Anak Genius # Litle Baby Arrogant

Anak Genius # Litle Baby Arrogant
#Taman


__ADS_3

#Apartemen


setelah bangun tidur Aldi langsung mengecek hpnya


tentu saja pesan datang lagi dan mengatakan jangan telat


"Asisten key sudah anda siapkan semuanya"


"sudah taun mereka sudah menunggu di luar"


"baik ayo sarapan setelah itu kita pergi""


mereka memakan roti senwidc saja saat sarapan karena tidak ada makanan lain yng cepat saji setelah selesai mereka keluar apartemen dan menemui pengawal untuk di beri arahan


"baiklah apa kalian sudah tau tugas kalian ''-


'' sudah Tuan''


'' ayo pergi'' ajak Aldi


mereka langsung naik mobil dan pergi ke lokasi diamana mereka akan bertemu Roy


#rencanaRoy


Roy sudah tiba di kediaman sahabatnya Jay mereka sedang menunggu steav


Jay dan Steav adalah teman Roy semenjak 1 tahun yang lalu mereka berumuh jauh di atas Roy mereka tidak menyangka anak ingusan seerti Roy akan bersikap se dewasa mereka, umur Jay 23 tahun dan steav 20 tahun Jay bekerja sebagai Polisi dan Steav sebagai hacker hebat yang kalah dengan kehebatan bocah kecil Roy


saat steav sudah tiba mereka langsung menuju mobil dan berdiskusi disana


'' Roy apa semua sudah siap?? " tanya Jay


"sudah kak, kakak kita hanya menjalakannya saja, aku yakin kak steave sudah mengatur adegannya nanti"


denga datar Roy menjelaskan rencana mereka


"iya Jay aku sudah memasang camera di tempat pertemuan nanti, kau hanya bertugas menemani Roy nanti, aku akan mengawasi kalian dari mobil dengan beberapa kameraku"


"baiklah klau begitu aku percaya dengan kalian "


mereka berdiskusi apa yang akan mereka lakukan nanti dan membuat tuan Aldiansyah tidak sadar kalau Roy mengambil tes DNA nanti


#Taman


Roy dan Teamnya sudah tiba sebelum Aldi dan yang lainnya, mereka sudah measang beberapa kamera untuk mengawasi gerak gerik Aldi dan yang lainnya


saat waktu sudah menunjujan 07.50 Roy pun pergi duduk di bngku taman menunggu Aldi

__ADS_1


baru 5 menit Roy menunggu Aldi dan rekannya datang menemui Roy


"Tuan kenapa banyak sekali orang memakai kaca mata hitam aku takut "


cicit Roy yang sudah mulai berlinang air matanya itu semua Acting nya pandai sekali bukan


"maafkan aku tapi mereka semua orang baik, kamu tidak usah takut" kata Aldi yang hawatir pada Roy


(dia benar benar mirip padaku tetapi hidungnya lucu sekali kenapa bisa pesek hihihi tapi dia sangat tampan dan menggemaskan, apa benar kau putraku, lalu mana ibumu boy kenapa kau datang sendiri kesini menemuiku, nyalimu sungguh besar aku yakin kau benar putraku ) batin Aldi


(yess dia udah mulai mendalami actingku, dia sudah terbawa suasana padaku, aku harus pintar memainkan permainan ini) batin Roy


"tuan a- aku takut jika seperti ini hiks aku tidak bisa menjelaskan tentang ibu saat mereka menyeramkan seperti ini hiks "


"hey boy kamu gak usah nangis ya, aku akan menyuruh mereka pergi dulu agar bisa menenagkanmu"


(aduh ternyata dia hanya anak kecil dan sendirian aku tidak perlu hawatir dan sebaiknya mereka pergi dulu atau tunggu di mobil saja, aku rasa aku bisa mengatasi sendiri) batin Aldi yang mulai terpesona oleh Roy yang lucu


"Asisten Key kalian pergilah atau tunggu saja di mobil aku bisa mengatasi ini sendiri"


