
nedi* Sania... Sania.... buka pintunya,.atau ayah dobrak* mengedor dgn keras
azzhara* ada apa lagi ini mas,pelan saja jika mengedor pintu tak enak didengar tetangga
nedi" persetan sama. mereka ,cepat panggil anakmu Sania yg kurang ajar itu.
azzhara*memang apa yg dilakukan Sania
nedi* alllaa jangn banyak bicara cepat panggil kan, mendorong tubuh istri kencang
Sania* hentikan ya, berlari menghampiri mamanya membantu berdiri " kenapa ayah mencari ku ?
nedi* menampar Sania,dimana sopan santun mu terhadap ibu tirimu,.?
Sania* ayah menanyakan dimana sopan santun ku terhadapnya,apa dia menunjuk cara bersopan santun terhadap ibu ku istri ayah, dia merebut hak kami atas diri ayah,dia mencuri kasih sayang ayah dari kami ,Bahkan dia merampas kebahagiaan rumah ini ,.dimana letak pendidikan nya yg diajarkan oleh orang tua nya.jawab yah
nedi* terdiam, tak menyangka Sania berkata lantang seperti itu,.
Sania* sekarang ayah datang kemari hanya memarahi aku menanyakan semua ini,.sadar yah,jika ayah tak berdaya lagi aku yakin seyakin-yakinnya dia pelakor mo itu akan meninggalkan ayah seperti sampah yg busuk,
nedi* menampar lagi bahkan mencekik leher Sania,,*marah tak terimakasih perkataan anaknya
__ADS_1
azzhara* menarik tangan suaminya cukup mas nanti Sania bisa mati
Dimas* hentikan ini pak, sambil menghempaskan tangan kanannya ke tangan pak nedi,supaya cekikikan nya terlepas,saya sudah merekam perlakuan bapak dr tadi yg sedang menganiaya sania ini bisa jd bukti,. menunjukan smartphone nya,
nedi* emh kamu lagi ,tak usah kau ikut campur, merampas smartphone dimas lalu dihempaskan ditanah dan diinjak-injak,.
tak ada bukti lagi bukan !!
Sania yg sudah terancam &prustasi menghadapi ayahnya, mengambil pisau dibalik bajunya yg telah disiapkan ,. diarahkan pisau itu ke tubuh ayahnya,.namun tangan sania ditangkap oleh ayahnya mengambil alih pisau itu, Dimas yg sadar akan keselamatan Sania terancam, rela pasang padan menyelamatkan Sania,.tertusuk la perut Dimas,.
nedi* reflek melepas pisau itu lalu meninggalkan rumah itu,.
Dimas kenapa kau menyelamatkan aku,kan sekarng kau yang terluka,.sadar Dimas bersabar la,.kuatla aku ingin kau selamat
azzhara* menangis sambil mencari pertolongan warga,
Setiawan melihat Dimas tak berdaya, Setiawan menolong mengangkat tubuh Dimas kedalam mobil dan diikuti oleh sania,. untuk diantar kerumah sakit, Setiawan yg sedari tadi melihat bahkan memperhatikan Sania menagis histeris dan takut Dimas kenapa-kenapa, dipeluk terus tubuh Dimas sekali-kali sania mengelus wajah dimas,. membuat hati setiawan gundah,
Setiawan* Sania tenang,jangan terus menagis Dimas pasti selamat,jgn terus kau guncang tubuhnya,.hati setiawan hancur melihat air mata Sania trus keluar,.dia bertajub bangga atas keberanian Dimas menyelamatkan Sania.
Sania* capet wan , ngebut, darahnya keluar terus menerus" sambil menagis
__ADS_1
....
....
....
Setiawan* suster tolong teman saya lagi terluka,.
Sania& setiawan berlari mengikuti ke ruang UGD
Sania* memeluk Setiawan * wan apakah Dimas akan selamat,aku takut wan Dimas kenapa-kenapa, darah nya td tak henti hentinya keluar,aku tak akan memaafkan diriku jika terjadi apa-apa terhadapnya,.menangis
Setiawan menagis dia tau ternyata sahabat nya ini yg dia cintai ternyata mencintai orang lain,tampa dia duga dinginnya hati Sania yg dulu terhadap lelaki bisa hangat melalui hati Dimas,aku tak perna melihat Sania secemas ini bahkan takut kehilangan seorang, setiawan menyadari dia telah kalah sebelum memulai ,.
Setiawan* memeluk erat Sania menutupi kesedihan hatinya,.tenang la Sania ku sayang , percayalah Dimas pasti selamat,aku tau dia kuat,aku yakin dia tak akan pergi karn dia tak mau melihatmu bersedih apa lagi menagis seperti ini,.dia akan bertahan demi kamu kerna dia sangat mencintai mu,.mari kita berdoa saja demi keselamatan nya," mengusap air mata Sania dipipinya ,.
✓jangan lupa like jempolnya ditunggu ✓komentarnya
✓apalagi sarannya,,
✓terimakasih kasih teman teman semua telah mau mampir di novel *anti pelakor mo*
__ADS_1