Antara Safa Dan Marwah

Antara Safa Dan Marwah
Berkunjung


__ADS_3

Mobil mewah Limousine memasuki pekarangan pondok pesantren kiai Ibrahim, seketika membuat anak-anak santri yang sedang berada di dalam berhamburan keluar melihat mobil mewah tersebut.


" Kyai,ada seseorang masuk kedalam pondok dengan mobil mewah," teriak salah satu santri memanggil kyai yang sedang berada di perpustakaan.


Kiai bergegas keluar ketika mendengar panggilan anak santrinya,ia pun turun ke bawah untuk melihat siapakah mereka.


Begitu kyai turun,ia terkejut ketika melihat putrinya keluar dari mobil dengan seorang pria asing dan kyai tahu pria itu berasal dari negara mana, karena terlihat dari wajah serta pakaiannya.


" Siti," panggil kyai kepada putrinya.


" Abi," balas Siti berjalan dengan tergopoh-gopoh.


" Apa yang terjadi denganmu,kenapa dengan kakimu," cerca kyai mengkhawatirkan nya.


" Tidak apa-apa abi,tadi siti ada musibah kecil tidak sengaja diseruduk mobil," ucap siti menjelaskan.


" Assalamualaikum," ucap pria yang mengantarkan siti, langsung menyalami kyai.


" Waalaikumsalam," jawab kyai.


" Maaf pak kyai,saya tidak sengaja menabrak putri bapak," ucap sesal nya.


" Sudahlah tidak apa-apa,yang terpenting anak saya baik-baik saja.apa anda dari Arab Saudi?," Tanya kyai.

__ADS_1


" Iya kyai saya dari Arab," jawab nya.


" Awh,ana saeid lil ghayat li' anani qabal tuk," balas kyai yang ternyata bisa berbicara bahasa Arab.sehingga membuat pria Arab itu tersenyum kepada nya.


" Syukran lak ana aydan masrur biliqayik," jawab pria Arab itu.


Kyai pun tersenyum dan mempersilahkan pria tersebut untuk masuk ke dalam pondok nya dengan dirinya membantu siti berjalan ke dalam pondok.


" Silahkan duduk," ujar kyai mempersilahkan pria itu,salah satu santri sudah membawakan minuman untuk mereka beserta cemilan kecil.


Sedari tadi pria Arab itu terlihat mencuri-curi pandang kepada siti, sehingga membuat siti salah tingkah dan menundukkan kepalanya.


" Apakah anda sudah lama disini? Tanya kyai kepada pria tersebut.


Kyai pun menganggukkan kepalanya,lalu ia pun menyuruh santri yang lain untuk mengobati luka di lutut siti dan membawanya ke ruangan lain untuk diobati.


Ruangan tamu dengan ruangan siti saat ini hanya tertutup oleh pintu kayu yang besar yang mempunyai celah-celah kecil di setiap pintu nya,pria Arab itu lagi-lagi mencuri pandang kepada siti dan siti pun tersipu malu ketika ditatap oleh nya.


Kyai mengajak ngobrol pria arab itu,tetapi sepertinya dia tidak terlalu mendengarkan.karena dia hanya sibuk mencuri pandang kepada siti Khadijah.


Tak berapa lama siti pun kembali ke ruangan tamu setelah selesai di obati,dia duduk di samping kyai yang sedang mengajak ngobrol pria Arab itu.


Situ menundukkan kepalanya dengan pipinya yang merona, tersipu malu dan salah tingkah karena pria tersebut sedari tadi menatapnya.

__ADS_1


Mereka mengobrol cukup lama,sehingga matahari sudah menampakkan jingga nya dan pria tersebut pun pamit pulang.


Kyai menyuruh siti untuk mengantarkan pria itu sampai ke depan, karena kyai akan memantau para santri untuk segera menyiapkan perlengkapan mengaji mereka setelah melaksanakan sholat Maghrib berjamaah.


Siti mengantarkan pria tersebut sampai di depan mobilnya dan mengucapkan terimakasih karena sudah mengantarkan nya sampai ke rumahnya.


" Saya lupa,kita belum sempat berkenalan.kalau boleh tahu siapa namamu? Tanya nya kepada siti dengan tatapan memuja nya.


" Siti Khadijah," jawabnya dengan menundukkan kepalanya serta pipi yang merona.


" Nama yang cantik, secantik orangnya," ucapnya dengan rayuan.sehingga membuat Siti semakin salah tingkah.


" saya alhusayn," ucapnya mengenal kan diri sendiri.


Siti pun menganggukkan kepalanya dengan seulas senyuman manis, sehingga detik kemudian mereka berdua saling menatap satu sama lainnya dengan tatapan yang mulai terlihat binar-binar cinta di antara mereka.


Suara ngaji berkumandang menyadarkan mereka dari bertatapan mata sehingga siti pun izin untuk segera masuk ke dalam karena dia pun akan melaksanakan ibadah sholat Maghrib.


Alhusayn pun masuk ke dalam mobil nya dan mulai menjalankan kendaraannya, dengan pandangan lurus terus memandangi siti yang hendak masuk ke dalam rumahnya.


Sejenak siti menoleh ke belakang dengan tersenyum manis kepada alhusayn sehingga membuat alhusayn kegirangan dan tersenyum sendiri seperti orang gila.


Dia mulai meninggalkan pekarangan pondok pesantren kyai Ibrahim,di dalam mobil ia bersenandung kecil bernyanyi dengan bahasa nya sendiri serta tersenyum-senyum sendiri.

__ADS_1


Sungguh hari ini bagi nya adalah hari yang paling istimewa karena bertemu dengan seorang bidadari.dan alhusayn berjanji dia akan menemui gadis itu lagi di lain waktu.


__ADS_2