatan pada jin hyung, dia selalu memasak setiap pagi untuk kita, membereskan rumah oleh sendirinya, pergi ke pasar dan kita hanya tinggal enaknya saja"


Kookie ikut berbicara" aku pun merasa bersalah pada Hyung jin, aku sering membuat dia marah, dan aku juga pernah menumpahkan susu pisang ku di sofa tapi aku tidak jujur pada jin hyung, karena aku takut dia memarahiku" Menunduk bersalah.


"Bukan hanya dirimu kookie, akupun sudah membuat masalah, jika jin hyung tau waktu itu mungkin aku sudah diusir dari rumah ini" Ucap Taehyung.


"Memangnya kau melakukan apa!! " Tanya JHope (hobi)


"Aku tidak sengaja waktu itu tidur di kasur hyung dengan keadaan bajuku kotor aku belum mandi karena masih merasa capek, kasur hyung jin sangat enak untuk bersantai maka dari itu aku malah tertidur di kasurnya, untung saja aku segera terbangun dan segera keluar dari kamar, sampai sekarang jin hyung tidak tahu"


"Wah wah kalian sangat keterlaluan bagaimana jika jin mendengar semuanya pasti dia akan marah besar"


Ucap hobi membuat mereka merasa sangat bersalah.


"Hobi hyung jangan kasih tahu pada hyung jin kalo kita melakukan itu" Ucap V memohon, "Kami akan menceritakannya sendiri, kalian jangan memberitahu dulu pada jin, kami belum siap diomelin olehnya" Sambung kookie.


Tanpa mereka sadari jin sudah bangun dari tadi dan mendengar semua yang dikatakan mereka, hanya saja ia berpura-pura tidur agar tau semua kesalahan mereka.


"Kalian memang tega padaku" Ucap jin membuat semuanya terkejut melirik kearah jin.


"Hyung, kau sudah bangun" Ucap jimin, jin bangun dari tidurnya dan duduk melirik mereka satu persatu.

__ADS_1


"Jin hyung kau baru bangun kan" Ucap V sedikit ragu. "Tentu saja aku baru bangun, tapi aku mendengar semua obrolan kalian semua"


"Hahh!! " Serentak mereka kaget.


"Benarkah hyung kau mendengar obrolan kami dari awal sampai akhir?" Kookie coba memperjelas kembali pertanyaannya.


"Tidak juga, hanya dari bagian kau menumpahkan susu pisang mu di sofa, dan juga seseorang yang tidur di kasurku dengan keadaan baju kotornya" Menatap v dan kookie.


"Benarkah!! "


"Hyung aku minta maaf, kookie tidak akan melakukan itu lagi, lain kali kookie akan hati-hati"


"Jin hyung aku sangat minta maaf, waktu itu aku sangat kecapean dan tiba-tiba saja aku teringat dengan kasur mu jadi aku tidak berfikir panjang, aku langsung tidur di kasur dengan keadaan baju kotor, aku sangat minta maaf hyung" Jawab V panjang lebar.


"😓😩 kenapa kalian tidak jujur saja waktu itu, aku tidak akan marah jika kau jujur, tapi karena kali ini kau baru jujur aku marah pada kalian"


Jin pergi dengan wajah kesal tapi merasa kasihan pada mereka berdua. kookie dan V bingung harus bagaimana jin hyung kalo sudah marah pasti susah untuk di ajak ngobrol.


"Hyung bantu kami" Ucap mereka pada Hyung lainnya tapi mereka malah ikut pergi meninggalkan kookie dan V.


"Hyung bagaimana ini" Ucap kookie pada V, "Aku pun tidak tahu" jawab V murung benar-benar sudah melakukan salah yang besar.


"Kita sudah keterlaluan pada Hyung jin, sepertinya kita harus meminta maaf sekali lagi padanya" Ucap kookie.


