Antara Jodoh Dan Perjodohan

Antara Jodoh Dan Perjodohan
Bab 18 , 19 dan 20


__ADS_3

#antara jodoh dan perjodohan


#Mimpi buruk


Kemudian mereka pun pulang ke rumah abbi Gibran...


Gilang yang sedang mengurus admiristrasi pembayaran rumah sakit sedangkan Jingga menunggunya diluar.


Dan mereka pun pulang dengan menggunakan taxi.


Sampai di rumah...


"Assalamualaikum." Ucap Gilang dan Jingga kompak.


"Waalaikumsalam" ucap ummi Maryam dan abbi Gibran.


"Nak,,kamu udah pulang?"


"Iya ummi,, kata dokter Jingga udah boleh pulang" ucap Gilang.


"Yaudah, mendingan Jingga istirahat aja ke kamar,ummi takut kamu kecapean!"


"Iya umm," ucap Jingga.


"Yaudah ummi,abbi Gilang mau anter Jingga ke kamar dulu"


Setelah itu Gilang mengantarkan Jingga ke kamarnya untuk beristirahat,karna Gilang takut perempuan yang dicintainya kelelahan.


"Yaudah Jingga,kamu istirahat yaa,,kak Gilang ada kok diluar.kalau butuh sesuatu panggil aja" ucap Gilang sembari menyelimuti Jingga serta mengecup keningnya.


"Iya kak,syukron yaa udah perhatian sama Jingga." Ucap Jingga dengan senyuman.


"Hm,iya"


Gilang pun keluar berniat untuk menonton tv acara kesukaan nya di ruang tamu,serta Jingga yang tertidur pulas karna hari ini dirinya merasa lelah.


Waktu menunjukan pukul 15:45 wib. Gilang yang ketiduran di sofa,dikagetkan dengan suara tangisan Jingga.. Gilang langsung pergi ke kamarnya untuk melihat keadaan istrinya.


"Kak,,hikss,kak Gilang.hikss.. hikss" Jingga yang sedang sesenggukan dengan mata yang tertutup.


"Jingga..kamu kenapa?" Ucap Jingga langsung membangunkan istrinya.


Jingga pun langsung terbangun dan memeluk tubuh kekarnya Gilang.


"Kak Gilang,,,kak gilang gak papa? Hiks...hiks.."ucap Jingga dengan sendu.


"Kak Gilang gak papa,,kamu kenapa?" Ucap Gilang heran.


"Jingga mimpi kak Gilang kecelakaan dan lupa ingatan sama Jingga, kak Gilang kayak yang gak kenal sama Jingga hiks...hiks..."


" kirain apa,, yaudah itu juga cuman mimpi,, karna kamu belum sholat ashar kali jadi mimpinya buruk" ucap Gilang dengan terkekeh.


"Tapi kak,,kalau.." ucapan Jingga terpotong.


"Suttt.... jangan ngomong kayak gitu kita berdo'a aja supaya Alloh ngejagain kita!" Ucap Gilang dengan menutup mulut Jingga.


"Yaudah kita sholat yuk! Lagian kak Gilang juga tadi ketiduran. Jadi belum sholaat"


"Yaudah yok" ucap Jingga.


Bersambung....


Bab 19


#antara jodoh dan perjodohan


#Kecelakaan


Pagi harinya terlihat Jingga yang sedang nyapuin halaman rumah depan. Gilang yang melihat langsung menghampirinya.


"Assalamualaikum... rajin banget Jingga hhe" ucap Gilang sambil mengecup kening Jingga.


"waalaikumsalam. Ish kak Gilang... jangan jahil deh"ucap Jingga dengan senyuman.


"Hha... kak Gilang gak jahil, kak Gilang kesini mau pamitan sama Jingga,kak Gilang akan pergi ke luar kota ada urusan penting."


"Hm.. kalau lama gimana?" Ucap Jingga dengan wajah kesal.

__ADS_1


"Nggak lama kok.. cuman 7 hari aja, kamu mau dibelikan apa sama kak Gilang?"


"Gk mau apa2 jingga hanya ingin kak Gilang pulang dengan selamat dan kak Gilang harus janji...kak Gilang harus terus kabarin Jingga Oke!"


"Hha.. iya iya kak Gilang janji"


"Jingga kamu jagain anak kita yaa"


"Iya kak.. Jingga pasti Jagain lagian ini kan anak Jingga,bukan anak kak Gilang."ucap Jingga sambil tertawa.


"Nggak itu kan anak kak Gilang!"


"Nggak ini anak Jingga!!"


"Ish... udah..udah kok kalian jadi berantem sih.. nggak baik tau"ucap bu maryam.


"Afwan.. ummi" ucap Gilang dan Jingga kompak.


Kemudian Jingga pun menyiapkan barang2 yang dibutuhkan Gilang.


"Ummi,abbi,Jingga Gilang pamit dulu yaa"


"Iyaa,,nak kamu hati hati dijalan yaa"


"Iyaa,,kak Gilang"ucap Jingga.


"Assalamualaikum" ucap Gilang.


"Waalaikumsalam" ucap ummi abbi dan Jingga kompak..


Gilang pun pergi menggunakan mobil pribadinya.....


Setelah hari hari berlalu tak terasa waktu sudah 1 minggu.terlihat Jingga yang sudah cantik menggunakan gamis berwarna biru muda, ia berniat untuk menyambut kedatangan suaminya.. yang hari ini Gilang akan pulang.


Whatsapp....


Gilang:


Assalamualaikum Jingga,


Jingga:


Gilang:


Kak Gilang siang ini mau pulang. Urusan disini udah selesai!


Jingga:


Oh,,yaudah kak Gilang hati hati yaa dijalan yaa:)


Gilang:


Iyaa..


