Anthia

Anthia
chapter 1 Ikut beladiri


__ADS_3

Sesampai di masjid, Anton dan -temannya melepaskan sepatu,


" bro sekarang atau nanti wudhunya, soalnya bentar lagi mau azan" , Ucap Anton kepada teman-temannya


"sekarang ajalah, nanti habis wudhu baru kita masuk ke masjid untuk melaksanakan sholat sunah tahiyatul masjid, nanti habis sholat sunah tahiyatul masjid baru nunggu azan, kalau sudah sholat sunah, baru kita ngobrol" ucap teman-teman Anton sambil bangun dari duduk (azan pun dikumandang),


akhirnya Anton dan teman- temannya mendengarkan azan dan melaksanakan sholat dzuhur berjamaah, setelah selesai sholat berjamaah, Anton dan teman- teman kembali ke kelas dan menunggu lonceng bel berbunyi, akhirnya guru pun berkata: untuk pemberitahuan bahwa ada eskul beladiri, bagi siapa yang berminat bisa hubungin pembina beladiri di kantor guru,


" ikut saja Anton eskul beladiri, buat mempertahankan diri kamu, kalau misalkan kamu di ganggu teman yang usil, kamu bisa langsung membeladiri" , Ucap teman- teman Anton sambil pegang formulir pendaftaran beladiri dan di kasih Anton


" ya aku daftar beladiri nih, kalian juga ya boleh ikut biar aku ada teman mengobrol" , Ucap Anton sambil mengisi formulir pendaftaran


" iya Anton, aku juga mau ikut daftar biar nanti ada pembekalan beladiri". ucap teman Anton sambil mengisi formulir juga


Setelah teman- temannya Anton mau daftar jadi anggota beladiri


Akhirnya datang guru PKLH dan masuk ke kelas Anton, nama guru PKLH adalah Bu Mona, beliau sangat cantik, muda, dan banyak guru-guru naksir pada bu Mona, setelah masuk di kelas kemudian bu Mona memulai belajar,


" semua keluarkan buku PKLH, hari ini mencatat tentang lingkungan hidup" , Ucap bu Mona


"Okey bu Mona" , Ucap seluruh murid-murid dikelas.


Setelah disuruh mengeluarkan buku PKLH, ada segerombolan siswa yang masih mengobrol, kemudian bu Mona menegur segerombolan siswa tersebut,


"Anak-anak diam ya, keluarkan bukunya sekarang, nanti kalo mau mengobrol nanti pas jam istirahat aja ya", ucap ibu Mona sambil menegur segerombolan tersebut


" okey ibu cantik" , Ucap segerombolan Siliwangi sambil mengeluarkan buku tulis


Setelah segerombolan Siliwangi sudah mengeluarkan bukunya, kemudian bu Mona memulai membacakan materi tentang lingkungan hidup dan sambil siswa -siswi menulis materi, setelah lagi menulis yg dibacakan materi tentang lingkungan hidup oleh bu Mona, setelah beberapa menit kemudian, bel istirahat pun dibunyikan, seluruh siswa beristirahat, Anton pun melanjutkan chattan ama si Thia, lagi asik-asik chattan sama si Thia, muncul ada segerombolan anak yg mengganggu Anton yang lagi chattan sama Thia, segerombolan itu yang ganggu Anton, namanya Siliwangi,


"Hey Anton tidak bosankah chatingan cewek yang LDR, kamu tidak takut cewek kamu selingkuh sama cowok lain" , Ucap Siliwangi sambil lirik hpnya si Anton.


"Lha? Itu urusan akulah, kenapa sih kamu urusin hubungan aku sama cewek aku, tidak sukakah" , Ucap Anton sambil marah marah ke Siliwangi


" kamu pacaran di hp, hahahaha, kalo kamu pacaran satu sekolah pasti di tolak sih kasihan banget" , Ucap Siliwangi dengan gaya sombong


"Siapa bilang di tolak, gak juga, aku pacaran disekolah sini, palingan 1 minggu, teruss putus, nanti di bulan kemudian nyambung lagi, teruss putus lagi, jadi bosen aja sih kalo pacaran disekolah", Ucap si Anton,


"Lha katanya si Rima itu habis ditembak, teruss bilang temannya, kamu di tolak apa coba, jujur udah sama aku", Ucap Siliwangi dengan curigaan sama Anton.