"Itu tidak akan berhasil kookie Hyung jin tidak akan mau berbicara pada kita, sepertinya kita harus melakukan apa yang sering jin hyung lakukan!" Ucap V.


"Apa itu? " Jawab kookie. V tersenyum pada Kookie, sedangkan kookie tidak mengerti apa yang dipikirkan v tersebut.


//Seokjin//


"Apa susahnya mereka jujur padaku, tapi aku merasa kasihan juga pada mereka, mungkin mereka tidk jujur karena takut dimarahi oleh ku, tapi apa susahnya mereka jujur!! " Gumam jin masih bimbang memikirkan V dan Kookie.


"Bau gosong dari mana ini!! " Mengendus mencari bau tersebut, "Sepertinya bau tersebut dari dapur!! " sambungnya kembali terkejut. "Ahh siapa yang memasak sampai bau gosong seperti ini" Jin berjalan ke dapur memastikannya.


//Ruang tamu dan Dapur//


"Bau gosong apa ini!! " Ucap hobi keluar dari kamarnya bersama NamJoon, kookie dan V terkejut mereka dengan bersamaan mematikan kompor dan meniup wajan yang mengeluarkan asap,membuat masakan itu gosong karena menyalakan apinya terlalu besar.


"Kookie kau sedang memasak apa sampai bau gosong seperti ini!! " Sambung namjoon.


Ternyata bau gosong tersebut berasal dari V dan kookie yang sedang sibuk memasak di dapur.


"Ah maafkan aku hyung, aku sudah mengganggu kalian beristirahat, kami sedang memasak untuk jin hyung" Ucap kookie.


"Kami merasa bingung harus berbuat apalagi untuk membujuk jin hyung, makanya kami mencoba memasak sesuatu untuk jin hyung makan" Sambung V terus terfokus meniup wajan yang masih berasap.


Jin datang dan terbatuk-batuk.


"Uhuk,, uhuk,, apa ini, kenapa banyak asap" mengibas asap itu dengan tangan karena sudah mulai memenuhi ruangan dapur dan ruang tamu, jin membuka jendela dan pintu agar asap itu segera keluar.


Sedikit-sedikit asap itu hilang, Kookie dan V mulai terlihat jelas oleh jin, "Kookie, V! kau sedang apa di dapur? " Berjalan menghampiri mereka melihat-lihat meja dapur dan wajan gosong serta sayuran yang berasal dimana-mana.


Jin menatap dengan bingung dan mulai mengerutkan jidatnya, "Ah apakah kalian mencoba untuk memasak!! aishh kenapa kau beraninya melakukan ini? bagaimana jika ini sampai kebakaran, kenapa kalian tidak bisa diam" Ucap Jin dengan nada tinggi.


V dan kookie menunduk sedih, ia bermaksud baik tapi ternyata malah menambah jin hyung semakin marah.


"Memangnya baik jika seseorang sedang berbicara kalian malah terdiam! kenapa kalian melakukan ini? " Ucap jin kembali membuat mereka semakin tidak bisa menjawab.

__ADS_1


"Kookie apa kau tidak bisa bicara? V apa kau sariawan kenapa tidak menjawab"


"Hyung kookie minta maaf, kookie bermaksud baik tadinya aku ingin membuatkan hyung makanan tapi kami gagal"


"Hyung aku minta maaf ini semua salahku, kookie mencoba untuk membujuk mu, tapi kami lupa dengan masakan kami dan kami juga lupa kalo apinya terlalu besar sehingga masakannya gosong seperti ini" Sambung V, kookie dan V saling menatap dengan mata berkaca-kaca.


"Hyung jangan marahi kookie dia tidak bersalah, aku yang salah aku mengajaknya untuk melakukan ini, aku kira ini akan berjalan dengan lancar ternyata tidak, aku mohon hyung jangan marah pada kookie" Lanjut V menatap jin dengan penuh harapan.


"Tidak hyung, ini juga salahku aku tidak pokus saat memasak tadi, hyung jin jangan marahi V" Kookie ikut membela V dan menatap jin kembali.