"tapi tuan" jeda Asisten Key


"Pegilahh '' suara Aldi datar


"Ayo pergi dari sini" kata Asisten Key dengan rombonganya


'' hiks hikss makasih Om, sebenarnya ibu juga ada disini tapi dia takut menemui Om dia juga malu katanya"


(apaaa ibunya ada disini lalu dimana, kenapa aku jadi cenas begini apa dia semanis anakku ini)


"oh baiklah nak, dimana ibumu "


"disana Om" Roy menunjuk belakang pohon besar itu dan mengajak Aldi kesana


"baiklah ayo kita temui ibumu"


saat mereka pergi ke belakang pohon itu mereka tiba tiba di serang oleh orang tak dikenal dan membuat Aldi pingsan karena di pukul dari belakang


"aaarrggkkkk Kamu benar benar pintar sudah merencanakan ini semua Boy " lalu mata Aldi terpejam


Roy langsung mencabuti rambut Aldi secara brutal dan segera pergi bersama Jay meninggalkan Aldi yang sedang terkapar


"Roy kita harus cepat ke mobil, sebelum yang lainnya curiga"


"baik kak Jay ayoo aku juga sudah mengambil beberapa rambut tuan Aldi "


setelah sampai mobil mereka langsung pergi dari taman itu,

__ADS_1


"kalian lihat di layar ini mereka sedang mencari kita , mereka membawa tuan Aldi hahaha kalian benar benar keterlaluan " kata Steav tertawa terbahak bahak melihat adegan itu


mereka sudah sering melakukan aksi ini, dan mereka selalu berhasil, mereka selalu memuaskan para klien dengan kepintaran mereka


steav dan Jay adalah orang bauaran yang sangat mahal bahkan mereka sering di pakai menjalankan misi untuk memerangi *******


"tuan Bangun tuan"


Asisten key mengoles hidung Aldi dengan minyak kayu putih supaya cepat sadar dan ahirnya Aldi sadar juga


" apa kalian sudah menemukan mereka Asisten Key"


"beberapa anak buah sedang mencari mereka tuan, dan ada yang mencari tau siapa anak itu"


"baik saya tunggu laporan selanjutnya"


"tuan apa ini tidak aneh, kenapa anak itu tidak menculik atau memeras tuan, kenapa dia membiarkan tuan pingsan begitu saja"


"asisten Key dia seperti foto copyanku dia sangat cerdik, dia sengaja menjebakku dan ber akting supaya aku luluh, benar saja aku terbuai olehnya dan menurutinya, setelah ada seseorang menyerangku aku baru sadar dia sedang merencanakan sesuatu"


"saya paham tuan apa rencana anak itu"


"kau benar asisten Key kau sepikiran denganku"


tok tok tokk


"permisi tuan "


"silahkan jelaskan siapa sebenarnya anak it dan siapa yang menyerangku tadi " seru Aldi


"saya minta maaf tuan, kami gagal menemukan mereka dan tidak mengetahui siapa yang menyerang tuan, tetapi anak yang kita temui mirip sekali dengan seorang anak yang sekarang sedang naik daun di media karena bakatnya yang bisa menyanyi dan memainkan semua Alat musik, anak itu juga aktris dan usianya se usia anak yang kita temui tadi"


"menarik sekali apa mereka benar benar mirip"


"sangat mirip tuan hanya hidungnya saja yang berbeda yang tadi pesek dan yang terkenal itu mancung seperti tuan"


"baiklah kalian cari tau dari mana asal anak itu, dan lacak keberadaan mereka "


"baik tuan kami akan mengusahakan yang terbaik"


"pergilah " perintah asisten Key kepada anak buahnya


"baik tuan permisi"


mereka memberi anggukan saja


(apa anak itu gembar, jika benar itu berarti aku memiliki anak kembar, tapi aku benar benar yakin dia putraku saat aku berdekatab dengannya batinku langsung tergerak, aku harus tau siapa ibu nya, wanita yang telah mencuri mereka dariku)

__ADS_1


__ADS_2