Another life on the seabed

Another life on the seabed
Episode 7


__ADS_3

...Sebelum berangkat, aku membelikan anak² yang kutemuipada hari pertama perlengkapan untuk bertahan hidup seperti rumah, pakaian, makanan, dan sedikit uang, yahh itu uang Henry tetapi ia tidak mempermasalahkannya karena ia memiliki cukup banyak uang....


...Di perjalanan terlihat tenang sekali, aku berenang dengan gembira dan Henry menjagaku. Tiba tiba ada monster laut yang merusak ketenangan dan kesenangan itu, Henry pun dengan sigap membunuhnya. Padahal aku ingin memperlihatkan hasil latihan ku....


..."Kau tidak apa² Lily?" tanya Henry. "Aku tidak apa² , nanti kalau ada monster laut lagi biarkan aku yg menghadapinya. Aku ingin memperlihatkan hasil latihan ku" ucapku dengan semangat. Henry tampak ragu tetapi setelah ku bujuk lagi ia akhirnya pun setuju....


..."Aah kenapa tidak ada muncul monster laut satupun, aku kan ingin memamerkan hasil latihanku" aku menggumam dengan sebal. Henry tertawa dan berkata "berarti kau tidak di perbolehkan menghadapi monster laut"....

__ADS_1


...Sudah satu minggu lebih berlalu dan tidak ada satupun monster laut menggangu kami. Akhirnya kami sampai di tempat tujuan yaitu Negeri Road....


...Tetapi.....


..." Dimana negeri road itu? kau membohongi ku ya? " ucapku dengan kesal. Henry tersenyum dan menunjuk ke atas lalu mengatakan "disana". "hah? disana?" ucapku bertanya tanya...


...Henry pun berenang menuju ke atas, aku mengikuti nya dan akupun terkejut ternyata ada daratan di sini....

__ADS_1


...Cuaca di sini sangat seimbang, tidak panas tidak dingin juga. Henry pun mendarat dan merapalkan mantra, tiba² ekornya berubah menjadi kaki. Aku sangat terkejut, Henry tersenyum dan membantu ku naik ke permukaan....


......Saat aku di permukaan, Henry merapalkan mantra untukku dan ekor ku berubah menjadi kaki juga. Aku mencoba berdiri dan menghentakkan kakiku. Aku sangat senang!!, sudah lama aku tidak berjalan. Akupun berlari lari kecil memutari Henry. Henry tersenyum melihatku dan berkata "apakah kau sesenang itu". " Iyaa!! aku sudah lama tidak berjalan, sejak terlempar ke dunia ini aku kan cuma memiliki ekor dan berenang" ucapku dengan penuh semangat. ......


..."Haha, kau seperti anak kecil tau" ucap Henry mengejekku. "Hng? aku sudah besar!!" aku kesal. "Haha iya²" Henry pun menggandeng tangan ku dan berjalan menuju kota. Diperjalanan banyak sekali ras² aneh seperti di buku dongeng....


...Aku dan Henry berubah seperti manusia tetapi tidak seperti manusia. Kau tidak faham ya? Jadi kami berubah seperti manusia tetapi telinga kami tetap seperti seekor mermaid. Telinga kami panjang seperti elf, di kening kami pun ada sebuah tanda yang menandakan bahwa kami seekor mermaid....

__ADS_1


...Di perjalanan perutku lapar dan bersuara. "Hm? kau lapar ya? " ucap Henry. Pipiku memerah karena malu, aku pun memalingkan wajah. "Kenapa kau memalingkan wajahmu?" tanya Henry kebingungan. "Aaaah entahlah dasar Henry bodoh!! " aku menutup wajahku dan berjongkok....


..."Haha kau lucu sekali, tunggu di sini sebentar" Henry tertawa dan pergi menuju sebuah toko. Tidak lama ia pun kembali dengan membawa dua buah sandwich besar dan memberikan salah satunya kepadaku. "Nih makanlah ini" ucap Henry sambil menodongkan salah satu sandwich itu. "Waah apa ini? sandwich? besar sekali" ucapku kebingungan dan sedikit mengilar karna sandwich itu terlihat sangat enak. "Ini makan saja , kau lapar kan? kau mengilar tuh". Akupun cepat² menghapus ilar ku dan mengambil roti itu....


__ADS_2