
#antara jodoh dan perjodohan
#Malam pertama
Yaalloh apakah aku harus mengikhlaskan cintaku, untuk masa depanku, aku sudah sah menjadi istri kak Gilang seharusnya aku mulai mencintainya bukan menjauhinya apakah aku salah yaalloh...
NUR JINGGA SHALIHAH_____
Malam harinya.......
Terlihat Jingga dan bu maryam sedang menonton acara kesukaan mereka yaitu (suara hati istri), mereka yang nampak sebal dengan wanita perebut suami orang,
Gilang dan abbinya nampak terkekeh dengan tingkah laku keduanya...
Setelah film selesai waktu menunjukan pukul 21:00 wib.
"Jingga kamu seneng tinggal sama ummi?" Ucap bu maryam.
"Seneng banget ummi, apalagi acara kesukaan kita sama " ucap Jingga polos
"Hem.. iyalah nak, yaudah ummi mau kekamar yaa mau tidur,"
"Iyaa ummi. Jangan lupa ya ummi besok nonton bareng lagi hhe."
" iya nak,kamu juga tidur udah malem".
Setelah itu Jingga pun pergi ke kamarnya Karna udah malem. Terlihat Gilang yang sedang duduk main laptop mengerjakan tugas kerjaannya di sofa kamar.
" kak Gilang, belum tidur?" Ucap Jingga.
"Belum,kalau mau tidur duluan aja Jingga.gak papa" ujar Gilang.
__ADS_1
Kemudian Jingga duduk di samping Gilang.
"Kak Gilang, em.. Jingga mau ngomong" ucap Jingga.
"Mau ngomong apa Jingga?" Ucap Gilang.
"Kak Gilang,dari awal kita nikah.Jingga belum ngasih apa yang menjadi haknya kak Gilang, Jingga takut jadi istri yang durhaka,jadi jika kak Gilang sekarang meminta hak tersebut pada Jingga. Insyaalloh Jingga siap kak" ucap Jingga.
Gilang yang mendengarnya langsung terdiam dan menutup laptop nya dan berfokus pada Jingga.
"Jingga,kamu yakin? " ucap Gilang.
"I..iya kak tapi,kak Gilang jangan jadi suami2 kayak di film yang selingkuh dari istrinya." Ucap Jingga dengan wajah kesal.
Mendengar hal itu Gilang tertawa karna membanding bandingkan dirinya dengan film.
"Astagfirulloh Jingga,,kak Gilang gak bakal kok ninggalin kamu" ucap Gilang sembari mencium kening Jingga.
Wajah Jingga terlihat memerah karna malu + baper....
Pagi harinya....
Jingga yang sudah mandi dengan memakai busana muslim dan rambut basah terurai.. yang sudah siap untuk sholat subuh.
"Kak...kak Gilang bangun. Ini udah subuh."
"Bentar jingga kak Gilang masih ngantuk"ucap Gilang dengan suara khas bangun tidur
"Cepett..kak Gilang mandi, habis itu langsung sholat. Jingga tungguin" ucap Jingga dengan wajah kesal.
" iya deh iya" Gilang mengiyakan...
__ADS_1
Setelah Gilang mandi, merek berdua langsung sholat subuh untuk beribadah kepada Alloh swt. Dan berdoa agar keluarga kecil mereka sakinah,mawadah dan warohmah..dan Jingga berdoa agar perasaannya kepada Akhsan supaya selalu memudar...
Setelah mereka selesai sholat subuh mereka langsung turun untuk makan bersama ummi dan abbinya.
"Eh.. Jingga,Gilang ayok makan"seru bu maryam.
"Iya ummi syukron" ucap Jingga mengiyakan.
Mereka ber4 pun makan bersama.
"Eh Gilang, jangan lupa yaa kita akan pergi ke luar kota untuk merencanakan pembangunan pesantren baru disana" ucap pak Gibran abbinya Gilang.
" hm.. iya abbi,"
"Kalian mau pergi, yaudah ummi dan Jingga disini aja yaa,kasian ustadjah lain kalau gak ada ummi dipesantren kita" ucap bu maryam.
Jingga hanya menyimak pembicaraan keluarganya.
Setelah sudah makan, Jingga langsung pergi ke kamarnya, Gilang langsung mengikuti Jingga.dan terlihat Jingga yang sedang melamun di depan jendela kamarnya.
"Afwan Jingga,kamu kenapa" ucap Gilang langsung duduk di hadapannya.
"Enggak kak,Jingga gak papa" ucap Jingga langsung mengusap air matanya.
" Jingga kamu jangan bohong, apa kamu bersedih kak Gilang akan pergi?" Tanya Gilang.
Jingga hanya diam saja tak menjawab pertanyaan Gilang.
"Jingga,kak Gilang hanya pergi sebentar kok 3 hari juga pulang" ucap Gilang dengan senyuman.
"Tapi kak,Jingga takut gak ada yang jagain Jingga disini" ucap Jingga dengan air mata yang membasahi pipinya.
__ADS_1
"Kan ada ummi,ummi pasti kok jagain Jingga" ucap Gilang meyakinkan sambil mengusap air mata di pipi istrinya.
Mendengar hal itu Jingga tersenyum lagi, seketika itu Gilang memeluk tubuh dan mencium kening istrinya.....