
..."Ternyata kau punya masa lalu yang kelam" ucapku sedih, "haha maaf aku malah curhat, tidak usah dipikirkan" ucapnya sambil tersenyum "ah kita sudah sampai" lanjutnya.Ketika aku dan Henry masuk banyak tatapan tajam yang menatap kami, aku merasa takut kemudian Henry menggenggam tanganku berusaha menenangkanku dan perasaan ku pun mulai tenang....
... "Selamat datang di guild petualang shiort" ucap seorang perempuan yang menjaga meja resepsionis "ada yang bisa saya bantu?" lanjutnya, "Ah saya ingin mendaftarkan teman saya" ucap Henry, "Hah perempuan itu pasti lemah, berpetualang 1 minggu saja mungkin sudah mati" ucap salah satu petualang "woi b*n*s*t palingan baru 1 hari aja dah mati"jawab salah satu petualang dan mereka tertawa, aku merasa seperti di remehkan dan ingin sekali menampar orang itu tetapi Henry menahanku. ...
__ADS_1
..."Silahkan isi formulir ini" ucap perempuan resepsionis itu, "bagaimana cara mengisinya?" Aku bertanya kebingungan "sini aku isikan saja" ucap Henry sambil mengambil formulir itu.setelah selesai mengisi formulir dan memberikan kepada wanita resepsionis ,wanita resepsionis itu mengeluarkan benda yang belum pernah ku lihat....
..."silahkan letakan tangan anda disini " ucap perempuan resepsionis itu, "apa itu?" lagi lagi aku kebingungan. "Itu adalah alat untuk mengukur energi sihir,kalau energi sihir mu tidak cukup kau tidak bisa menjad petualang" jelas Henry "di dunia ini ada sihir?" ucapku di dalam hati . ...
__ADS_1
...Henry terbengong , tidak lama dia sadar dan menjawab pertanyaan ku "alat itu pecah karna kekuatan sihirmu terlalu besar" ucap Henry, akupun bingung harus jawab bagaimana "tetapi mungkin saja memang alatnya sudah rusak" lanjut Henry . "Kalian di panggil oleh ketua guild, silahkan ikuti saya" ucap perempuan resepsionis yang tiba-tiba muncul. sesampainya di ruangan ketua guild, suasana menjadi tegang....
... "Saya merasa terhormat bisa bertemu dengan anda, perkenalkan nama saya Tasir" ucap ketua guild yang memecah keheningan "apakah anda keturunan Dewa Poseidon?" lanjutnya, aku pun bingung "De-Dewa?!" ucapku kaget "Ya, hanya keturunan dewa yang memiliki kekuatan sihir sebanyak itu" seketika semua orang yang ada di ruangan membungkuk "maafkan hamba telah lancang berbicara dengan anda" ucap Henry dengan nada penuh penyesalan. ...
__ADS_1
..."Tidak Henry, aku tidak seperti yang kalian pikirkan berdirilah, kenapa kalian semua membungkuk?berdirilah, aku merasa tidak nyaman" "maafkan kami karena membuat anda tidak nyaman dewi" ucap semua orang di dalam ruangan ini. "Bukan! aku bukan keturunan dewa atau dewi! aku adalah manusia!" ucapku sedikit kesal "Manusia?" aku mengangguk, mereka tampak tidak percaya "Yang Mulia, manusia itu tidak ada, mereka hanya mahluk fiksi, mereka adalah mahluk bodoh, jelek, pembohong, pendosa, dan kejam, mereka memiliki sepasang kaki dan dan tidak memiliki ekor, mereka hidup di daratan,sedangkan di daratan tidak ada manusia,di daratan hanya ada elf, iblis, setengah hewan, goblin, dan para monster lainnya,manusia hanyalah dongeng" ucap Tasir "wah manusia buruk sekali di sini,tetapi memang kebanyakan manusia seperti itu sih, dan disini ada elf dan iblis?!wahhh aku ingin sekali bertemu dengan mereka" ucapku dalam hati. "Aku benar-benar manusia!" lalu kuceritakan semua yang kualami kenapa aku bisa ada di sini tapi mereka tampak ragu, "apakah itu benar Yang Mulia?" ucap Henry "Ya itu benar, berdirilah,aku juga tidak percaya dengan apa yang kualami dan juga jangan panggil aku seperti itu! namaku lily!!" semuanya pun berdiri dan aku merasa lega."Justru di dunia ku mermaid adalah mahluk fiksi, mereka digambarkan memiliki tubuh dan ekor yang indah, wajah yang sangat cantik dan tamvan dan berhati baik" ceritaku tentang mereka di dunia manusia "wah apakah kami benar di ceritakan seperti itu? aku senang sekali" ucap Henry kegirangan....