
Sesampai di bandara Notohadinegoro
Anton beserta kedua orang tuanya turun dari pesawat. Mereka mengambil koper mereka masing masing, setelah itu Anton dan kedua orang tuanya dijemput oleh saudara dari Ayah Anton. Mereka diantar menuju ketempat penginapan. Penginapan yang akan mereka tempati berada di daerah Gumukmas Kencong. Sambil menunggu perjalanan sampai di penginapan di gumukmas, kita beralih Rudi.
Rudi beserta teman temannya masih stay di rumah sambil menunggu mereka pulang ke kota
"Hmm aku kangen mereka, gimana ya gaes?." Ucap Rudi kepada teman temannya
"Ya aku juga sama kangen mereka, kita doain semoga mereka sukses dan bisa berkumpul kembali hehe." Ucap Viqih kepada Rudi
Setelah mereka berdua asik mengobrol, tak lama kemudian muncul Thoriq dan menghampiri mereka
"Hai gaes, eh main games yuk biar gak bosen gitu." Ucap Thoriq kepada Rudi
"Hmm boleh juga yuk main games" Ucap Rudi kepada Thoriq
"Oh ya diluar banyak zombie, hmmm gimana kita mau beli makanan, kan banyak banget zombienya, aku laper soalnya." Ucap Rudi kepada Thoriq
"Gimana ya, oh ya kan ada senjata banyak di kamar kamu kan, ambil aja untuk membunuh zombie tersebut gimana." Ucap ifan kepada Rudi
Setelah mereka mengobrol, kemudian mereka bergegas mengambil senjata di kamar dan bersiap siap keluar untuk mencari makan, sambil menunggu mereka sampai di restoran
Beralih ke Anton yang udah sampai di penginapan
"Akhirnya ya pah, mah udah sampai di penginapan, kita turun nih mah." Ucap Anton kepada kedua orang tua
"Ya nak kita turun, setelah itu ayah ambil kunci pintu rumah untuk masuk, kan kunci dititip sama saudara." Ucap Ibu kepada Anton
Setelah lama ayah datang dan membuka pintu, sehabis membuka pintu mereka berdua masuk ke penginapan
"Alhamdulillah, capek tidur dulu ah ngantuk, hehe." Ucap Anton dalam hatinya
Tak lama kemudian Ibunya menghampiri Anton
"Nak kamu belum cuci kaki, cuci kaki dulu, lepas sepatu kamu ganti sendal, yaudah kita kan belum sholat isya, yuk sholat isya berjamaah." Ucap Ibunya kepada Anton
"Baik bu, saya ganti sendal dan ambil air wudhu." Ucap Anton kepada Ibunya
"Oh ya bu, ambil air wudhu disumurkah?" Anton bertanya kepada Ibu
"Ya nak, kan airnya disumur jadi kamu gali dulu disumur" Ucap Ibunya kepada Anton
"Oke bu" Ucap Anton kepada Ibunya
Sehabis Anton bertanya kepada Ibunya, Anton pun mengambil air dalam sumur kemudian memulai wudhu
Sambil menunggu Anton selesai wudhu beralih lagu lagu oke hehe
Hati Yang Kau Sakiti - Rossa
Jangan pernah katakan bahwa cintamu hanyalah untukku
Karena kini kau telah membaginya
Maafkan jika memang kini harus kutinggalkan dirimu
Karena hatiku slalu kau lukai
Tak ada lagi yang bisa ku lakukan tanpamu
Ku hanya bisa mengatakan apa yg kurasa
Ku menangis... membayangkan
Betapa kejamnya dirimu atas diriku
Kau duakan cinta ini
Kau pergi bersamanya
Ku menangis... melepaskan
Kepergian dirimu dari sisi hidupku
Harus slalu kau tahu
Akulah hati yg telah disakiti
Maafkan jika memang kini harus kutinggalkan dirimu
Karena hatiku slalu kau lukai
Tak ada lagi yang bisa ku lakukan tanpamu
Ku hanya bisa mengatakan apa yg kurasa
Ku menangis... membayangkan
Betapa kejamnya dirimu atas diriku
Kau duakan cinta ini
Kau pergi bersamanya
__ADS_1
Ku menangis... melepaskan
Kepergian dirimu dari sisi hidupku
Harus slalu kau tahu
Akulah hati yg telah kau sakiti
Ku menangis...
