
didalam mobil Sania dan keluarga hanya berdiam diri saja,hanya ada kesunyian,mereka syok berat kenpa ketika imam keluarga kami baru sadar atas kehilafpannya melalui batas jeruji besi entah bahagia atau kesedihan tp setidaknya hikmah yg mereka dapat sangat la besar,.Sania terus berpikir keras ,terhadap pelakor mo selalu membuat mereka susah, Sania menyetir mobil dengan pelan melewati hujan yg begitu lebat,.
hati Sania
pelakor pelakor aku sangat membenci mereka, pelakor merusak kebahagiaan orang lain,bukan hanya pasangan mereka melainkan anak-anak didalam nya, pelakor merebut kasih sayang seorang suami pada istri ny,pelakor merebut kasih sayang seorang anak dari ayahnya, dan pelakor juga merebut pundi-pundi rupiah yg semestinya itu hak untuk anak istri nya,.bahkan kurang puasnya pelakor juga merebut burung burung yg semestinya hanya di 1kandang saja,.pelakor itu lebih kejam dari segala kejahatan dimuka bumi ini,lebih kejam dari perampokan, pembunuhan,pembegalan karna mereka hanya merampas harta beharga tidak termasuk orang nya apalagi buruan burung ny, menyakiti hanya 1 orang bukan merambat ke orang sekitar nya,. menyakiti hanya sementara bukan menyakiti selamanya,mereka meninggalkan bekas luka dikulit bukan meninggalkan luka dihati, oh tuhan kelak aku menikah nanti rumah tanggaku jauh dari yang namanya PELAKOR , Lewat hujan ini aku titipkan petir untuk PELAKOR,.
Awan* mendengar mobil berhenti " itu pasti mereka bik Lia tolong ambilkan beberapa payung Sania dan yg lain seperti nya ada didepan,.
Lia* baik mas awan " ini payungnya
__ADS_1
awan* terimakasih " ini payung buat mama 1 lagi buat mawar& Santi Sania biar sama awan saja ma.
azzhara* terimakasih nak awan
Santi & mawar* terimakasih kasih jg Abang awan
awan* jgn sungkan ayo cepat nanti kalian keburu basah,Sania cepat turun,.
Sania* kamu memang the best awan ku sayang..hehe
Sania* mengambil payung lalu melepaskannya,. menarik tangan awan mengajaknya pergi ke pinggir sungai musi
__ADS_1
awan* kenapa kamu lepas bodoh kan jadi basah
Sania* oh tuhan lewat hujan ini ku kirim salam Petir untuk nya untuk PELAKOR itu,aku sangat membencinya,.* Sania teriak sejadi-jadinya meluap kekesalanny terhadap pelakor yg merusak kehidupan nya,.
awan memegang tangan Sania.. menguatkan
awan" teruskan Sania keluar kan unek-unek didalam hatimu, buatlah kepuasan mu melalui hujan ini, biar kan kesedihan mu hujan menghapus nya,dan biarkanlah hujan membawah lukamu,.kemana pun dia pergi.
Sania* tuhan tak sepatutnya para pelakor itu terus bahagia diatas penderitaan keluarga ku,berikan azabmu tuhan berikan petir itu untuk nya,jangan menunggu nya mati melain hidup Sekarang azabmu turunkan biar mereka yg mau jadi pelakor mo bisa berpikir ulang, " menangis...lalu memeluk erat awan
awan* menagis wanita ku, tumpah kan kesedihan mu dgn pelukan ini,.aku tau wanita dgn menagis la bisa meluapkan kekesalannya,.
__ADS_1
Sania* awan jgn pergi aku tak sanggup melewati seorang diri,aku butuh kamu wan,.aku lelah aku bosan dgn hidup seperti ini.
awan mendengar kan kata demi kata yg keluar dari bibir Sania ,awan menangis tak bisa berkata apa-apa,lewat hujan tangisan nya terhapus dia tak ingin pergi tapi jika dia disini cintanya terhadap Sania akan terus tumbuh,. maafkan aku Sania,.