Anak Langit

Anak Langit
Mimpi indah cherlina


__ADS_3

Karena sangat capek Cherlina pun tertidur diatas tempat tidur indah itu dengan lelap. Dia tak tahu saat papa dan mama angkatnya menengoknya dikamar. Mereka tersenyum melihat Cherlina tertidur dengan pulasnya.


Mereka pun sangat bahagia karena ada seorang anak yang akan menemani hari harinya . Dan dengan tatapan penuh harapan indah dimasa depan.. Merekapun Berlalu dari kamar Cherlina. Tak Lupa sebelumnya..wanita cantik yang menjadi mama angkat Cherlina menyelimutinya. dan suami istri itupun memberikan kecupan pada dahi cherlina.


Cherlina dengan riangnya berlari lari dan bermain dengan para sahabatnya dengan ditemani para gadis gadis penghuni negeri diatas awan. Bunga bunga indah bermekaran dan berbau harum. Tampak sayap indah Cherlina terlihat nyata dan indah. Gadis cilik itu.. Tidak Seperti gadis kecil biasa... Tapi tumbuh menjadi gadis muda belia yang sangat cantik... Dengan Sayap yang indah menempel dipunggungnya.bersama teman dan saudari saudarinya .. Mereka terbang mengelilingi..pulau pulau yang indah... Sungguh pemandangan yang memukau.. Terlihat dari angkasa. Cherlina dan kawan kawan mendaratkan dirinya diatas telaga penuh warna. Tertawa-tawa bersuka ria. ..


Tiba tiba.. Mereka semua terdiam. .. Manakala Ada suara tanpa wujud"Cherlina...aku berikan kekuatan kepadamu . Jadilah seorang pahlawan pembela kebenaran. Dan membantu yang lemah. Di Manapun Kamu tinggal.. Gunakan


kekuatanmu... bila diperlukan. "


Setelah itu... Suara itupun lenyap

__ADS_1


Dan Cherlina pun terbangun manakala terdengar ketukan dipintu kamarnya. "oh rupanya aku bermimpi.. " batin Cherlina sambil turun dari tempat tidurnya. Menuju pintu kamar. Ternyata sudah ada bi Inah art setia keluarga... Berdiri Didepan pintu. "Non.. . Tuan Dan yonya sudah menunggu nona dibawah. " ... Kata bi Inah sambil tersenyum.


"baik bi... Cherli akan turun.. Tunggu sebentar .Cherli akan bersiap dulu" lalu Cherlina menuju kamar dan membersihkan badannya. Dan memakai pakaian yang sudah disediakan sebelumnya.


Sementara mama dan papa angkat Cherlina sedang menunggu kedatangan cherlina... Didepannya Terdapat hidangan yang menggugah selera. Bi Inah memang jempol. Pandai sekali dia memasak.


mama dan papa saling berbicara. mereka berdua berniat mendaftarkan Cherlina disekolah dasar Internasional HARAPAN KITA. Sekolah bonafid kelas orang berdoku alias berduit.


Tuk tuk tuk... Terdengar suara sepatu melangkah menuruni tangga... Mama papa yang sejak tadi menunggu Cherlina .sejenak terdiam saat melihat Cherlina turun "Cantik sekali Cherlina.. Dengan dandanan baju yang mereka berikan.


"Cherlina duduklah" kata papa sambil menarik bangku disisinya...

__ADS_1


.Merekapun makan bersama dengan hati yang dipenuhi kebahagiaan.


Setelah selesai makan.. Mereka mengajak Cherlina duduk diruang tengah. Sambil membicarakan niat mereka mendaftarkan Cherlina bersekolah. Cherlina amat bahagia karena pastinya akan mendapatkan banyak teman baru. .. .


Hari ini adalah hari minggu. Suami istri itu. Mengajak Cherlina jalan jalan mengelilingi kota Jakarta yang dipenuhi gedung gedung Indah yang menjulang tinggi. Mereka bertamasya ke Monas.. Ancol. Dan Tak lupa ke Taman Mini Indonesia Indah. .. Setelah capek berkeliling. Cherlina dan keluarga barunya menuju Mall terbesar dan mereka makan siang bersama dan membeli kebutuhan barang barang Cherlina .


"Cherlina... Bagaimana perasaanmu hari ini ..apakah kamu suka nak... " kata mama angkatnya. Cherlina.. Mengangguk sambil tersenyum Ceria. .. Matanya berbinar karena bahagia.


Mereka berjalan berkeliling stand demi stand. Sambil menggandeng tangan Cherlina. Mereka mengikuti. Langkah Cherlina. Saat melewati area bermain anak Cherlina menarik tangan mereka... Cherlina meminta ijin. ..Untuk bermain... Mereka mengangguk dan mengikuti langkahnya. Banyak anak anak yg bermain disitu. Hiruk pikuk suara anak anak tertawa dan menjerit bahagia.


dengan senangnya Cherlina... Berbaur bersama mereka. papa dan mamanya tersenyum bahagia. Dan melambaikan tangan kearah Cherlina. "hati hati nak" ujar papa dan mamanya. Mereka duduk tak jauh dari tempat Cherlina bermain.

__ADS_1


Hari sudah sore. Matahari diarah barat sudah hampir tenggelam.


Akhirnya merekapun pulang. Dengan bahagia.


__ADS_2