"Aishh memang sangat sulit untuk marah pada kalian, sudah hentikan muka imut itu, aku tidak bisa marah jika kalian tampilkan wajah itu" Jin merasa luluh dan tidak bisa memarahinya karena mereka terlalu imut untuk nya.


"Aku sudah memaafkan kalian, tapi lain laki jujur saja dan kau butuh bimbingan yang ketat dariku dalam memasak" Tersenyum sedikit, kookie dan V tersenyum lebar dan merasa senang mereka pikir jin hyung akan memarahinya ternyata tidak.


"Ah hyung saya kira kau akan memarahiku dan kookie ternyata hatimu baik juga" Ucap V membuat jin bermuka datar.


"Ya, apakah aku tidak baik selama ini! " Tanya jin membuat V terkejut, "Ah maafkan aku hyung, aku salah bicara" Jawab v tersenyum.


"Hahaha santai saja aku tidak akan marah" Ucap jin membuat mereka tertawa kembali.


"Nah begitu kan bagus, kita melihatnya senang jika kalian akur, sering-seringlah seperti ini bukan begitu hobi" Ucap NamJoon melirik hobi, dan hobi pun mengangguk tersenyum.


"Oh iya apakah kalian melihat suga hyung dan jimin? dari tadi aku tidak melihat mereka sama sekali" Tanya hobi.


"Bukannya tadi JiMin bersamamu hobi hyung" Ucap V sambil melirik mereka, semuanya mengangkat kan pundaknya tidak tau dimana mereka.


"Ah sudahlah mungkin mereka sudah pada tidur" Ucap Hobi tertunduk dan pergi kembali ke kamar.


mereka saling menatap satu sama lain dan di kejutkan dengan tawa jimin dari pintu depan.


"Hahaha itu sangat seru bukan hyung, aku ingin melakukannya lagi denganmu nanti" Ucap jimin sambil berjalan bersama masuk rumah, suga tersenyum melihat jimin sangat gembira, semua hyung menatap pintu depan.


Saat pandangan jimin lurus ke depan ia langsung terkejut terdiam dan raut wajahnya seketika berubah, Suga melihatnya ikut aneh dan segera melirik ke depan juga ia pun ikut terkejut.


"E-euh da-dari kapan kalian di situ? " Tanya Jimin terpata-pata melihat mereka yang menatap jimin dan suga tanpa berkedip. Suga tetap bersantai dan segera berjalan dan duduk di sofa.


"Apakah kalian sudah memasak, tapi kenapa baunya berbeda" Ucap Suga santai mengangkat kan kakinya dan melipatkan tangannya.


"Dari mana saja kalian? sepertinya kalian sudah bersenang-senang" Ucap NamJoon sambil sedikit tersenyum menatap semua member.


"Ah kami hanya mencari angin sebentar ke depan, oh iya aku juga membeli beberapa makanan untuk kalian" Menurunkan kantong keresek dari tangan jimin ke meja.


"Benarkah! apakah hyung membelikan ku susu pisang?" Ucap kookie tersenyum memburu kantong kresek itu.


"Tentu saja liat di dalam kantong kresek, bukan hanya susu pisang aku juga membelikan hamburger untukmu V"


"Yah jimin apakah kau hanya membelikan makan untuk kookie dan v saja, untuk kita mana? " Ucap Jin.


"Tenang hyung aku mempunyai hamburger 3, sebenarnya aku hanya membeli 1 tapi karena ada diskon beli 2 gratis 1 ya sudah aku membeli 2 agar dapat tiga, heheh"


NamJoon tersenyum melihat mereka tertawa bersama, namun NamJoon merasa ada yang kurang dengan kebersamaannya, siapa satu orang lagi yang tidak ikut berkumpul??


.


.


.

__ADS_1


.


Next Episode selanjutnya🥰


__ADS_2