
Dimas pergi dengan rasa cemas dan rasa bangga ya ,bangga atas kemandirian Sania,kuat bahkan sabar menghadapi cobaan yg ada, mempunyai ayah seperti itu tentu tak mudah untuk diterima, cemas kepada Sania dan keluarganya, keselamatan mereka tak terjamin, sewaktu waktu ayah Sania akan datang lagi, mengancam Dali meminta uang.Dimas berpikir keras didalam mobil sambil menyetir,wajar saja Sania tak perna ada taman lelaki karna dia trauma bahkan menutup diri,.dia bisa menipu keadaan,orang lain bahkan dirinya sendiri dia mampu bermain peran ganda,gaya nya sehari-hari dia begitu ceria tak menunjukkan rasa kesedihan, masalah yang dia punya bisa dia tutupi dgn begitu rapi, senyum nya yg indah ternyata membawa luka yg begitu dalam,dia mencairkan suasana dgn begitu muda karna dia tak mau diketahui bahwa dia begitu rapuh bahkan tak berdaya, pohon yg tinggi dan Koko kulihat ternyata didalamnya kopong dan rapu.singguh aku ingin menjaga mu Sania, bukan karna aku kasian tapi karna ku peduli,aku berjanji akan selalu membuat senyum cantik mu, menghapus lukamu,.dengan kasih yang tulus ini,.
malamnya...
resto empek-empek sudah mau tutup tapi Sania masih tertidur padahal jam menunjukan pukul 21.30wib,.
pegawai kemana ya ibu Sania kenapa belum juga datang sampai resto sudah mau tutup begini,penghasilan jualan ini bagaimana,? bingung apa aku telp saja kali ya,.!!
pegawai" hallo Bu Sania,selamat malam ,kenapa ibu belum datang, resto sudah mau tutup,hasil penjualan hari ini dan kemarin bagaimana,
Sania* malam juga Lia, "melihat jam menunjukan pukul 21.30wib terkejut ternyata sudal larut malam," astaga aku ketiduran, sorry Lia,kalian tutuplah sekarang,nanti selesai kalian tutup tolong kamu mampir kerumah dulu sebelum pulang dan bawah uang sekalian catatan nya,.nanti kamu ku beri ongkos bensin hanya kamu Lia orang kepercayaan ku ingat hati-hati jangan mencolok kalau kamu bawah uang,.
__ADS_1
Lia* baik bu sania nanti saya mampir kerumah,dan berhati-hati,..
selesai menututup resto Lia langsung pergi kerumah sania dan sampai rumah
Lia* assalamualaikum Bu Sania ini saya Lia
Sania* wallaikumsallam Lia masuk dulu mari
Sania* tak papa Lia , jangan kau hiraukan, apalagi dicemaskan,sudah saya obati,.lupakan soal ini bagaimana hari ini resto kita?!
Lia* maafkan saya Bu Sania saya hanya kwatir, Alhamdulillah resto kita rami,mana banyak pesanan untuk Sabtu Minggu ini,dan ini uang dan catatan nya Bu, catatan penjualan dan stok barang habis sudah saya catat didalam buku ini,nanti bisa ibu cek lagi, oh ya Bu Sania tadi ada bapak nedi meminta uang 5jt untung nya saya ingat pesan ibu menyimpan uang yg nominal besar ditempat ibu sudah sediakan jadi uangnya aman
__ADS_1
Sania* terimakasih Lia, sorry merepotkan mu samapai meminta mu kemari saya sudah tau diberi tau mawar siang td tapi kalian disana tidak diapa-apain ayaah sayakan,.
lia* sama-sama Bu sania,jangan sungkan , Alhamdulillah kami semua aman Bu,.saya permisi dulu ,hari telah larut malam,moga ibu lekas sembuh, assalamualaikum
Sania* . wallaikumsallam sambil menyodorkan uang disaku jaket Lia,.
Sania melihat catatan dibuku, Alhamdulillah Allah SWT selalu memberikan rezeki yg terbaik untuk kamu,.aku bisa menggantikan uang Dimas secepatnya nya kalau hasil penjualannya sangat memuaskan untuk 2hari ini dan beberapa hari kedepan.,
✓jangan lupa like jempolnya ditunggu ✓komentarnya
✓apalagi sarannya,,
__ADS_1
✓terimakasih kasih teman teman semua telah mau mampir di novel *anti pelakor mo*