" apa? Lha kok aku tidak dikasih tau ya sama aku kalo si rima nolak aku, tapi dia bilang itu nerima aku kok jadi pacarnya, kok kamu tau", Ucap Si Anton sambil berpikir yang dibilang Siliwangi, Si Anton ini gak tau kebenarannya kalo si Rima itu nolak permintaan jadi pacarnya Anton, tapi si Rimanya pura-pura nerima Anton kalo si Anton kasihan sama Anton karena tidak punya pacar, jadi si Rima terpaksa menerimanya permintaan jadi pacarnya Anton


" Si Rima yang bilang ke aku kalo kamu ditolak, yang Rima maksud terima ke kamu cuman berpura -pura jadi pacarnya biar kamu tidak jomblo lagi makanya diterima oleh Rima", Ucap Siliwangi sambil bercerita kebenaran kepada Anton


"Oh si Rima cerita ke kamu gitu soal kebenarannya, jadi aku dipelampiasan si Rima gitu, kok aku tidak dikasih tau sih sama si Rimanya, kenapa?", Ucap Anton dengan raut muka marah dan kecewa yang di ceritakan sebenarnya

__ADS_1


"Ya makanya si Rima tidak mau kamu sakit hati lagi, soalnya si Rima bilang kamu tuh orangnya setia, baik, ramah, dan lain lainnya makanya si Rima pura pura terima jadi pacar kamu gitu ceritanya", Ucap Siliwangi mengatakan kebenaran yang di ceritakan oleh Rima sendiri


"Kamu kenapa cerita sekarang hah, udah ah aku jadi males sama kamu, pergi pergi pergeeeeeeeeeeee dari tempat aku, sekarang jangan bahas Rima lagi, biarin aku pacaran online kalo urusan di phpin, selingkuhin udah biasa kok". Ucap Anton dengan rasa kecewa kepada Siliwangi


"Lha aku emang gak mau cerita kebenaran sama kamu, aku tuh males cerita sama kamu, tapi ya aku terpaksa cerita kebenaran yang dibilang sama Rima, kamu juga biar tau juga kebenarannya". Ucap Siliwangi dengan gaya belagu


" oh jadi begitu ya, terus kamu mau ngapain disini ganggu aku sama cewek aku, aku emang pacaran LDR, sakit hati udah biasa kok, aku udah mengalami yang namanya selingkuh, php dan lain lain, biasa saja, mending kamu pergi dah dari tempatku, soalnya aku mau chattan lagi sama cewek aku" ucap Anton sambil curhat ke Siliwangi, tapi Siliwangi malah marah kepada Anton


"jangan macam-macam sama aku, kamu tidak tau siapa aku, aku preman di sekolah ini, kalo macam- macam sama aku, kamu lihat aja akibatnya" , Ucap si Siliwangi sambil marah marah dan tarik bajunya Si Anton.


"kenapa? Saya gak takut pada kalian semua, entah itu premanlah, korupsilah, saya takut hanya pada Allah" , Ucap si Anton dengan pemberani


Setelah Anton berbicara seperti itu, si Siliwangi pun mulai marah. si Siliwangi mulai memukul Anton kena, kemudian Anton memukul Siliwangi kena, dan akhirnya Anton pun mengeluarkan jurus beladiri taekwondonya, sampai akhirnya satu gerombolan kena hajaran oleh si Anton, bertengkar pun masih berlanjut, dan akhirnya si Budi datang untuk melerainya, setelah si Budi udah melerai si Anton, Pak Rian melihat beberapa kelas buat mengecheck siswa-siswi sudah mulai belajar atau belum, setelah sudah melihat beberapa kelas, kemudian pak Rian melihat di tengah lapangan yang sedang ramai,


"Kenapa kok ramai-ramai di tengah lapangan," Ucap pak Rian dalam hati


kemudian pak Rian menghampiri si Anton


"Ton, kenapa kamu kok babak belur di pipi kamu, yang menghajar kamu siapa". Ucap pak Rian sambil melihat pipinya si Anton yang penuh luka lebam


" tuh si siliwangi pak", Ucap Dhoni(sambil nunjuk salah satu gerombolan yang menghajar si Anton)


"si siliwangi itu sudah ganggu saya main hp, ganggu chattan ama pacar saya pak", Ucap si Anton dengan ekspresi marah dan kesel


