Anti pelakor mo

Anti pelakor mo
rumah sakit


__ADS_3

m.dimas* iya,dimana Dimas, bagaimana keadaannya & apa yg terjadi padanya ?!


p.dimas* ya bagaimana keadaan anak saya


Sania* hanya bisa menangis


awan* tenang Tante,saya setiawan teman dimas,saya jelaskan dulu,tadi Dimas tertusuk dibagian perut dikarnakan menolong teman saya,.keadaan Dimas sekarang mengkuatirkan Dimas butuh darah secepatnya sekitar 4 Katong,1 dari pihak rumah sakit sisa 3 kantong lagi kita yg cari, golongannya darah B+,.


m.dimas* apa ... "pingsan mendengar cerita Setiawan


Sania dan p.dimas menangkap m.dimas yg lagi pingsan,.


p.dimas* bangun ma,bangun,


Sania* Tante bangun Tante,maafkan saya Tante

__ADS_1


Setiawan* suster ... sistem cepat tolong ibu ini dia pingsan,.


mama dimas dipindahkan keruang inap untuk di cek kesehatan nya,.diiringi p. Dimas


awan* oh ya,saya setiawan om teman Dimas dan ini Sania,. menyodorkan tangan


p.dimas* panggil saya pak Heri, dan ini istri bapak ibu Eka,. oh ya tolong cerita sedetiel mungkin apa yg terjadi pada anak saya


Sania* memberanikan diri" ini semua karna saya om ,dimas mengantarkan saya pulang karna kami abis makan bersama ,Dimas sudah saya suruh langsung pulang ,karna saya tau ayah saya akan datang ,tapi Dimas membohongi saya, ternyata dia bersembunyi disekitar rumah mematau rumah saya,.ketika saya dianiaya oleh ayah saya yg sedang di cekik Dimas tak tinggal diam dia mencoba melepaskan cekikikan dileher saya,ketika ayah berkelahi sama dimas saya kalut lalu saya hujamkan pisau ke ayah tuk membantu Dimas ternyata ayah menangkap tangan saya,pisau di ambil alih di arah kesana dan ternyata Dimas memasang padan untuk saya, *menceritakan sambil menagis,.


Heri* jadi ini semua ulah ayahmu,.


Heri * memeluk Sania " mungkin anak om sangat mencintai kamu nak,karna itu dia rela pasang badan,.om maaf kan kamu tapi maaf ayah mu tak bisa ditoleransi,


Sania* terkejut papa Dimas memeluknya, terimakasih om telah mau memaafkan saya,saya paham dan saya pasrah,ayah saya memang keterlaluan,.

__ADS_1


awan" sepertinya Dimas la yg cocok bersama Sania,dimas rela terluka demi Sania , papanya pun sangat bijak sepertinya ikut menyayangi Sania walau pertama kali bertemu setidaknya semua baik tak ada penghalang bagi mereka tuk bersatu,aku berjanji Sania,aku akan beri Dimas kehidupan untukmu,.kau akan bahagia bersamanya,aku tak ingn melihat air mata kesedihan LG di mata mu dan aku akan tenang pergi meninggalkan mu ,."dalam hatinya


awan*om Sania awan permisi pergi dulu mencari pendonor tuk Dimas dan ada teman mau mendonorkannya jg,.


Heri* terimakasih nak awan,.kau teman yg baik,. maaf merepotkan mu,om pun sedih tak bs mendonorkan darah om,karna om lagi sakit


awan* jangan sungkan om,selagi bisa awan bantu kenapa tidak!!


Dimas pergi dgn semangat untuk memberikan kehidupan baru tuk Dimas namun dalm hatiny awan sangat terpuruk,bahkan hatinya hancur sehancur_hancurnya.


awan* Hay broo.. senang bertemu kalian, terimakasih kasih sudah mau mendonorkan darah kalian,.


teman-teman awan* jangan sukan,kau sering membantu kami jg.mari kita ambil darah sekarang,


susteer memualai mengambil tindakan, untuk para pendonor dan mendapatkan 3katong darah.

__ADS_1


awan*terimakasih banyak kawan,.kalian yg terbaik


teman teman* jangan berterimakasih kasih terus kami pulang dulu.dan sampai kan salam kami ke Sania,.


__ADS_2