Harus slalu kau tahu
Akulah hati yang telah....
Kau sakiti...
Setelah Anton selesai wudhu, Anton masuk ke dalam rumah, saat akan masuk dalam rumah, tiba tiba Anton merasakan ada yang mengikuti Anton
"Hai Anton, kenapa kau gak liat aku hah, padahal kamu bisa merasakan kehadiran aku, lihatlah wujud aku, kenapa kau cuekin aku yuhu" Ucap makluk tersebut kepada Anton
"Kok tiba tiba ada yang berbicara ya, hmm entahlah palingan hanya pikiran aku saja, udahlah lupakan" Ucap Anton menghiraukan makhluk halus tersebut
"Woy lu ya, masa gak pernah liat seh woy, nih gua woy, lama lama gua jidat kepala kau ya awas" Ucap makhluk halus dengan raut wajah kesel
Anton pun menghiraukan makhluk halus tersebut dan kembali masuk kedalam dan melaksanakan sholat isya, sambil Anton selesai sholat isya beralih ke Rudi
Setelah sampai di restoran
"Akhirnya kita sampai direstoran juga, capek juga ya membunuh para zombie tuh" Ucap Rudi dengan raut wajah capek
"Hooh, capek banget membunuh beribu ribu zombie untuk ke restoran ini" Ucap Thoriq kepada Rudi
"Yaudahlah yok makan, tapi kita masak aja dulu, kan disini gak ada penjaganya, entah pada kemana" Ucap Rizal kepada teman temannya sambil masak
""Eh ya kita masak apa dulu? Kan disini banyak makanan yang mau dimasak, yeillah" Ucap Toni kepada Rudi
"Hmm ya sih, sesuka kamu aja mau masak apa, yang penting kamu gak laper dah itu aja" Ucap Thoriq kepada Rudi
"Lha kan aku tanya yaellah, dahlah serah" Ucap Toni dengan raut kesel
"Oh kamu bentak aku ya, ayok sini berkelahi hah, mentang mentang sok jagoan bentak aku apa maunya kamu hah." Ucap Rinda kepada Thoriq
"Ayok sapa takut hah, lu tuh yang sok jagoan." Ucap Thoriq kepada Rinda
Mereka pun berkelahi, Thoriq memukul Rinda tapi Rinda mengelak, dibalas oleh Rinda memukul perut hingga kesakitan, akhirnya Rudi melerai mereka berdua
"Udah cukup ngapain sih kalian berkelahi, gak guna tau, mesti ujung ujungnya berkelahi, maunya kalian apa sih hah woy jawab bambang." Ucap Rudi dengan raut muka kesel
"Yaudah aku minta maaf ya Rin, aku akan mengulangi lagi deh" Ucap Thoriq kepada Rinda
Setelah mereka bermaaf maafan, wajah mereka di penuhi lebam hitam karena mereka berkelahi tadi makanya ada lebam hitam di wajah mereka
Sehabis itu mereka berdua bermaaf maafan, mereka lanjut masak setelah itu mereka makan
Sambil menunggu mereka selesai makan beralih ke Budi