"Eh kamu bohong siliwangi, saya lihat sendiri kok, kamu ganggu Anton main hp, terus di doain seperti yang kamu ucap kepada Anton, maksudnya kamu apa sih hah?, bilang aja iri yakan, si Anton mana pernah ganggu- ganggu kalian, di doain yang jelek-jelek, apalagi berantem gak pernah sedikit pun, dulu waktu SMP mana pernah dia berantem, orangnya baik, akrab sama teman-teman lainnya", Ucap si Budi dengan penuh kesel kepada salah satu gerombolan, nah Si Budi ini teman sekaligus sahabat Anton dari SMP, jadi sudah paham sifatnya Anton dari SMP


" apa kamu bilang hah?, ouh itu hanya bercanda aja, ngapain iri ama Anton, gak level ya, banyak cewek yang suka sama aku, malahan banyak cewek yang nembak aku, akupun terima kok cewek itu, apalagi cewek aku traktir semua pacar itu


di ajak nonton, biarin aja selingkuh, kalo cewek aku selingkuh, diselingkuhin baliklah, kan aku orang ganteng di sekolah sini, hahahahahahaha", Ucap si siliwangi dengan gaya sombong dan sok cakepan,


Setelah percakapan Siliwangi dan Anton, pak Rian pun mengajak mereka bertiga masuk ke ruangan kepala sekolah, Anton dan Siliwangi sampai diruangan kepala sekolah, pak Rian pun menanyakan si Budi kronologi berantemnya Anton sama Siliwangi, setelah tau kronologinya berantem si Anton ama Siliwangi, akhirnya Siliwangi dikasih hukuman dari pak Rian berupa dibersih-bersih halaman sekolah, setelah Siliwangi dikasih hukuman sama pak Rian, kemudian Siliwangi pergi dari ruangan kepala sekolah dan langsung menuju ke kelas dengan wajah Siliwangi penuh kesel dan jengkel atas nerima hukuman dari pak Rian,


"Kenapa sih orang ganteng kok dikasih hukuman betulkan kalian", Ucap Siliwangi kepada teman-temannya


"Bener tuh bos Siliwangi, masa orang seperti bos ini udah ganteng, eh malah dikasih hukuman seperti ini, disuruh bersih-bersih halaman sekolah, kan gak level yakan", Ucap Agus dengan gaya sombongnya


Setelah si Agus mengobrol-ngobrol sama Siliwangi, Pak Hadi muncul di gerombolan yang lagi dihukum oleh Pak Rian


"Kenapa kalian kok dihukum, ada masalah lagi nih", Ucap pak Hadi kepada mereka.


"Gak ada masalah kok pak, saya hanya disuruh wali kelas piket aja kok kelas aja Pak hehehe",Siliwangi ucap dengan berbohong kepada Pak Hadi kalo aslinya habis berantem sama Anton


Setelah Siliwangi mengobrol sama Pak Hadi, Agus berkata sejujurnya tapi ditutup mulut oleh Roni


" Gus, jangan bilang-bilang sama Pak Rian, kalo kita-kita dikasih hukuman soalnya Pak Rian ini orangnya jujur banget, jarang lho bapak guru seperti itu di sekolah kita, kalo ada siswa-siswi yang berbohong sama Pak Rian, selalu introgasi sama siswa-siswi yang berbohong, ntah soal tugas PR maupun tugas kelompok, pasti di tanyain sama Pak Rian",Ucap Roni sambil menutup mulutnya Agus, soalnya Agus ini orangnya jujur banget dalam grupnya si Siliwangi, awal masuk di grupnya itu si Agus orangnya suka bergaul satu sama lain, nah pas jam istirahatnya Agus berjalan dengan sendiri ke kantin, sesampai dikantin Agus pesan makanan dan minuman

__ADS_1


"Bu pesan makanan nasi goreng yang pedas dan minuman es teh", Ucap Agus sambil pesan makanan dan minuman".


setelah pesan makanan dan minuman, kemudian Agus duduk di kursi, sambil nunggu makanan datang, Agus melihat ada segerombolan dideretan meja bagian ketiga, gerombolan tersebut lagi mengobrol kepada temannya


"Gaes - gaes tau gak si Andre teman kita tuh ada bersekolah diluar negeri tau, si Andre dua minggu yang lalu mendapat biasiswa dari sekolah kita untuk bersekolah di Amerika, jadi sekarang si Andre masih sekolah di Amerika", Ucap si refi ngobrol kepada dina.