Siang harinyaa terlihat Jingga,abbi,ummi yang sedang duduk di sofa ruang tamu...


"Jingga,,Gilang kapan pulangnya?"ucap bu maryam.


"Katanya sih,, siang ini umm.."


Tidak lama kemudian tiba tiba handphone Jingga berdering.. terlihat panggilan dari nomor Gilang.


Telephone....


"Selamat siang...bu ini dengan istrinya Gilang?"ucap seseorang dibalik telephone.


"Siang,,iya saya. Maaf ini siapa ya?" Ucap Jingga.


"Oh ibu,,maaf pak Gilang tadi kecelakaan sekarang ia dilarikan ke Rumah sakit Harapan,,mohon ibu segera kesini"


"Asstagfirulloh.. i..iya suster saya akan segera kesana"


"Jingga ada apa.."ucap bu maryam.


"Ummi,abbi,kak..kak Gilang kecelakaan hiks..hiks.."


"Apa.."ucap ummi dan abbi kaget.

__ADS_1


"Lebih baik kita kerumah sakit sekarang yok" ucap abbi nya Gilang.


Rumah sakit....


Tiba tiba tubuh Jingga terasa bergetar ketika melihat seseorang yang ia tunggu kepulangannya sedang terbaring dirumah sakit dengan keadaan koma..


"Kak Gilang... hikss..hiks... kak Gilang kenapa?"ucap Jingga sambil menangis..


Bab 20


#antara jodoh dan perjodohan


#Siuman


"Kak Gilang... hiks..hiks... kak Gilang kenapa?" Ucap Jingga sambil menangis..


Setelah beberapa minggu Gilang koma, Jingga setiap hari selalu menjenguk suaminya di rumah sakit. walaupun Gilang terbaring tanpa sadar dengan keberadaan Jingga...


"Assalamualaikum kak... " ucap Jingga yang sedang ngomong sendiri di samping Gilang.


"Kak.. Jingga kesini mau ngabarin kak Gilang, kandungan Jingga sekarang sudah masuk dua bulan... yaa walaupun setiap hari kak Gilang gak ada disamping Jingga, tapi Jingga bakal terus jagain anak kita."ucap Jingga dengan mendaratkan air mata di pipi mungilnyaa.


Tiba tiba...tangan Gilang perlahan bergerak,Jingga yang melihatnya kaget ia langsung memanggil dokter untuk memeriksa kondisi suaminya...


"Dok...dok... tolong periksa suami saya dok!" Ucap Jingga.


"Baik bu,, saya akan memeriksanya" sahut dokter.


Bu Maryam dan abbi Gibran pun datang untuk menemui anaknya..


"Assalamualaikum,,,Jingga bagaimana keadaan nya Gilang?" Ucap Bu Maryam.


"Waalaikumsalam,,,umm tadi tangan kak Gilang sempet bergerak, Jingga langsung manggil dokter karna Jingga takut terjadi apa apa sama kak Gilang."


"Yasudah lebih baik kita berdoa saja kepada Alloh swt. Agar Gilang selamat" ucap abbi Gibran.


Setelah lamanya dokter memeriksa kondisi Gilang,,akhirnya dokter keluar untuk memberitahukan kepada semua yang ada di luar..


" Dokter,,bagaimana dengan keadaan kak Gilang?" Ucap Jingga.


"Alhamdullillah,, pasien sudah melewati masa koma nya dengan baik, tapi,," ucapan dokter yang terpotong.


"Tapi kenapa dok" ucap Jingga dengan heran.


" Maaf sebelumnya,,karna benturan keras yang terjadi di kepalanya mengakibatkan fungsi otak yang terganggu,, jadi pasien mengalami hilang ingatannya selama 2 tahun ke belakang" ucap Dokter dengan nada sedih.


" apa dok,,,anak saya hilang ingatan" ucap Bu Maryam dengan kaget.


"Yaa.. bu tapi kemungkinan,, Hilang ingatannya akan kembali Jika Tuhan menghendaki".


Degh...


Seketika tubuh Jingga lemas karna suami yang ia tunggu kesembuhannya,, tidak akan mengenalinya lagi.. karna hilang ingatan 2 tahun kebelakang, sedang kan menikah dengan Jingga hanya beberapa Bulan yang lalu...


Abbi,Ummi,dan Jingga mereka bertiga pun segera menemui Gilang yang ada di ruangannya....


"Gilang,,,nak kamu gak papa" ucap bu maryam sambil memeluk tubuh Gilang.


"Gak papa ummi" ucap Gilang dingin.


"Nak... abbi dan ummi khawatir dengan kondisi kamu" ucap abbi Gibran.


"Kak...kak.. Gilang gak papa?" Ucap Jingga ragu.


"Tunggu,,, Ummi, dia siapa?" Ucap Gilang.


"Kak,,Gilang bener gak ingat ak..aku hiks..." ucap Jingga mencoba menahan air mata yang ingin keluar.


"Kamu siapa?.. mengapa kamu kesini?" Ucap Gilang heran.


"Kak..kak Gilang aku istri kak Gilang,,aku Jingga,aku sedang mengandung anak kak Gilang" ucap jingga yang sudah tak tahan lagi hingga air mata keluar membasahi pipinya..


"Hah...istri? Maaf Saya tidak punya istri? Kamu siapa"


"Kak..Gilang..hiks...hiks..." Jingga pulang dengan keadaan menangis.


"Ummi dia siapa? Mengapa di mengaku dia istri Gilang?" Ucap Gilang heran.

__ADS_1


Mendengar perkataan Jingga dan Gilang. bu Maryam dan abbi Gibran pun sedih dan ikut menangis karna perubahan Gilang yang sangat drastis kepada Jingga...


Bersambung....


__ADS_2