Budi baru sampai di bandara jember, setelah itu Budi turun dari pesawat sehabis itu Budi mengembalikan posisi semula menjadi mobil
"Akhirnya sampai juga di Jember, hmm lanjut ke penginapannya Anton hehe, ya soalnya mau bareng kuliah sama Anton hehehe" Ucap Budi dengan ngomong sendiri
Setelah itu Budi langsung berangkat menuju penginapan memakai mobil yang dikendarai tadi
Sambil menunggu Budi sampai dipenginapan Anton, beralih ke Rudi
Sehabis mereka makan mereka pun mengobrol tentang game yang mereka suka
"Oy kamu suka game apa gaes?" Ucap Rudi kepada teman temannya
"Aku mah suka game Dota hehe" Ucap Thoriq kepada Rudi
"Hmm aku sih suka game RPG modern comback hehe, kalo kamu ras?" Ucap Rinda kepada Rasya
"Aku suka games bis hehe, kalo kamu?" Ucap Rasya kepada ilham
"Game yang aku suka mobile legend, kamu suka game apa" Ucap Ilham kepada Ervan
"Yeillah aku gak suka game, aku suka melindungin cewek yang setia daripada memainkan hati cewek eaaaa, gak kok aku gak suka game, sukanya baca buku hehe" Ucap Ervan kepada Ilham
"Cieillah kau nih jawabannya pasti gitu, oh ya kamu mau gak kenalan sama cewek, ya ini teman aku cewek, entar aku bawa cewek ke suatu tempat, nah kamu tunggu ditempat itu sambil aku bawa cewek untuk kamu" Ucap Ilham kepada Ervan
"Hmm yaudah kalo gitu, jam berapa" Ucap Ervan bertanya kepada Ilham
"Nanti siang jam 2 oke jangan lupa" Ucap Ilham kepada Ervan
"Ok siap" Ucap Ervan kepada Ilham
Setelah Ervan dan Ilham ngobrol, muncul Akbar menyapa mereka
"Hai whatsapp apa kabar gengs, apa kabar kalian" Ucap Akbar kepada teman temannya
"Hmm baik kok Bar, hai kamu dari mana aja sih kok baru muncul" Ucap Thoriq kepada Akbar
"Oh aku habis ya biasalah anter cewek aku jalan jalan hehe" Ucap Akbar kepada Thoriq
__ADS_1
"Tumben bener kamu punya cewek biasanya kamu jomblo hahahahaha" Ucap Thoriq sambil bercanda kepada Akbar
"Hust jangan gitulah, masa sama sahabat dari SMP tega banget dah" Ucap Akbar dengan raut wajah kesel
"Yadah ya maaf bro, aku minta maaf hehe" Ucap Thoriq kepada Akbar
"Yaudah aku maafin kok, eh ya ini bahas apa dah aku kepoo" Ucap Akbar kepada teman teman
"Bahas game, mau ikutan gak ngobrol" Ucap Rasya kepada Akbar
"Boleh tuh hehe" Ucap Akbar kepada Rasya
Selagi mereka mengobrol game alangkah baiknya kita beralih ke Budi
Budi yang udah sampai di tempat penginapan si Anton
"Tok tok tok, Assalamualaikum Anton yuhu ada orang dirumah, aku ini Budi sahabat kamu."