"Emmz, emang si Andre orangnya pinter, orangnya bisa menguasai bahasa inggris ya makanya pak Rian kasih beasiswanya kepada Andre, duh aku jadi pengen mau dapat biasiswa luar negeri", Ucap Doni kepada Siliwangi.


Setelah mereka mengobrol dengan temannya, bel masuk pun dibunyikan, mereka masuk ke kelas masing- masing, setelah mereka udah masuk ke kelas, bu guru pun datang untuk membagikan selembar kertas ujian nasional


" selamat siang semuanya, hari ini kita ujian nasional, sebelumnya kita berdoa terlebih dahulu, berdoa dimulai", Ucap Bu Riska sambil menajamkan matanya untuk berdoa


setelah berdoa guru pun membagikan selembar kertas ujian nasional dan soal ujian nasional, segerombolan Siliwangi protes kepada Riska.


"Bu, kenapa dadakan sih ujian nasional, kita belum belajar, gimana sih bu, ah sial", Ucap Doni dengan protes kepada Bu Riska.


" lha salah sendiri tidak belajar, kan saya udah bilang dari kemarin, kalo hari ini Ujian kelulusan, saya udah membagikan jadwal kepada ketua kelas, siapa ketua kelasnya", Ucap Bu Riska kepada segerombolan Siliwangi.


" Si Dhani bu ketua kelasnya", Ucap Lisa bendahara kelas XII.


" oh ya, sebelum mengumpulkan, di check dulu dengan bener lingkaran hitamnya udah tebal apa belum, nama dan tanggal lahir jangan sampai kosong ya, selamat mengerjakan, jangan mencontek", Ucap Bu Riska sambil memantau murid- muridnya untuk tidak mencontek.


" sut hai hai Rudi nomer 1 sampai 50 jawabannya apa", Ucap Agung dengan berbisik- bisik untuk mencari jawabannya Rudi.


" aku belum nomer 1 sampai 50, kan aku baru mengerjakan nulis nama, NISN, tanggal lahir, mata pelajarannya, dan tanggal hari ini itu doang, sabar adalah ya", Ucap Rudi sambil menunjukkan kertas ujian kepada Agung karena Rudi belum mengisi kolom jawaban Ujian.


" yeillah,kirain udah semuanya, ternyata masih mengisi biodata", Ucap Agung dengan kesel melihat kertas ujian si Rudi


Setelah berbisik kepada Rudi, bu Riska menghampiri dan menegur si Agung.


"Gung, kalian contek punya nya si Rudi ya jujur sama ibu", Ucap Bu Riska dengan curiga kepada Agung.


" tidak kok bu, saya cuman nanya ada penghapus aja kok bu, tidak menanyakan jawabannya ke Rudi", Ucap Agung dengan berbohong kepada Bu Riska.


" bohong si Agung bu, tadi si Agung nanya jawaban saya, untung saya belum mengisi jawabannya, masih mengisi biodata ujian", Ucap Rudi melaporkan kalo Agung mencontek jawaban si Rudi


" udah- udah, gini ya kan kalian itu bentar lagi mau keluar dari SMA kan, harusnya kalian bersaing sama teman satu kelas, jadi kalian harus belajar, nanti kalian kuliah mesti sulit lagi pelajaran di kuliah, kalo di kuliah tuh saingannya seluruh Indonesia lho makanya saingannya ketat, mulai sekarang kalian berdua harus belajar dengan sungguh- sungguh, masa si Rudi membantu kamu sampai di kuliah gak kan, nah pasti si Rudi kuliah di luar kota, nah makanya Agung mulai sekarang kamu belajar yang rajin untuk di kuliah nanti", Ucap Bu Riska menasehati Agung untuk tidak mencontek


" ya bu, saya mengerti", Ucap Agung kepada Bu Riska


Setelah bu Riska menasehati Agung, kemudian Agung dan Rudi mulai mengerjakan ujian sampai jam 14.00


Murid murid ada yang selesai mengerjakan ujian dan yang lainnya belum selesai mengerjakan ujiannya, setelah jam 14.00 bel pulang pun dibunyikan mereka yang udah selesai mengumpulkan kertas ujian dan soal, berpamitan kepada Bu guru, dan langsung pulang.


Setelah tanggal 18 mei 2018 akhir terakhir ujian nasional dengan semangat murid murid mengerjakan soal ujian nasional

__ADS_1


__ADS_2