Anak Genius # Litle Baby Arrogant

Anak Genius # Litle Baby Arrogant
Pertemuan


__ADS_3

baiklah aku pamit ya setelah bunda kalian pulang" jelas Revan


"baiklah kak" jawab mereka


saat mereka sedang asik melanjutkan pembicaraan mereka tiba tiba


ting tung


ting tung


ting tung


"siapa yang datang ya? "


tanya Revan


"mungkin bunda udah pulang kak"


"sebentar biar aku yang buka" jelas Rey


Rey pegi membuka pintu dan ceklekkkkkk


astaga cepat sekali


kenapa bisa


dia kan lelaki yang mengikuti mereka tadi


"jangan takut aku hanya orang suruhan" jelas laki laki itu


"ada maksud apa anda kesini " ketus Rey


"aku membawa seseorang"


laki laki berbadan kekar dan setelan serba hitam itu sangat dingin, dan kenapa dia sampai tau mereka ada disini siapa dia


"apa kalian mengenalku??''


laki laki lain menghampiri Rey dan sontak membuat Rey berlari ke arah kakak dan adiknya


"hey kenapa jadi kaku seperti ini, aku tau kalian mencariku anak anak"


kata tuan Aldiansyah Andersond ya ternyata dia lah menyuruh orang tadi mengijuti anak anak ini dan sampai kehilangan jejak


setelah itu asisten key memberi tahu kalau anak anak itu sengaja tinggal di apartemen ini


mereka masih saja diam dan saling berbisik


"wah wah wah kalian ada tiga astaga sangat mirip denganku, kemarilah boy girl apa kalian tidak ingin memelukku"


kata Aldi sambil berjongkok menyeimbangkan dengan anak anak


( ternyata mereka se kaku ini, astaga aku terlalu menyeramkan atau apa samapai mereka beginj) batin Aldi


"maaf tuan Aldiansya Andersond, kami tidak bisa memeluk sembarang orangĺ ucap Roy datar dan dingin


mereka tau ini adalah ayah mereka tapi mereka waspada karena takut tuan Aldiansyah hanya pura pura saja berbaik hati pada mereka

__ADS_1


"baiklah jika begitu "


Aldi langsung menghampiri mereka dan memeluk mereka secara bersamaan karena tubuh Aldi yang besar dan sangat Atletis dengan mudah dia merangkup anak anak itu


"maafkan Ayah kalian ini nak sudah membiarkan kalian kesusahan" kata Aldi tulus


"apa tuan benar benar menerima kami" ucap Ris


"tentu saja, aku bahkan mencari kalian beberapa bupan ini, dan kalian datang sendiri padaku"


jelas Aldi dengan air mata mulai keluar karena terharu melihat anak anak yang begitu lucu di depannya ini


dia tidak menyangka bisa memiliki putra putri secepat ini


"baiklah apa kami boleh memanggilmu Ayah?? " helas Rey


"tentu saja kemarilah anak ayah"


mereka langsung berpelukan haru,


dan Revan di sana hanya diam tak berkutik, dia bingung dan kecewa di sini dia bingung harus apa kenapa dunia begitu sempit baginya


(aku bahagia melihat anak anak ini bahagia, tetapi kenapa ayah mereka harus dia, dia kan kekasih kakakku, jadi dugaanku benar jika kemiripan antara Rey dan tuan Aldi memaang benar benar wajar) batin Revan memlihat adegan demi adegan di depannya itu


"Anak anak bolehkan ayah bertanya pada kalian??"


di balas anggukan oleh anak anak itu


mereka langsung duduk di sofa dan memangku anak anak itu karena tidak muat jadi dia hanya memangku yang paling manja yaitu Ris


"siapa nama kalian hem " sambil mengecup pipi Ris yang gembull itu


"namaku Roy "


"namaku Rey"


jawab anak anak


" mana ke dua bunda kalian Boy Girl, ? "


"mereka sedang pergi membeli keperluan selama disini" jawab Revan yang dari tadi diam saja hanya menyimak


"wah ada kau juga rupanya, terimakasih sudah menjaga anak anak REVAN" ucap Aldi sengaja menekan nama Revan


"tidak masalah tapi kau harus menjelaskan ini pada kakaku" jawabnya


dan di balas anggukan saja oleh Aldi


"Asisten Key siapkan semua berkas dan jangan sampai anak anaku pergi lagi dariku"


"baik tuan"


Aldi dan anak anak bercerita sambil melepas rindu


saat mereka sedang asik tertawa tiba tiba ada yang marah marah di luar seperti ada keributan


"minggirrr kalian kenapa bisa seramai ini..!!! mana anak anakku,!!!! " bentak Ella dan Arin

__ADS_1


merwka langsung masuk dan menyaksikan adegan yang memperlihatkan anak anak dan tuan CEO Aldiansyah Anderaond


"Bundah ayo kesini, kami sudah menemukan ayah"


kata Ris dengan muka nya yang lucu dan membuat Ella tak jadi marah marah lagi


"sayang ayo turun dari pangkuan tuan CEO Aldi nanti dia keberatan nak"


jelas Ella ingin mengambil putrinya yang sangat manja pada tuan Aldi


"tidak bundah ayah sangat baik pada kami"


Ella hanya diam mendengar anaknya memanggil Ayah pada laki laki sombong ini


Arin menarik Ella ke arahnya dan berbisik


"Ell kau berhutang penjelasan padaku""


"tapi aku tidak tau dia ada disini Rin, aku juga tidak ingin bertemu dengannya"


"Ell kamu hadapi dan kamu tidak bisa lari lagi, dia tidak akan melepaskan kalian terutama anak anak"


jelas Arin


Ella langsung terdiam dan sesekali melirik ke arah anak anak mereka


(Apa yang harus aku lakukan agar anak anak mengerti, dia bukan laki laki yang baik. dia bisa saja memiliki anak lain di luar sana, dan tiba tiba muncuk) batin Ella


Ella masih tidak terima jika anak anak terlalu akrab pada laki laki ini, dia takut anak anak akan kecewa nantinya


"Tuan CEO Aldiansya Andersond, bisakah kau keluar dari apartemen ini"


Usir Ella dengan menekan nmnama Ceo nya


"maafkan aku Isabella kau berhutang penjelasan padaku, beraninya kau mengusirku saat anak anak masih merindukanku" jelas Aldi dengan muka datarnya


Ella langsung diam


"dia anak anakku tuan, anda tidak berhak ada disini"


jelas Ella sudah mulai menaikan pita suranya


"ayah sepertinya bunda masih syok, ayah bisa pulang dulu, nanti saat bunda sudah tenang ayah bisa mengajak bunda mengobrol" jelas Roy dan adik adiknya mengangguk


"baiklah Boy kau jaga bundamu, ayah akan pulang, nanti malas aku akan kesini lagi membawakan sesuatu"


jelas Aldi pada anak anaknya


"tidak perlu marah begitu, aku akan pergi, ingat kau berhutang padaku"


jelas Aldi agar Ella merasa bersalah


"ayo semunya kita bubar, dan hanya beberpa yang menjaga mereka agar tetap aman, dan kau Revan kau juga bisa ikut denganku pulang"


''tidak perlu tuan, aku bisa sendiri dan membawa mobil"


"baiklah tapi jaga jarakmu dan batasanmu'' ancam Aldi dengan muka Datarnya

__ADS_1


"anak anak ada apa ini, kalian ada yang ingin menjelaskan sesuatu pada bunda?? " Ella mulai mengintrogasi anak anak nya


__ADS_2