Anton mendengar suara pintu diketok kemudian Anton membuka, setelah dibuka Anton kaget
"Wah kamu rupanya kesini, ngapain kamu kemari" Ucap Anton kepada Budi
"Yeillah kan kuliah bareng kamu masa kamu lupa sih hmm" Ucap Budi dengan raut wajah cemberut
"Yadah yok masuk dulu, oh ya mobil kamu parkir dimana" Ucap Anton kepada Budi
"Tuh mobil aku disana hehe" Ucap Budi kepada Anton
Setelah Budi Masuk ke dalam penginapan
"Hey gimana perjalanan dari tempat kita ke jember asikkan hehe" Ucap Anton kepada Budi
"Asik kok, baru tau aku kalo ada bandara Jember, soalnya pas kamu cerita waktu kecil kamukan pernah ke Jember jadi belum adakan bandara hanya naik biskan dari Surabaya ke Jember" Ucap Budi kepada Anton
"Ya kan emang pas jaman tahun 2000 an tuh belum ada bandara jadi aku dan kedua orang tuaku naik bis dari Surabaya ke Jember" Ucap Anton kepada Budi
Setelah mereka lagi mengobrol, tiba tiba handphone Anton berdering, setelah dilihat ada chat masuk dari Mantan
"Huft Ya Allah kenapa dia chat gak pas waktunya sih, kan aku sakit lagi" Ucap Anton dalam hatinya
Setelah Anton melihat handphone dan pesan dari mantan, Budi menghampirinya
"Udahlah bro, lupain dia, kan dia tuh udah ada cowok lain, tuh dari info whatsappnya dia ada tanda 💙 jadi kamu gak usah mengharap balikan lagi sama dia, toh dia udah ada yang punya, kamu fokus saja sama nulis ******* kamu, kan jodoh gak akan kemana" Budi menyaranin kepada Anton
"Ya makasih ya bro atas sarannya, kan cewek gak cuman dia aja, masih banyak cewek yang nerima aku apa adanya dan tulus kepadaku" Ucap Anton kepada Budi
"Ya masama, yaudah yok kita cari kayu untuk masak, nanti kamu tanya ayah kayu dimana, soalnya jauh lokasinya hehe" Ucap Budi kepada Anton
"Ya bro, aku tanya kepada Ayahku, kan Ayahku tau
Setelah mereka mengobrol Anton pun bertanya kepada Ayahnya
"Pah lokasi yang jual kayu tuh dimana?" Anton bertanya kepada Ayahnya
"Coba tanya ke paklekmu, soalnya Ayah gak tau lokasi jual kayu dimana" Ucap Ayah kepada Anton
"Yaudah pak" Ucap Anton kepada Ayahnya
Sehabis Anton bertanya kepada Ayahnya, Anton bertanya kepada Paklek
"Paklek lokasi jual kayu dimana" Ucap Anton bertanya kepada Pakleknya
"Gak usah nak, nanti Paklek yang belikan kayunya, nanti kamu dirumah aja" Ucap Paklek kepada Anton
"Yaudah Paklek" Ucap kepada Anton
Setelah Anton bertanya kepada Pakleknya, Paklek bergegas membeli kayu untuk masak, tiba tiba muncul Rida yang menghampiri mereka
Maaf ya soalnya orang Jember pakai bahasa Jawa
"Hai rek piye kabare, kon ora dolan dolanan to, wes kalian mangkat dari Balikpapan ke Jember, sesok dolan dolanan yo" Ucap Nahdiyah kepada Anton dan Budi
"Wes capek, sesok jam piro dolanan" Ucap Anton kepada Nahdiyah
"Sesok jam 6 yo" Ucap Rida kepada Anton
"Jenengmu sopo" Budi bertanya kepada Nahdiyah
"Aku Nahdiya" Ucap Nahdiyah kepada Budi
Setelah mereka bertiga asik mengobrol muncul Rika menghampiri mereka
"Eh ya yuk ngumpul bareng anak *******, disana kalian bisa kenalan kok, ya kan kalian baru pindah dari kotakan, nah kalian kenalan sapa tau dapat teman banyak hehe" Ucap Rika kepada mereka bertiga
"Boleh tuh hehe, yok Budi kita ngumpul bareng anak ******* hehe" Anton mengajak Budi
"Yaudah yok ngumpul" Ucap Budi kepada Anton
"Jam berapa ngumpul?" Ucap Anton kepada Rika
"Sekaranglah yok buruan"Ucap Rika kepada Anton
"Yaudah yok Budi dan Nahdiyah" Ucap Anton mengajak mereka berdua
__ADS_1
Setelah mereka selesai mengobrol, mereka pun berangkat menuju tempat berkumpul para *******, sambil menunggu mereka sampai di tempat berkumpul